MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 21 September 2017 10:49
Camat Akui Terima Laporan Ijazah Calon Kakam Talisayan yang Berbeda
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Adanya protes penggunaan ijazah berbeda oleh salah satu calon kepala kampung Talisayan, tak dibantah Camat Talisayan, David Pamuji. Namun, apa yang menjadi keputusan tim seleksi kampung pun telah dinyatakan valid.

“Kami sudah dapat laporan itu, tapi yang disampaikan ke kami hanya sebatas tembusan atas laporan mereka ke Polres Berau,” ungkapnya kepada Berau Post, Rabu (20/9) kemarin.

Ditegaskannya, hal itu tidak bisa menjadi pertimbangan untuk tidak meloloskan salah satu calon dengan alasan tersebut. Sebab ijazah yang didaftarkan sebagai persyaratan pilkakam merupakan ijazah yang sah dan telah dilegalisir oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Berau.

Oleh sebab itu, tahapan pilkakam khususnya di Kampung Talisayan dipastikannya tidak akan terpengaruh sama sekali.

“Berkas yang disetor ke panitia sah, kecuali ijazah yang digunakan bermasalah baru bisa diproses. Apabila ada indikasi pemalsuan bukan ranah kami, itu tugasnya aparat hukum,” jelas Pamuji.

Terpisah, Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau Sudirman, mengaku belum bisa berbicara banyak terkait hal tersebut. “Kami juga belum terima laporan, kita harap seluruh permasalahan pilkakam bisa segera ditangani di tingkat kecamatan,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, tahapan pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) di Kecamatan Talisayan, menarik perhatian Arham, salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Berau.

Itu mengingat adanya kejanggalan yang dia temukan, di mana mantan Kepala Kampung Talisayan Yamsir mendaftarkan diri lagi pada pencalonan kepala kampung kali ini dengan ijazah berbeda dengan yang digunakan pada pencalonan sebelumnya.

“Ijazah yang digunakan Yamsir itu tidak sama dengan yang dipakai saat mencalonkan sebelumnya, itu yang membuat kami juga bingung,” ungkapnya kepada Berau Post, Selasa (19/9).

Pihaknya pun berharap agar tim seleksi calon di tingkat kecamatan hingga kabupaten bisa benar-benar memerhatikan kejanggalan-kejanggalan tersebut. “Masa iya orang yang sama mencalonkan dengan dua ijazah berbeda,” lanjutnya.

Dikonfirmasi, Yamsir tidak membantah jika ijazah yang dia gunakan saat ini berbeda dengan ijazah saat mencalonkan sebagai kepala kampung periode sebelumnya. Itu dikatakannya sebab, ijazah yang dia gunakan saat mencalonkan pada periode sebelumnya sempat dipermasalahkan oleh calon kakam lainnya.

“Saya bawa ke Disdik (Dinas Pendidikan, Red.) ijazah saya yang satu, saya tanya apakah mau diperbaiki atau tidak untuk mengurus ijazah itu lagi. Dan dari Disdik suruh saya ikut ujian lagi, ya sudah, namanya kita tidak tahu masalah itu,” ujar Yamsir.

Sementara, salah satu staf Pendidikan Masyarakat Disdik Berau, Sri Gunawati membantah jika pihaknya mengintruksikan agar Yamsir untuk mengulang ujian paket C-nya, melainkan keinginan Yamsir sendiri.

Ditegaskan Sri, ijazah paket C tahun 2006 milik Yamsir yang dianggap bermasalah karena menjalani pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tidak terdaftar di Disdik. “Harusnya data siswa paket itu selalu masuk ke Disdik, tapi data Yamsir ini tidak ada. Alasannya juga kami kurang paham,” singkatnya. (sam/app)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:21

Bupati dan Wabup Tak Hadir Buang Nahas, Warga Talisayan Kembali Kecewa

TALISAYAN – Pelaksanaan pesta adat tulak bala atau buang nahas, terasa kurang lengkap. Pasalnya,…

Sabtu, 18 November 2017 12:12

DPUPR Optimistis Selesai Tepat Waktu

TANJUNG REDEB – Sedikitnya waktu yang tersisa untuk melaksanakan kegiatan di Anggaran Pendapatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:10

RAPBD 2018 Target 27 November Disahkan, Rapat Hanya Dihadiri 14 Anggota DPRD

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Sabtu, 18 November 2017 12:08

Keliling untuk Pelajari Budaya dan Adat Istiadat

Banyak cara dan tujuan orang menjelajahi Nusantara, bahkan terkadang tak biasa. Seperti dilakukan Arif…

Jumat, 17 November 2017 10:18
0

Fasilitas Serba Terbatas, Sempat Ingin Menyerah

Kalau bukan kita, lalu siapa? Kalimat itulah yang keluar dari mulut Sefnat Nubatonis ketika ditemui…

Jumat, 17 November 2017 10:18

Golkar Daerah Tetap Kompak

TANJUNG REDEB – Persoalan hukum yang menjerat Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto maupun Ketua…

Jumat, 17 November 2017 10:04

Batas Pengesahan Sisa 13 Hari

TANJUNG REDEB – Batas pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2018, tersisa…

Kamis, 16 November 2017 11:06

UMK 2018 Disepakati Rp 2,8 Juta

TANJUNG REDEB – Mengacu pada besaran upah minimum provinsi (UMP) 2018 Rp 2.543.331 yang ditetapkan…

Kamis, 16 November 2017 11:05

Pencantuman Kolom Kepercayaan pada KTP Tunggu Petunjuk Pusat

KELAPA Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau Fredy Suryadie, masih menunggu instruksi…

Kamis, 16 November 2017 11:03

Manfaatkan Limbah, Membawa Berkah

Menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, harus dimulai sejak dini kepada anak-anak.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .