MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 13 September 2017 10:31
Harga Kebutuhan Dapur Banyak Alami Kenaikan
TIDAK STABIL: Harga kebutuhan dapur di Pasar Sanggam Adji Dilayas ada yang mengalami kenaikan maupun penurunan, Selasa (12/9).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga sejumlah kebutuhan dapur, khususnya bawang, asam, garam, dan jeruk nipis di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) saat ini sedang tak stabil. Hal itu dikeluhkan tidak hanya oleh para konsumen, tetapi juga sejumlah pedagang.

Menurut salah satu pedagang, Rima, untuk harga bawang di pasaran saat ini sedang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Harga bawang merah yang sebelumnya mencapai 30 ribu per kilogram kini turun hingga 25 ribu rupiah per kilogram.

“Murah sekarang, kalau aku saja ini jual 25 ribu semua. Bawang putih kah, bawang merah kah sama semua,” ujar Rima kepada Berau Post, kemarin (12/9).

Pedagang lainnya, Rapiah juga mengatakan hal yang sama. Pada umumnya, untuk bawang dari Surabaya yang sebelumnya mencapai Rp 45 ribu per kilogram saat ini dijual dengan harga kisaran Rp 22.500 per kilogram.

Rapiah juga menyebutkan, sementara harga bawang turun drastis, beberapa kebutuhan dapur lainnya seperti garam, asam jawa, dan jeruk nipis justru mengalami kenaikan. Harga garam mencapai Rp 6 ribu per bungkus untuk merk tertentu dan mencapai 75 ribu per bal.

Harga asam jawa paling murah di pasaran saat ini Rp 3 ribu rupiah per bungkus kecil. Sementara untuk merk paling populer saat ini mencapai 17 ribu per bungkus (250 gram). Begitu juga dengan harga jeruk nipis yang sebelumnya 12 ribu per kilogram kini mencapai harga 25 ribu per kilogramnya.

“Ngeri sekarang ini, dulu uang Rp 10 ribu kita sudah bisa masak. Sekarang mana cukup, garam 5 ribu, asam jawa yang dulu 7 ribu satu bungkus sekarang 17 ribu,” ujar Lina, salah satu ibu rumah tangga yang kebetulan sedang berbelanja kebutuhan dapur di pasar SAD kemarin. (*/ech/app)


BACA JUGA

Senin, 06 November 2017 10:24

Empat Kecamatan Masuk Zona Merah

DINAS Pangan Kabupaten Berau, menyebut empat kecamatan di Bumi Batiwakkal, dipetakan sebagai kawasan…

Sabtu, 04 November 2017 12:09

Harus Komitmen dengan Perkebunan Plasma

KIAN banyaknya perusahaan kelapa sawit yang menanamkan modalnya di Berau, disambut baik seluruh pelaku…

Sabtu, 04 November 2017 12:07

Investasi Meningkat walau Ekonomi Melambat

TANJUNG REDEB – Naiknya harga kelapa sawit, ditambah semakin banyak perusahaan yang ingin berinvestasi…

Jumat, 03 November 2017 11:13

Produksi Menurun, Bukan karena Petani

TALISAYAN – Menurunnya produksi beras, bukan disebabkan karena menurutnya minat masyarakat menjadi…

Kamis, 02 November 2017 00:26

Produksi Padi Menurun Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Pertumbuhan produksi padi di Kabupaten Berau sampai saat ini belum sejalan dengan…

Kamis, 02 November 2017 00:16

Harga Kebutuhan Pokok Stabil

TANJUNG REDEB - Sejumlah bahan pangan di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami fluktuasi atau ketidak…

Rabu, 01 November 2017 10:31

Antrean Pengangkutan, Semen Langka Beberapa Pekan

TANJUNG REDEB – Kelangkaan semen kembali terjadi di Kabupaten Berau. Penyebabnya, dijelaskan Kepala…

Selasa, 31 Oktober 2017 11:24

Harga Lada Masih Terpuruk

BIATAN – Rendahnya harga jual lada yang kini bertahan di angka Rp 60 ribu per kilogram (kg), menjadi…

Senin, 30 Oktober 2017 11:01

Minim Regenerasi Petani

WALAU punya potensi lahan pertanian yang masih sangat luas, ditambah peralatan serba mesin untuk…

Jumat, 27 Oktober 2017 11:18

Lahan Tersedia, Bibit Belum Siap

TANJUNG REDEB – Informasi Berau ditunjuk Kementerian Pertanian mendapat bantuan untuk ekstensifikasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .