MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 21 September 2017 10:49
Camat Akui Terima Laporan Ijazah Calon Kakam Talisayan yang Berbeda
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Adanya protes penggunaan ijazah berbeda oleh salah satu calon kepala kampung Talisayan, tak dibantah Camat Talisayan, David Pamuji. Namun, apa yang menjadi keputusan tim seleksi kampung pun telah dinyatakan valid.

“Kami sudah dapat laporan itu, tapi yang disampaikan ke kami hanya sebatas tembusan atas laporan mereka ke Polres Berau,” ungkapnya kepada Berau Post, Rabu (20/9) kemarin.

Ditegaskannya, hal itu tidak bisa menjadi pertimbangan untuk tidak meloloskan salah satu calon dengan alasan tersebut. Sebab ijazah yang didaftarkan sebagai persyaratan pilkakam merupakan ijazah yang sah dan telah dilegalisir oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Berau.

Oleh sebab itu, tahapan pilkakam khususnya di Kampung Talisayan dipastikannya tidak akan terpengaruh sama sekali.

“Berkas yang disetor ke panitia sah, kecuali ijazah yang digunakan bermasalah baru bisa diproses. Apabila ada indikasi pemalsuan bukan ranah kami, itu tugasnya aparat hukum,” jelas Pamuji.

Terpisah, Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau Sudirman, mengaku belum bisa berbicara banyak terkait hal tersebut. “Kami juga belum terima laporan, kita harap seluruh permasalahan pilkakam bisa segera ditangani di tingkat kecamatan,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, tahapan pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) di Kecamatan Talisayan, menarik perhatian Arham, salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Berau.

Itu mengingat adanya kejanggalan yang dia temukan, di mana mantan Kepala Kampung Talisayan Yamsir mendaftarkan diri lagi pada pencalonan kepala kampung kali ini dengan ijazah berbeda dengan yang digunakan pada pencalonan sebelumnya.

“Ijazah yang digunakan Yamsir itu tidak sama dengan yang dipakai saat mencalonkan sebelumnya, itu yang membuat kami juga bingung,” ungkapnya kepada Berau Post, Selasa (19/9).

Pihaknya pun berharap agar tim seleksi calon di tingkat kecamatan hingga kabupaten bisa benar-benar memerhatikan kejanggalan-kejanggalan tersebut. “Masa iya orang yang sama mencalonkan dengan dua ijazah berbeda,” lanjutnya.

Dikonfirmasi, Yamsir tidak membantah jika ijazah yang dia gunakan saat ini berbeda dengan ijazah saat mencalonkan sebagai kepala kampung periode sebelumnya. Itu dikatakannya sebab, ijazah yang dia gunakan saat mencalonkan pada periode sebelumnya sempat dipermasalahkan oleh calon kakam lainnya.

“Saya bawa ke Disdik (Dinas Pendidikan, Red.) ijazah saya yang satu, saya tanya apakah mau diperbaiki atau tidak untuk mengurus ijazah itu lagi. Dan dari Disdik suruh saya ikut ujian lagi, ya sudah, namanya kita tidak tahu masalah itu,” ujar Yamsir.

Sementara, salah satu staf Pendidikan Masyarakat Disdik Berau, Sri Gunawati membantah jika pihaknya mengintruksikan agar Yamsir untuk mengulang ujian paket C-nya, melainkan keinginan Yamsir sendiri.

Ditegaskan Sri, ijazah paket C tahun 2006 milik Yamsir yang dianggap bermasalah karena menjalani pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tidak terdaftar di Disdik. “Harusnya data siswa paket itu selalu masuk ke Disdik, tapi data Yamsir ini tidak ada. Alasannya juga kami kurang paham,” singkatnya. (sam/app)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

Ular Bikin Listrik Padam

TANJUNG REDEB - Masyarakat Tanjung Redeb dan sekitarnya tampak gusar siang kemarin (22/2). Penyebabnya,…

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

JPU Hadirkan Dua Saksi, Lanjutan Sidang Kasus Pembunuhan yang Dipicu Rasa Cemburu

TANJUNG REDEB – Sidang lanjutan kasus pembunuhan Baharuddin (53), warga Km 2 Jalan Raya Bangun…

Jumat, 23 Februari 2018 11:24

Oknum PNS Residivis Sabu Kembali Dibekuk

TANJUNG REDEB – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau,  bekerja sama dengan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:22

Lebih Dikenal sebagai Pengusaha, Pulang Kampung Majukan Kebudayaan

Sukses di perantauan, tak membuat Aji Bambang Kusuma lupa dengan kampung halaman. Putra daerah, asli…

Jumat, 23 Februari 2018 11:21

Pengacara Rita: Angka Gratifikasi Cuma Asumsi Jaksa

JAKARTA -Gratifikasi senilai Rp 469 miliar yang didakwakan jaksa kepada Bupati Kutai Kartanegara nonaktif…

Kamis, 22 Februari 2018 11:43

Rita Tetap Umbar Senyum

JAKARTA - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari menjalani sidang perdana di Pengadilan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:42

Beri Edukasi soal Obat-obatan, Malah Dianggap Mempersulit

Tanggung jawab besar harus diemban Meliana Kurniawaty. Sebagai seorang apoteker, Meliana sudah disumpah…

Kamis, 22 Februari 2018 11:41

Beri Deadline Sebulan

SAMBALIUNG – Kondisi ruas jalan poros Kecamatan Sambaliung menuju Talisayan, masih mengalami kerusakan.…

Kamis, 22 Februari 2018 11:32

Rekonstruksi Digelar Pekan Ini

TANJUNG REDEB – Polres Berau akan menggelar rekonstruksi pembunuhan Redy Siswanto (76), warga…

Rabu, 21 Februari 2018 12:58

Berdalih Tak Bisa Berpolitik, Totoh Enggan Ikut Seleksi Sekkab

TANJUNG REDEB – TotohHermanto merupakan satu dari sebelas nama yang lolos kriteria mengikuti lelang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .