MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 20 September 2017 11:19
Ijazah Calon Kakam di Talisayan Berbeda

Minta Panitia Lebih Ketat dalam Seleksi

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) di Kecamatan Talisayan, menarik perhatian Arham, salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Berau.

Itu mengingat adanya kejanggalan yang dia temukan, di mana mantan Kepala Kampung Talisayan Yamsir mendaftarkan diri lagi pada pencalonan kepala kampung kali ini dengan ijazah berbeda dengan yang digunakan pada pencalonan sebelumnya.

“Ijazah yang digunakan Yamsir itu tidak sama dengan yang dipakai saat mencalonkan sebelumnya, itu yang membuat kami juga bingung,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (19/9).

Pihaknya pun berharap agar tim seleksi calon di tingkat kecamatan hingga kabupaten bisa benar-benar memerhatikan kejanggalan-kejanggalan tersebut. “Masa iya orang yang sama mencalonkan dengan dua ijazah berbeda,” lanjutnya.

Dikonfirmasi, Yamsir tidak membantah jika ijazah yang dia gunakan saat ini berbeda dengan ijazah saat mencalonkan sebagai kepala kampung periode sebelumnya. Itu dikatakannya sebab, ijazah yang dia gunakan saat mencalonkan pada periode sebelumnya sempat dipermasalahkan oleh calon kakam lainnya.

“Saya bawa ke Disdik (Dinas Pendidikan, Red.) ijazah saya yang satu, saya tanya apakah mau diperbaiki atau tidak untuk mengurus ijazah itu lagi. Dan dari Disdik suruh saya ikut ujian lagi, ya sudah, namanya kita tidak tahu masalah itu,” ujar Yamsir.

Terpisah, salah satu staf Pendidikan Masyarakat Disdik Berau, Sri Gunawati membantah jika pihaknya mengintruksikan agar Yamsir untuk mengulang ujian paket C-nya, melainkan keinginan Yamsir sendiri.

Ditegaskan Sri, ijazah paket C tahun 2006 milik Yamsir yang dianggap bermasalah karena menjalani pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tidak terdaftar di Disdik. “Harusnya data siswa paket itu selalu masuk ke Disdik, tapi data Yamsir ini tidak ada. Alasannya juga kami kurang paham,” singkatnya. (sam/app)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:13

Pelaksana Proyek Jadi Tersangka

TANJUNG REDEB – Setelah sekitardua tahun lebih kasus dugaan korupsi pengadaan kapal pariwisata…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:11

Kerap Kerja Malam, Tanggapi Laporan 1x24 Jam

Baru seminggu sejak diresmikan, Tim Reaksi Cepat (TRC) Preservasi Infrastruktur Jalan Kabupaten Berau…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:09

Berau Post Sabet Best Infografis JPG Award

TANJUNG REDEB – Berau Post kembali meraih penghargaan bergengsi di Jawa Pos Group (JPG) Award.…

Senin, 23 Oktober 2017 10:24

Dendam Terbalaskan di Rumah Duka

SAMBALIUNG – Setelah memendam rasa cemburu terhadap Bahar (55) warga Km 2 Jalan Raya Bangun Lama,…

Senin, 23 Oktober 2017 10:21

Berau Masuk Perlintasan Kereta Api

TANJUNG REDEB – Permudah akses darat ke beberapa daerah di Kalimantan, Kementerian Perhubungan…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:31

Wabup: Jangan Buat Kapok Wisatawan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, terus berpaya menata pariwisata di Bumi Batiwakkal.…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:29

Ditarget Selesai Malam Ini

TANJUNG REDEB – Pemeliharaan boiler unit III pada  Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati,…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:11

Jadi Arang usai Bakar Arang

SAMBALIUNG – Insiden kebakaran kembali terjadi. Bahkan kebakaran yang terjadi kemarin (21/10),…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:04

Tunggu Surat Pengunduran Diri Junaidi

PILIHAN Kepala Kampung Sambakungan Ahmad Junaidi yang berencana menanggalkan jabatannya dan memilih…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:00

Harus Kantongi Izin, Pengamen Bawakan “Firasat” Karya Marcell

“Symphony 40” milik Wolfgang Amadeus Mozart mengalun indah dari kejauhan. Di malam yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .