MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 13 September 2017 10:23
Mantan Dirut IPB Tak Penuhi Panggilan
TERUS BERLANJUT: Polisi masih mengembangkan penyelidikan perkara pembangunan boiler unit #4 PLTU Lati yang belum terlihat wujudnya.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyelidikan terhadap perkara proyek boiler unit #4 PLTU Lati, masih terus didalami Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Berau. Terbaru, mantan Direktur Utama Indo Pusaka Berau (IPB) Chairuddin Noor tak memenuhi panggilan untuk dimintai keterangannya pekan lalu.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa, membenarkan soal pemanggilan mantan Dirut IPB tersebut. Pemanggilan terhadap Chairuddin masih sebatas dimintai keterangan soal proyek boiler yang tak tuntas hingga saat ini. Sebelumnya yang bersangkutan diminta membawa dokumen-dokumen proyek atau kontrak.

“Untuk penyelidikan, yang jelas masih berlanjut. Pekan lalu kami panggil Chairuddin tapi belum datang,” terangnya kepada Berau Post, Selasa (12/9). Diketahui, panggilan Chairuddin merupakan yang kedua kalinya.

Lanjut perwira berpangkat tiga balok ini, meski belum memenuhi pemanggilan, pihaknya tak hanya terfokus pada Chairuddin. Tapi berusaha menggali informasi dengan pihak lainnya untuk kepentingan penyelidikan.

Ditanya arah perkara akan masuk ke Tipikor atau pidana umum, Damus masih belum bisa memastikannya. Dan sebelumnya juga telah merencanakan bertemu ahli untuk dimintai keterangan atau sekadar berkoordinasi.

“Sementara kami belum bisa menentukan arah perkara, kami terus melakukan penyelidikan agar semuanya jelas. Untuk ahli juga belum kami temui,” terangnya.

Berusaha dikonfirmasi,  Chairuddin Noor saat dihubungi menolak untuk memberikan komentar. “Nanti saja ya, nanti saya jelaskan semuanya,” ujarnya singkat.

Seperti diketahui, PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati, meminjam dana dari bank sebesar Rp 43 miliar pada tahun 2015, dan sebesar Rp 14,8 miliar digunakan untuk uang muka proyek boiler unit 4 yang hingga sekarang belum juga terealiasi.

Dari hasil penyelidikan terakhir, sudah ada 13 orang yang diminta keterangan dari perkara ini. (app/udi) 

 


BACA JUGA

Minggu, 22 Juli 2018 12:32

DUH..!! Hanya Dapat Anggaran Satu Puskesmas

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, terus berupaya meningkatkan status pusat kesehatan…

Minggu, 22 Juli 2018 12:24

Bakal Segera Lengser dari DPRD

TANJUNG REDEB – Pengunduran diri Firmansyah dari keanggotaan di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Berau…

Minggu, 22 Juli 2018 12:23

Rumah Sakit Sesak, Pemkab Siapkan Beberapa Solusi

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram akui, pertumbuhan jumlah penduduk di Bumi Batiwakkal –sebutan…

Minggu, 22 Juli 2018 12:22

Pemkab Diminta Bekerja Cepat

TANJUNG REDEB – Ketua Komisi III DPRD Berau Suharno, mengaku sepakat dengan pendapat Ketua Komite…

Minggu, 22 Juli 2018 12:20

Merasa seperti Mimpi, Sempat Khawatir Tak Ada Biaya

Tak pernah terbayangkan dibenak Michelea bisa mengunjungi Korea Selatan, sembari belajar banyak hal…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:08

Dakwaan Tak Sesuai Pasal

TANJUNG REDEB – Sidang dugaan pelanggaran pidana kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:07

Rumah Sakit Baru Dinilai Mendesak

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Berau Jasmine Hambali, minta Pemkab Berau terus melakukan…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:06

Maksum Cs Divonis Pekan Depan

PERKARA pembunuhan Redy Siswanto (76) oleh  terdakwa Maksum dan Anton akan diputus pada Selasa…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:05

Banting Setir dari Politik ke Peradilan

Sempat terjun dan nyaman bergelut di dunia perpolitikan, membuat Imam Safi’i berpikir panjang…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

KASIHAN..!! Ruangan Terbatas, Pasien Dirawat di Lorong

TANJUNG REDEB –Ruang Dahlia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai kembali penuh. Bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .