MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 05 September 2017 12:29
Kabel Utama Sengaja Dilepas

PU Klaim Jembatan Pulau Besing Tetap Aman

DIKLAIM AMAN: Abutmen Jembatan Pulau Besing yang nampak miring. Walau demikian, jembatan yang menghubungkan Pulau Besing dengan Merancang Ulu tersebut diklaim tetap aman untuk dilintasi.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Putusnya salah satu kabel utama Jembatan Gantung Pulau Besing, Gunung Tabur, dibantah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Hendra Pranata. “Tali utama Jembatan Pulau Besing bukan putus, tapi sengaja dilepas,” katanya ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/9).

Hal tersebut dilakukan, karena saat memantau kondisi jembatan bersama tim, pihaknya melihat satu kabel utama tersebut terlihat kendur. Untuk menghindari kabel terlepas sendiri dan membahayakan pengguna jembatan, pihaknya memutuskan untuk melepasnya sendiri.

“Kami lepas itu hari Jumat (1/9), sekarang kami masih menunggu alatnya lagi untuk kembali dipasang. Waktu melepas memang kami belum sempat memberitahu aparat kampung di sana, makanya mereka mengira itu putus,” jelasnya.

Terkait abutment atau fondasi jembatan di bagian Kampung Pulau Besing yang nampak miring, hal itu ujar dia, disebabkan kontur tanah di Pulau Besing yang labil. Memang diakuinya, khusus abutment tersebut, dianggapnya sebagai pekerjaan gagal, sehingga pengerjaannya tidak dibayarkan pihaknya.

Walau demikian ditegaskan Hendra, putusnya satu kabel utama jembatan dan miringnya abutment tersebut, tidak akan mengganggu konstruksi jembatan secara utuh. Karena yang memiliki peran utama menopang jembatan tersebut ialah beberapa kabel lainnya yang masih kokoh.

“Kabel yang kami lepas itu ada pertimbangan teknisnya sehingga kami pasang, tapi yang memiliki peran penting menjaga jembatan itu kabel lainnya,” jelas Hendra.

Jika diklaim tetap aman, mengapa sudah diterapkan pembatasan kendaraan dengan membangun portal pembatas kendaraan di atas jembatan? Ditanya demikian, Hendra menjelaskan jika portal tersebut sengaja dibangun karena jembatan yang dibangun memang dengan konsep jembatan khusus atau di bawah tipe C. Sebab pembangunan jembatan lebih untuk membuka akses pendidikan anak-anak Pulau Besing, bukan untuk akses kendaraan besar.  

“Sengaja kita batasi. Setidaknya, ambulans tetap bisa masuk,” ungkapnya.

Namun ditambahkannya, untuk mengantisipasi abutment yang miring terjatuh untuk kedua kalinya, tahun depan pihaknya kembali merencanakan pembangunan oprit jembatan di Kampung Pulau Besing.

“Nanti kita akan buat satu menara lagi di sana, dan itu harus hati-hati karena tanahnya memang labil,” pungkasnya.

Saat ini, ujar Hendra, jembatan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan dan merupakan tanggung jawab kontraktor pelaksana.

“Yang kami bayar juga hanya Rp 25 miliar dari Rp 28 miliar nilai kontraknya,” pungkas Hendra.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Gantung Pulau Besing di Kecamatan Gunung Tabur, baru seumur jagung. Namun konstruksi jembatan yang menghubungkan Kampung Pulau Besing dan Merancang Ulu tersebut sudah memprihatinkan.

Selain abutmen jembatan yang miring sejak awal penyelesaian pembangunan, satu dari beberapa kabel utama jembatan gantung tersebut terlihat terputus dan terjatuh ke tanah.

Disampaikan Kepala Kampung Pulau Besing Harsono, dirinya juga tidak mengetahui penyebab putusnya salah satu kabel utama jembatan senilai Rp 28 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau itu.

“Pembangunannya sudah selesai tahun lalu (2015, red). Tapi tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba aja jatuh (salah satu kabel utama),” ungkapnya saat berbincang dengan Berau Post di atas jembatan gantung tersebut, Minggu (3/9). (sam/udi)


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 09:50

Buat Standarisasi Kegiatan

TANJUNG REDEB – Antisipasi pemborosan hingga mark up anggaran saat melakukan kegiatan baik itu…

Senin, 25 September 2017 09:49

Renovasi Ruang Kedatangan, Plafon Runtuh

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kabupaten Berau sempat digegerkan dengan beredarnya foto-foto kerusakan…

Senin, 25 September 2017 09:48

Polisi Bakal Gelar Perkara Proyek Boiler Unit #4 PLTU Lati

TANJUNG REDEB – Gelar perkara proyek boiler unit #4 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati,…

Senin, 25 September 2017 09:47

Akhirnya, Northern Illinois University Amerika

Jangan pernah berhenti mencoba. Karena suatu hari, kamu akan berada di tempat yang selalu kamu impikan.…

Senin, 25 September 2017 09:46

Penetapan Konservasi di Pusat Terkendala Kepemilikan Lahan

TANJUNG REDEB – Pulau Kakaban sudah ditetapkan pemerintah daerah sebagai kawasan konservasi, untuk…

Minggu, 24 September 2017 00:03

Data Ulang Spot dan Jual yang Unggulan

KEPULAUAN Derawan cukup terkenal dengan banyak spot diving-nya, khususnya di perairan Pulau Maratua.…

Minggu, 24 September 2017 00:02

Ini Dia Surganya Wisata Utara Kaltim

SEKTOR batu bara di Kabupaten Berau, menjadi penyumbang pendapatan terbesar hingga saat ini. Tapi, dalam…

Sabtu, 23 September 2017 11:22

Perdalam Ilmu Agama Islam, Ingin Jadi Pendidik

Harus diakui bahwa Kabupaten Berau memiliki bibit-bibit muda generasi berprestasi. Jika sebelumnya penceramah…

Sabtu, 23 September 2017 11:20

Polres Masih Kumpulkan Data, Dugaan Ijazah Palsu Mantan Kakam Talisayan

TANJUNG REDEB – Polres Berau telah menerima laporan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu paket…

Sabtu, 23 September 2017 11:18

Hanya Perpanjangan, Mudahkan Pekerja di Perusahaan

Surat Izin Mengemudi (SIM) penting dimiliki pengendara maupun pengemudi kendaraan bermotor. Tak jarang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .