MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 18 September 2017 10:20
Warga Pertanyakan Pembangunan di Kakaban

Camat Pastikan Sebut Pelebaran Dermaga

JANGAN SAMPAI MERUSAK: Aktivitas pembangunan di Pulau Kakaban yang dituding untuk kafe atau rumah makan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Adanya pembangunan kafe atau rumah makan, yang dilakukan di bibir pantai Pulau Kakaban dipertanyakan salah seorang warga Jalan Karang Mulyo, Samsiana.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang dia terima, di kawasan tersebut tidak diperbolehkan untuk mendirikan bangunan. Dia membenarkan tentang informasi  pembangunan yang dilakukan tepat di samping dermaga utama Pulau Kakaban itu, akan didirikan rumah makan atau kafe.

“Katanya tidak boleh membangun di situ, kenapa malah ada pengusaha yang mau buat rumah makan. Apalagi itu di lahan milik keluarga kami,” ungkapnya kepada Berau Post, Minggu (17/9) kemarin.

Dirinya berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, segera mengambil sikap akan hal tersebut, untuk menjaga Pulau Kakaban tetap asri. Apalagi dikatakannya, berdasarkan informasi yang dia dapat juga, pihak yang melakukan pembangunan hanya bermodalkan surat penunjukkan dari camat untuk menjaga kebersihan pulau tersebut.

“Penunjukkan camat supaya mereka jaga kebersihan aja, bukan untuk mendirikan bangunan di situ,” katanya.

Camat Maratua, Marsudi, tidak menampik adanya aktivitas pembangunan di pintu masuk Pulau Kakaban. Namun, pembangunan yang dilakukan oleh PT BMI merupakan pihak yang dia tunjuk untuk menjaga kebersihan, sekaligus merawat fasilitas di pulau.

Pembangunan itu pun, ditegaskannya merupakan instruksi yang dia lakukan. Namun fungsi bangunan bukanlah untuk tempat bisnis PT BMI sebagaimana yang disampaikan Samsiana.

Aktivitas tersebut dijelaskannya, ialah untuk menambah lebar dermaga yang ada saat ini, itu dilakukan mengingat ketika akhir pekan kerap banyaknya pengunjung datang di Pulau Kakaban.

“Kita antisipasi ke depan aja, kalau dermaga di ujung itu dijadikan tempat pengunjung untuk menunggu giliran masuk ke dalam danau khawatirnya dermaga cepat rusak, makanya kita bangun dermaganya lebih lebar supaya banyak ruang wisatawan untuk menunggu,” jelasnya.

Pembangunan itu pun, dipastikannya tidak menggunakan dana Pemkab Berau baik itu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Alokasi Dana Kampung (ADK). Pembangunan tambahan dermaga itu merupakan bantuan dari PT BMI.

“Itu seperti CSR (Corporate Social Responsibility) mereka, dan untuk dalam menjaga kebersihan Pulau Kakaban juga kita tidak bayar kok ke mereka (PT BMI, Red.),” pungkasnya. (sam/app)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:13

Pelaksana Proyek Jadi Tersangka

TANJUNG REDEB – Setelah sekitardua tahun lebih kasus dugaan korupsi pengadaan kapal pariwisata…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:11

Kerap Kerja Malam, Tanggapi Laporan 1x24 Jam

Baru seminggu sejak diresmikan, Tim Reaksi Cepat (TRC) Preservasi Infrastruktur Jalan Kabupaten Berau…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:09

Berau Post Sabet Best Infografis JPG Award

TANJUNG REDEB – Berau Post kembali meraih penghargaan bergengsi di Jawa Pos Group (JPG) Award.…

Senin, 23 Oktober 2017 10:24

Dendam Terbalaskan di Rumah Duka

SAMBALIUNG – Setelah memendam rasa cemburu terhadap Bahar (55) warga Km 2 Jalan Raya Bangun Lama,…

Senin, 23 Oktober 2017 10:21

Berau Masuk Perlintasan Kereta Api

TANJUNG REDEB – Permudah akses darat ke beberapa daerah di Kalimantan, Kementerian Perhubungan…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:31

Wabup: Jangan Buat Kapok Wisatawan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, terus berpaya menata pariwisata di Bumi Batiwakkal.…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:29

Ditarget Selesai Malam Ini

TANJUNG REDEB – Pemeliharaan boiler unit III pada  Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati,…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:11

Jadi Arang usai Bakar Arang

SAMBALIUNG – Insiden kebakaran kembali terjadi. Bahkan kebakaran yang terjadi kemarin (21/10),…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:04

Tunggu Surat Pengunduran Diri Junaidi

PILIHAN Kepala Kampung Sambakungan Ahmad Junaidi yang berencana menanggalkan jabatannya dan memilih…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:00

Harus Kantongi Izin, Pengamen Bawakan “Firasat” Karya Marcell

“Symphony 40” milik Wolfgang Amadeus Mozart mengalun indah dari kejauhan. Di malam yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .