MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 20 September 2017 11:23
PPK Klaim Proyek Jalan Milono Sesuai Prosedur

Pastikan Tak Bayar Pengawas yang Mangkir

RETAK: Anggota Komisi III DPRD Berau saat melakukan sidak dan melihat salah satu titik jalan yang sudah retak.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek peningkatan Jalan Milono, Ammar Fanani membantah jika pengerjaan tidak dilakukan sesuai prosedur. Sebelumnya, saat dilakukan inspeksi mendadak (Sidak) oleh Anggota Komisi III DPRD Berau, Senin (18/9), disebut proyek tak sesuai prosedur.

Seluruh tahapan ditegaskan Ammar, telah mereka laksanakan, sebagaimana dengan aturan atau spesifikasi yang ditentukan dalam rencana kegiatan. Hanya saja, kondisi lalu lintas yang padat tidak bisa dihindari.

Karena itulah yang menjadi faktor utama, penyebab munculnya keretakan di beberapa titik jalan. Walau pihaknya telah berupaya menutup jalur pasca semenisasi, namun pengguna jalan tidak bisa dihindari untuk tetap beraktivitas di atasnya.

“Kalau tidak mau ada keretakan harus ditutup total jalannya, tapi pertimbangannya warga setempat juga tetap beraktivitas. Baik kendaraan roda dua atau roda empat tetap lewat,” ungkapnya ditemui di ruang kerjanya di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Berau Jalan Gatot Subroto, kemarin (19/9).

Pihaknya pun memastikan, akan segera memperbaiki seluruh keretakan yang ada, dengan mendatangkan tim khusus. Namun, sambil menunggu kepastian dari tim tersebut datang ke Berau, saat ini masih terus memantau pola munculnya keretakan.

“Sementara kami pantau terus munculnya retakan itu, nanti akan diperbaiki kerusakannya dengan campuran khusus. Lagian ini kan masih dalam masa pengerjaan. Dan kami pastikan itu tidak akan mengganggu mutu jalan,” lanjut Ammar.

Terkait temuan satu pengawas pekerjaan yang mangkir, juga akan mereka tindak lanjuti. Ammar memastikan tidak akan mencairkan upah yang bersangkutan, jika memang tidak menjalankan tugas sesuai fungsi sebenarnya.

“Saat pekerjaan persiapan personel itu memang ada, tapi selanjutnya karena yang bersangkutan berhalangan dan hingga saat ini belum ada pergantian personel maka akan kita bayarkan sesuai dengan personel yang dihadirkan konsultan pengawas. Dan saya pastikan apa yang dihadirkan pengawas, kalau cuma dua aja, ya itu saja yang dibayar,” tegas dia.

 

Sebelumnya, kepada Anggota Komisi III DPRD Berau yang melakukan sidak, pengawas pekerjaan yang juga merupakan Direktur CV Shyfa Consultant Abdul Rahim, menyebut jika salah satu faktor penyebab retakan oleh alat berat kontraktor. Jadi PPK menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan merupakan faktor yang dominan, karena jika memang alat berat (truk mixer) kontraktor penyebabnya maka retakan akan terjadi sepanjang jalan dan itu tidak terjadi di lapangan.

 “Rigid kami telah sesuai dengan mutu yg ditetapkan,”pungkasnya. (sam/app)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:21

Bupati dan Wabup Tak Hadir Buang Nahas, Warga Talisayan Kembali Kecewa

TALISAYAN – Pelaksanaan pesta adat tulak bala atau buang nahas, terasa kurang lengkap. Pasalnya,…

Sabtu, 18 November 2017 12:12

DPUPR Optimistis Selesai Tepat Waktu

TANJUNG REDEB – Sedikitnya waktu yang tersisa untuk melaksanakan kegiatan di Anggaran Pendapatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:10

RAPBD 2018 Target 27 November Disahkan, Rapat Hanya Dihadiri 14 Anggota DPRD

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Sabtu, 18 November 2017 12:08

Keliling untuk Pelajari Budaya dan Adat Istiadat

Banyak cara dan tujuan orang menjelajahi Nusantara, bahkan terkadang tak biasa. Seperti dilakukan Arif…

Jumat, 17 November 2017 10:18
0

Fasilitas Serba Terbatas, Sempat Ingin Menyerah

Kalau bukan kita, lalu siapa? Kalimat itulah yang keluar dari mulut Sefnat Nubatonis ketika ditemui…

Jumat, 17 November 2017 10:18

Golkar Daerah Tetap Kompak

TANJUNG REDEB – Persoalan hukum yang menjerat Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto maupun Ketua…

Jumat, 17 November 2017 10:04

Batas Pengesahan Sisa 13 Hari

TANJUNG REDEB – Batas pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2018, tersisa…

Kamis, 16 November 2017 11:06

UMK 2018 Disepakati Rp 2,8 Juta

TANJUNG REDEB – Mengacu pada besaran upah minimum provinsi (UMP) 2018 Rp 2.543.331 yang ditetapkan…

Kamis, 16 November 2017 11:05

Pencantuman Kolom Kepercayaan pada KTP Tunggu Petunjuk Pusat

KELAPA Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau Fredy Suryadie, masih menunggu instruksi…

Kamis, 16 November 2017 11:03

Manfaatkan Limbah, Membawa Berkah

Menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, harus dimulai sejak dini kepada anak-anak.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .