MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 September 2017 11:02
Perceraian Berujung Penyiraman Air Keras

Cerai Suami karena Tujuh Bulan Tak Dinafkahi

KENA WAJAH DAN TANGAN: NT mendapatkan perawatan di RSUD dr Abdul Rivai setelah terkena siraman air keras.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Hendak menghadiri sidang proses perceraiannya, NT (28), warga Kampung Sambakungan, Gunung Tabur, mendapat serangan dari suaminya MR di Pengadilan Agama (PA) Tanjung Redeb, sekitar pukul 09.30 Wita Rabu (6/9). Di parkiran PA, wanita empat anak ini disiram dengan air yang diduga air keras atau mengandung zat kimia.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa mengungkapkan, saat di Pengadilan Agama, NT hadir bersama kerabat dan anaknya yang berusia dua. Kehadiran NT untuk mengikuti sidang sebagai saksi dalam kasus perceraiannya dengan MR.

Sebelum penyerangan, MR sudah berada di Pengadilan Agama lebih dulu. Saat istri dan anaknya tiba di parkiran, pelaku langsung mendatanginya.

“Anak korban ketika itu sedang bermain dekat dengan motor ayahnya. Saat korban hendak menggendong anak itu, pelaku mengambil air dalam kaleng bekas minuman dalam jok motor,” terangnya.

Lanjut Damus, air dalam kaleng bekas minuman itu langsung disiramkan pelaku kepada istrinya. Siraman dilakukan dua kali, mengenai wajah dan punggung NT. Bahkan pelaku sempat memukul korban pada bagian punggung.

Terkena siraman air tersebut, korban merasa kepanasan dan berteriak sembari berlari memasuki ruang sidang Pengadilan Agama, guna meminta pertolongan.

“Ketika korban meminta pertolongan, pelaku pergi dari Pengadilan Agama menggunakan motor. Hingga kini, kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tegas perwira berpangkat balok tiga ini.

Petugas sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi. Selain itu, mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, kaleng bekas minuman dan jilbab.

Ditanya jenis air yang digunakan pelaku, pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

NT yang ditemui di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb, membenarkan kejadian yang menimpanya.

“Yang saya ingat ketika disiram, tangan saya sempat melindungi wajah, jadi juga terkena air tersebut, saya juga sempat dipukul. Rasanya panas dan perih,” ungkapnya sembari menahan perih pada wajah, lengan dan tangannya yang terlihat melepuh, usai  mendapat pertolongan pertama di rumah sakit.

Kehadirannya di Pengadilan Agama, untuk menghadiri persidangan ketiga perceraian dengan MR. Perceraian keduanya terjadi, lantaran MR sudah tujuh bulan tak memberikan nafkah kepadanya dan anak-anaknya.

“Selama tujuh bulan saya yang bekerja dan memberi nafkah, saya tidak tahan. Yang jelas saya minta kepolisian menangkap dan memenjarakan suami saya itu, atas perbuatannya ke saya,” pungkasnya. (app/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 11:27

Keteladanan Lebih Baik dari Seribu Nasihat

TANJUNG REDEB – Rangkaian kegiatan memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-208 Kota Tanjung Redeb dan…

Sabtu, 22 September 2018 11:26

Tak Perlu Ditutup-tutupi, KPU Diminta Beber Caleg Mantan Napi

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau diminta lebih terbuka kepada masyarakat, untuk…

Sabtu, 22 September 2018 11:25

Minim Kejuaraan, Maksimalkan Waktu Pemulihan

Atlet-atlet Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Berau, terus meningkatkan porsi latihan menjelang…

Sabtu, 22 September 2018 11:23

Dirut Berau Post Lulus Sangat Memuaskan

JAKARTA - Setelah 7,5 bulan menjalani proses pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI,…

Sabtu, 22 September 2018 11:22

Jadwal Pendaftaran CPNS Belum Jelas

TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan…

Jumat, 21 September 2018 10:55

Wakil Rakyat Dinilai Pasif

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar hearing atau rapat dengar pendapat menindaklanjuti…

Jumat, 21 September 2018 10:54

Bantah Disebut Proyek Siluman

TANJUNG REDEB - Proyek normalisasi irigasi di RT 20 Kelurahan Sambaliung, yang semula dianggap proyek…

Jumat, 21 September 2018 10:53

Tak Punya Bus Sekolah, Bisa dengan Angkot

TANJUNG REDEB – Kurangnya sarana penunjang aktivitas pelajar, seperti bus sekolah, disebut Ketua…

Kamis, 20 September 2018 00:22

KPU Minta Permohonan Tertulis

TANJUNG REDEB – Pendaftaran dan verifikasi calon peserta pemilihan legislatif (Pileg) 2019 telah…

Kamis, 20 September 2018 00:20

Rapat Anggaran Porprov Deadlock

TANJUNG REDEB – Rapat pembahasan kesiapan kontingen Berau mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .