MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 10 September 2017 00:14
Minat Baca Masih Rendah

2,16 Persen Masyarakat Berau Buta Huruf

PERLU PERHATIAN SERIUS: Angka buta huruf di Berau mencapai 2,16 persen. Pemerintah harus serius menyikapi hal tersebut dengan meningkatkan minat baca masyarakat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB — Tingkat buta huruf di Indonesia terbilang tinggi. Pun di Berau. Data dari  Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, pada 2016 menyebutkan ada sekitar 2,16 persen masyarakat Bumi Batiwakkal yang buta huruf.

Kasi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik (Nerwilis) BPS Berau,  Lita Januarti Hakim mengatakan, pada 2016 dari 200 ribu masyarakat Berau 2,16 persen  yang buta huruf, artinya tidak bisa membaca.  Sementara itu untuk 2015 dari 179,444 jumlah penduduk warga yang buta Aksara sejumlah 4.097 jiwa.

Masih banyaknya penduduk yang tidak bisa membaca disebabkan oleh banyak faktor, yaitu ekonomi, minimnya kesadaran masyarakat untuk menempuh pendidikan formal dan nonformal juga jadi penyebabnya. Hingga kultur malu mengakui masih buta baca tulis di masyarakat.              

"Pada 2016 lalu, pemerintah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Berau telah berupaya menekan angka buta huruf. Yakni, bagi keluarga miskin, disokong pemerintah melalui bantuan dengan program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Jadi tidak ada lagi anak yang putus sekolah, " ungkapnya.

BPS ujarnya tidak hanya sekadar mengumpulkan data. Tapi juga diminta oleh pemerintah menyumbangkan andil untuk bisa memberikan solusi.

Dijelaskannya,  menurut data BPS, tingginya angka buta huruf di Berau, disebabkan oleh minimnya minat baca di masyarakat. Sebagai contoh, Pada 2012, Lita menyebut kan 91,68 persen warga Indonesia berusia 10 tahun ke atas lebih menyukai menonton televisi. Dan hanya 17,66 persen lainnya memilih membaca dari berbagai sumber. Baik buku, surat kabar, atau majalah.

"Jika seperti ini,  mungkin pihak perpustakaan atau dinas pendidikan dengan menekan angka ini. Sebab jangan sampai tingkat buta huruf terutama di Kabupaten Berau jangan sampai mengalami peningkatan," jelasnya.

Sementara itu menyikapi hal ini Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Berau, Wiyati mengungkapkan upaya pemerintah mengurangi angka buta aksara melalui Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB). Juga terdapat beberapa program yang masih disusun diharap ke depannya dapat menekan angka buta aksara dan meningkatkan minat baca.  

"Mereka yang tidak bisa membaca pasti memiliki keinginan untuk bisa membaca. Tapi mungkin karena beberapa faktor seperti malu jadinya mereka memilih untuk tidak usah belajar. Kita semua tentunya ingin masyarakat bisa membaca semua, apalagi generasi penerus bangsa," pungkasnya. (*/sin/rio)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 00:08

Penderita ISPA Terus Meningkat

TANJUNG REDEB - Angka penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang ditangani Puskesmas…

Minggu, 24 September 2017 00:07

Ingin Buat Kelompok Batik Tulis

MESKI tidak memiliki keahlian sebagai pembatik, ibu-ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan…

Minggu, 24 September 2017 00:04

Waspada, Pencurian Marak di Berau

TANJUNG REDEB – Belakangan, masyarakat Kabupaten Berau dibuat was-was akibat maraknya aksi pencurian.…

Sabtu, 23 September 2017 11:31

Masyarakat Mulai Geram Soal Belum Beroperasinya IPA Talisayan

TALISAYAN - Distribusi air bersih melalui instalasi pengolahan air (IPA) yang terletak di Kampung Dumaring,…

Sabtu, 23 September 2017 11:29

Pemerintah Dinilai Berat Sebelah, Terus Ditagih Pajak, Fasilitas Publik Tak Kunjung Dibenahi

TALISAYAN – Masyarakat di Kecamatan Talisayan mempertanyakan penarikan pajak yang disumbangkan…

Jumat, 22 September 2017 10:25

Tingkatkan Minat Baca, Bentuk GPMB

TANJUNG REDEB – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau, menggelar rapat bersama pengurus Gerakan…

Jumat, 22 September 2017 10:21

Setiap Rumah Harus Punya Nomor

TANJUNG REDEB – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ketua RT 14 Jalan Pemuda…

Jumat, 22 September 2017 10:20

Dinkes Tunggu Laporan dari Warga

TANJUNG REDEB – Diduga kerap membolosnya petugas kesehatan di Pondok Bersalin Desa (Polindes)…

Kamis, 21 September 2017 11:13

DPRD Minta Pengecer Ditertibkan

TALISAYAN – Tingginya harga jual bensin eceran di Kecamatan Talisayan dan sekitarnya, menarik…

Kamis, 21 September 2017 11:11

ASN Disdik Dilarang Jadi Panitia Pilkakam

PULAU DERAWAN – Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Pulau Derawan, Budi Santoso mempertanyakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .