MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 September 2017 11:02
Perceraian Berujung Penyiraman Air Keras

Cerai Suami karena Tujuh Bulan Tak Dinafkahi

KENA WAJAH DAN TANGAN: NT mendapatkan perawatan di RSUD dr Abdul Rivai setelah terkena siraman air keras.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Hendak menghadiri sidang proses perceraiannya, NT (28), warga Kampung Sambakungan, Gunung Tabur, mendapat serangan dari suaminya MR di Pengadilan Agama (PA) Tanjung Redeb, sekitar pukul 09.30 Wita Rabu (6/9). Di parkiran PA, wanita empat anak ini disiram dengan air yang diduga air keras atau mengandung zat kimia.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa mengungkapkan, saat di Pengadilan Agama, NT hadir bersama kerabat dan anaknya yang berusia dua. Kehadiran NT untuk mengikuti sidang sebagai saksi dalam kasus perceraiannya dengan MR.

Sebelum penyerangan, MR sudah berada di Pengadilan Agama lebih dulu. Saat istri dan anaknya tiba di parkiran, pelaku langsung mendatanginya.

“Anak korban ketika itu sedang bermain dekat dengan motor ayahnya. Saat korban hendak menggendong anak itu, pelaku mengambil air dalam kaleng bekas minuman dalam jok motor,” terangnya.

Lanjut Damus, air dalam kaleng bekas minuman itu langsung disiramkan pelaku kepada istrinya. Siraman dilakukan dua kali, mengenai wajah dan punggung NT. Bahkan pelaku sempat memukul korban pada bagian punggung.

Terkena siraman air tersebut, korban merasa kepanasan dan berteriak sembari berlari memasuki ruang sidang Pengadilan Agama, guna meminta pertolongan.

“Ketika korban meminta pertolongan, pelaku pergi dari Pengadilan Agama menggunakan motor. Hingga kini, kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tegas perwira berpangkat balok tiga ini.

Petugas sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi. Selain itu, mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, kaleng bekas minuman dan jilbab.

Ditanya jenis air yang digunakan pelaku, pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

NT yang ditemui di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb, membenarkan kejadian yang menimpanya.

“Yang saya ingat ketika disiram, tangan saya sempat melindungi wajah, jadi juga terkena air tersebut, saya juga sempat dipukul. Rasanya panas dan perih,” ungkapnya sembari menahan perih pada wajah, lengan dan tangannya yang terlihat melepuh, usai  mendapat pertolongan pertama di rumah sakit.

Kehadirannya di Pengadilan Agama, untuk menghadiri persidangan ketiga perceraian dengan MR. Perceraian keduanya terjadi, lantaran MR sudah tujuh bulan tak memberikan nafkah kepadanya dan anak-anaknya.

“Selama tujuh bulan saya yang bekerja dan memberi nafkah, saya tidak tahan. Yang jelas saya minta kepolisian menangkap dan memenjarakan suami saya itu, atas perbuatannya ke saya,” pungkasnya. (app/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:31

Mengaku Panggilan Hati, Kian Mempertebal Iman

Rumah ibadah seperti masjid adalah tempat suci bagi umat Islam. Maka harus dibuat nyaman. Ya, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Yudha: Saya Pikir Itu Ranahnya DLHK

TANJUNG REDEB – Jalan Diponegoro dikeluhkan warga, lantaran berdebu dan membuat tidak nyaman untuk…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Dokter di Pulau Derawan Kosong, Akibat Kontrak Tahunan

PULAU DERAWAN – Masyarakat di Pulau Derawan tampaknya harus bersabar mendapat pelayanan kesehatan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

TANJUNG REDEB – Angin kencang disertai hujan lebat diprediksi terjadi hingga akhir bulan ini.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:28

Adu Peruntungan di Badai Politik

TANJUNG REDEB – 2018 tepat disebut sebagai tahun politik. Atmosfernya tidak hanya dirasakan oleh…

Jumat, 19 Januari 2018 11:44

Satu Parpol Penuhi Syarat, Lainnya Proses Perbaikan

TANJUNG REDEB - Sebagaimana mandat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2017, KPU Berau…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Pencegahan untuk Wabah Difteri, Vaksin Sangat Menentukan

TANJUNG REDEB – Beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terjangkit wabah penyakit difteri.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:42

2017, Klaim JKK Naik Signifikan, Tanda Kurang Baik Penerapan K3

TANJUNG REDEB - Jumlah klaim santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan peserta, di wilayah kerja…

Jumat, 19 Januari 2018 11:41

Tunggu Usulan dari Provinsi, Disbudpar Optimistis Penetapan KEK Maratua

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, optimistis tahun 2018, dapat mewujudkan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:39

Menikmati, Jadikan Mengurus Masjid sebagai Hobi

Kesukaan setiap orang memang berbeda-beda. Seperti halnya Muhammad Ramli, yang sangat menyukai kesehariannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .