MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 05 September 2017 12:29
Kabel Utama Sengaja Dilepas

PU Klaim Jembatan Pulau Besing Tetap Aman

DIKLAIM AMAN: Abutmen Jembatan Pulau Besing yang nampak miring. Walau demikian, jembatan yang menghubungkan Pulau Besing dengan Merancang Ulu tersebut diklaim tetap aman untuk dilintasi.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Putusnya salah satu kabel utama Jembatan Gantung Pulau Besing, Gunung Tabur, dibantah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Hendra Pranata. “Tali utama Jembatan Pulau Besing bukan putus, tapi sengaja dilepas,” katanya ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/9).

Hal tersebut dilakukan, karena saat memantau kondisi jembatan bersama tim, pihaknya melihat satu kabel utama tersebut terlihat kendur. Untuk menghindari kabel terlepas sendiri dan membahayakan pengguna jembatan, pihaknya memutuskan untuk melepasnya sendiri.

“Kami lepas itu hari Jumat (1/9), sekarang kami masih menunggu alatnya lagi untuk kembali dipasang. Waktu melepas memang kami belum sempat memberitahu aparat kampung di sana, makanya mereka mengira itu putus,” jelasnya.

Terkait abutment atau fondasi jembatan di bagian Kampung Pulau Besing yang nampak miring, hal itu ujar dia, disebabkan kontur tanah di Pulau Besing yang labil. Memang diakuinya, khusus abutment tersebut, dianggapnya sebagai pekerjaan gagal, sehingga pengerjaannya tidak dibayarkan pihaknya.

Walau demikian ditegaskan Hendra, putusnya satu kabel utama jembatan dan miringnya abutment tersebut, tidak akan mengganggu konstruksi jembatan secara utuh. Karena yang memiliki peran utama menopang jembatan tersebut ialah beberapa kabel lainnya yang masih kokoh.

“Kabel yang kami lepas itu ada pertimbangan teknisnya sehingga kami pasang, tapi yang memiliki peran penting menjaga jembatan itu kabel lainnya,” jelas Hendra.

Jika diklaim tetap aman, mengapa sudah diterapkan pembatasan kendaraan dengan membangun portal pembatas kendaraan di atas jembatan? Ditanya demikian, Hendra menjelaskan jika portal tersebut sengaja dibangun karena jembatan yang dibangun memang dengan konsep jembatan khusus atau di bawah tipe C. Sebab pembangunan jembatan lebih untuk membuka akses pendidikan anak-anak Pulau Besing, bukan untuk akses kendaraan besar.  

“Sengaja kita batasi. Setidaknya, ambulans tetap bisa masuk,” ungkapnya.

Namun ditambahkannya, untuk mengantisipasi abutment yang miring terjatuh untuk kedua kalinya, tahun depan pihaknya kembali merencanakan pembangunan oprit jembatan di Kampung Pulau Besing.

“Nanti kita akan buat satu menara lagi di sana, dan itu harus hati-hati karena tanahnya memang labil,” pungkasnya.

Saat ini, ujar Hendra, jembatan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan dan merupakan tanggung jawab kontraktor pelaksana.

“Yang kami bayar juga hanya Rp 25 miliar dari Rp 28 miliar nilai kontraknya,” pungkas Hendra.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Gantung Pulau Besing di Kecamatan Gunung Tabur, baru seumur jagung. Namun konstruksi jembatan yang menghubungkan Kampung Pulau Besing dan Merancang Ulu tersebut sudah memprihatinkan.

Selain abutmen jembatan yang miring sejak awal penyelesaian pembangunan, satu dari beberapa kabel utama jembatan gantung tersebut terlihat terputus dan terjatuh ke tanah.

Disampaikan Kepala Kampung Pulau Besing Harsono, dirinya juga tidak mengetahui penyebab putusnya salah satu kabel utama jembatan senilai Rp 28 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau itu.

“Pembangunannya sudah selesai tahun lalu (2015, red). Tapi tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba aja jatuh (salah satu kabel utama),” ungkapnya saat berbincang dengan Berau Post di atas jembatan gantung tersebut, Minggu (3/9). (sam/udi)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 00:23

Mobil Penyedot Debu Mangkrak?

TANJUNG REDEB – Awal tahun 2017 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 22 November 2017 00:23

Kontrak Kedua Bakal Berakhir, Proyek Boiler 4 PLTU Lati yang Tak Terealisasi

TANJUNG REDEB – Perkara proyek boiler unit 4 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, masih…

Rabu, 22 November 2017 00:22

Sektor Batu Bara Jadi Pembahasan

Kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim), pernah merasakan masa kejayaan batu bara, migas dan kepala…

Rabu, 22 November 2017 00:21

Sudah Dicetak, 300 KK Belum Bisa Diberikan

TANJUNG REDEB – Meninggalnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Fredy Suryadie,…

Selasa, 21 November 2017 11:27

Media Massa Punya Peran Penting untuk Perbankan

Jurnalis maupun pewarta tak selalu serba tahu, berbagai pelatihan pun terkadang diikuti. Sebanyak 580…

Senin, 20 November 2017 09:53

Bentuk Karakter Baik Anak melalui Permainan Tradisional

Rasa prihatin pada perkembangan anak yang sejalan dengan arus deras globalisasi dan perkembangan teknologi,…

Senin, 20 November 2017 09:52

Jabatan Kadisdukcapil Kosong, BKPP Bakal Konsultasi ke Kemendagri

TANJUNG REDEB – Meninggalnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Fredy Suryadie,…

Senin, 20 November 2017 09:51

Boiler 3 Kerap Rusak, Ganti Baru Perlu Dana Besar

TANJUNG REDEB – Kondisi boiler unit 3 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, kian memprihatinkan.…

Minggu, 19 November 2017 00:08

BMKG Berau Minta Warga Waspada

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, membenarkan siaran pers…

Minggu, 19 November 2017 00:07

Kepala Disdukcapil Berau Tutup Usia

TANJUNG REDEB – Kabar duka menyelimuti jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Berau. Kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .