MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 20 September 2017 11:19
Ijazah Calon Kakam di Talisayan Berbeda

Minta Panitia Lebih Ketat dalam Seleksi

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) di Kecamatan Talisayan, menarik perhatian Arham, salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Berau.

Itu mengingat adanya kejanggalan yang dia temukan, di mana mantan Kepala Kampung Talisayan Yamsir mendaftarkan diri lagi pada pencalonan kepala kampung kali ini dengan ijazah berbeda dengan yang digunakan pada pencalonan sebelumnya.

“Ijazah yang digunakan Yamsir itu tidak sama dengan yang dipakai saat mencalonkan sebelumnya, itu yang membuat kami juga bingung,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (19/9).

Pihaknya pun berharap agar tim seleksi calon di tingkat kecamatan hingga kabupaten bisa benar-benar memerhatikan kejanggalan-kejanggalan tersebut. “Masa iya orang yang sama mencalonkan dengan dua ijazah berbeda,” lanjutnya.

Dikonfirmasi, Yamsir tidak membantah jika ijazah yang dia gunakan saat ini berbeda dengan ijazah saat mencalonkan sebagai kepala kampung periode sebelumnya. Itu dikatakannya sebab, ijazah yang dia gunakan saat mencalonkan pada periode sebelumnya sempat dipermasalahkan oleh calon kakam lainnya.

“Saya bawa ke Disdik (Dinas Pendidikan, Red.) ijazah saya yang satu, saya tanya apakah mau diperbaiki atau tidak untuk mengurus ijazah itu lagi. Dan dari Disdik suruh saya ikut ujian lagi, ya sudah, namanya kita tidak tahu masalah itu,” ujar Yamsir.

Terpisah, salah satu staf Pendidikan Masyarakat Disdik Berau, Sri Gunawati membantah jika pihaknya mengintruksikan agar Yamsir untuk mengulang ujian paket C-nya, melainkan keinginan Yamsir sendiri.

Ditegaskan Sri, ijazah paket C tahun 2006 milik Yamsir yang dianggap bermasalah karena menjalani pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tidak terdaftar di Disdik. “Harusnya data siswa paket itu selalu masuk ke Disdik, tapi data Yamsir ini tidak ada. Alasannya juga kami kurang paham,” singkatnya. (sam/app)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:35

Bayang-Bayang Kekerasan terhadap Perempuan

DI tengah gencarnya beberapa pihak memperjuangkan kesetaraan gender secara nasional, tampaknya belum…

Sabtu, 21 April 2018 10:30

Pakai Dana Pribadi, Tahun Ini Dua Kampung Dulu

Tak hanya Balikukup di Kecamatan Batu Putih yang menjadi sasaran pendirian Sekolah Alam tingkat SMP.…

Jumat, 20 April 2018 00:24

OPD Butuh Pendampingan TP4D

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Syarifatul Syadiah, menyayangkan…

Jumat, 20 April 2018 00:24

Datangkan Pendiri Sekolah Alam, Balikukup Lokasi Survei Pertama

Pemerintah Indonesia mewajibkan pendidikan hingga ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) atau 12 tahun.…

Kamis, 19 April 2018 12:45

Dinas dan UPT Tak Sinkron

TELUK BAYUR – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau Wiyati,…

Kamis, 19 April 2018 12:42

DPT Berau Berkurang

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT)…

Kamis, 19 April 2018 12:41

Periksa Dokumen Perizinan, Temukan Peredaran Miras

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Berau bersama tim gabungan instansi terkait,…

Kamis, 19 April 2018 12:38

Tiap Tahun Rusak, Tiap Tahun Diperbaiki

TANJUNG REDEB – Unsur Pimpinan DPRD, meminta Pemkab Berau membuat regulasi baru untuk mengatur…

Rabu, 18 April 2018 18:51

PPRA 57 Rencanakan Seminar Demokrasi

JAKARTA – Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 57 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)…

Rabu, 18 April 2018 12:24

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Umat Islam Lebih Feminin

JAKARTA – Imam Besar Masjid Istiqlal Prof DR KH Nasaruddin Umar MA mengajak umat Islam lebih feminin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .