MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 21 September 2017 10:54
Bangunan SD dan SMP di Kabupaten Berau Sebagian Besar Rusak Ringan
Grafis

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Ruang kegiatan belajar di Kabupaten Berau, khususnya untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), masih banyak yang membutuhkan perbaikan. Sebagian besar mengalami kerusakan ringan.

Kepala Sub Bagian Program Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Zaitun, menyebutkan total RKB SD di Kabupaten Berau ada 431 unit dari total 61 SD yang ada di Bumi Batiwakkal. Tapi, dari jumlah ruangan yang ada, diketahui sebanyak 259 ruang mengalami rusak ringan, 36 ruang rusak berat, dan 17 ruang rusak sedang.

“Kalau kami di sini jumlahnya aja untuk tahun 2016. Untuk pembangunannya sudah sampai sejauh mana kami kurang begitu paham. Hanya saja kalau jumlah sarana dan prasarana dalam hal ini adalah bangunan ya segitu sudah, tapi untuk tahun ini (2017) kami belum punya,” ungkap Zaitun kepada Berau Post, Senin (18/9) lalu.

Sementara itu, untuk bangunan SMP juga tidak jauh berbeda. Ada 334 ruangan, dari 46 SMP, lebih dari separuhnya mengalami rusak ringan 258 ruangan. Untuk kerusakan sedang hanya 6 ruang dan kerusakan berat sebanyak 2 ruang.

Akan tetapi, untuk tahun 2017 ini pembangunan sudah dilakukan. Baik untuk sejumlah unit baru maupun pembangunan yang sifatnya hanya melanjutkan. Pasalnya, beberapa sekolah seperti SD 004 Tanjung Redeb dan SMP 4 Gunung Tabur memang sudah dilakukan pembangunan, tetapi karena terbatas anggaran maka baru bisa dilanjutkan tahun ini.

Diwartakan sebelumnya, sejumlah bangunan sekolah di Kabupaten Berau, khususnya bangunan Sekolah Dasar (SD) masih belum memenuhi syarat. Kekurangan ruang untuk kegiatan belajar dan mengajar menjadi permasalahan utama yang kerap ditemukan.

Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Armyn Zulkiflie. Ia bahkan mengatakan, sampai saat ini sebagian besar sekolah dasar di Berau masih menerapkan sistem dua shift lantaran keterbatasan ruang belajar.

“Memang, sebagian besar SD di Berau membutuhkan bangunan baru. Di Biatan ada SD yang lokalnya hanya tiga, jadi ada sebagian anak murid yang belajarnya tidak di dalam kelas. Beberapa ada yang sudah dibangun, tetapi terpaksa tersendat SD di Kelay,” ujarnya, Minggu (17/9).

Terhambatnya pembangunan ruang belajar di sejumlah sekolah ini diakuinya lantaran dipangkasnya anggaran Dinas Pendidikan di tahun 2017 ini. Akan tetapi, di saat yang sama pihaknya juga mengklaim bahwa pembangunan gedung di beberapa sekolah yang tahun ini sudah berjalan, hampir bisa dipastikan selesai.

“Insya Allah untuk yang di kota (Tanjung Redeb) tahun ini, kan banyak yang lokalnya masih belum selesai seperti yang di Jalan Mangga itu bisa dilanjutkan dan akan selesai dibangun,” ungkapnya.

Lebih jauh diungkapkannya, untuk tahun ini akan dibangun dua unit gedung baru untuk dua sekolah dasar di Kabupaten Berau. Salah satu sekolah yang kebagian gedung baru tahun ini yaitu SD 024 di Kampung Gurimbang Kecamatan Sambaliung.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Zulfahmi, mengatakan bahwa kebutuhan sarana dan prasarana SMP sampai ini sebenarnya masih banyak yang belum terpenuhi.

“Kalau kebutuhan itu sebenarnya banyak, tetapi kita terbatas di anggaran. Karena kebutuhan sekolah yang prioritas juga banyak sementara anggaran kita masih seperti ini keadaannya,” ujar Zulfahmi, Senin (18/9) kemarin.

Meski begitu, diakuinya, berbeda dengan sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Berau, dari segi bangunan ia mengaku sebagian besar SMP sudah cukup memenuhi standar. Oleh sebab itu sejauh ini memang tidak terlalu banyak dilakukan pembangunan. Untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di tahun 2017 ini hanya dilakukan di SMP 40 Mangkajang Sambaliung yang sebelumnya SMP Kertas Nusantara.

Selebihnya, ujar Zulfahmi, Disdik hanya melanjutkan pembangunan yang sebelumnya belum selesai di SMP 4 Gunung Tabur. Selain itu juga dilakukan pembenahan-pembenahan kecil seperti perbaikan toilet di sejumlah sekolah.

 “Pembangunan unit baru hanya di SMP Kerta Nusantara, Sambaliung. Sebelumnya kan masih menggunakan gedung lama karena itu dibuatkan gedung baru, jadinya sekarang SMP 40,” terangnya.

Ia juga menambahkan soal sekolah ideal. Khususnya SMP di daerah Tanjung Redeb dan sekitarnya, kedepannya diharapkan ada sekolah yang cukup memadai untuk menerima “tamu”. Dalam hal ini, misalnya yang bisa dijadikan percontohan untuk studi banding.

Pasalnya selama ini, menurut Zulfahmi beberapa sekolah khususnya SMP di Tanjung Redeb dan sekitarnya masih belum ideal. Hal itu dikatakan dengan alasan sarana dan prasarana sekolah yang masih belum memadai dalam berbagai aspek. Akan tetapi, ia sendiri tidak mengatakan bahwa studi banding tidak mungkin dilakukan di sejumlah sekolah di Tanjung Redeb.

“Bisa, tapi memang belum ideal. Kan idealnya itu sarana dan prasarananya benar-benar memadai, guru-gurunya juga mengajar sudah dengan teknologi yang cukup. Manual itu hanya dijadikan penunjang saja,” ujarnya.

“Penginnya kalau anggaran ini sudah kembali baik, ada anggaran khusus di kabupaten kota itu, itu semua bisa tercapai,” pungkasnya.(*/ech/app)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:31

Mengaku Panggilan Hati, Kian Mempertebal Iman

Rumah ibadah seperti masjid adalah tempat suci bagi umat Islam. Maka harus dibuat nyaman. Ya, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Dokter di Pulau Derawan Kosong, Akibat Kontrak Tahunan

PULAU DERAWAN – Masyarakat di Pulau Derawan tampaknya harus bersabar mendapat pelayanan kesehatan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

TANJUNG REDEB – Angin kencang disertai hujan lebat diprediksi terjadi hingga akhir bulan ini.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:28

Adu Peruntungan di Badai Politik

TANJUNG REDEB – 2018 tepat disebut sebagai tahun politik. Atmosfernya tidak hanya dirasakan oleh…

Jumat, 19 Januari 2018 11:44

Satu Parpol Penuhi Syarat, Lainnya Proses Perbaikan

TANJUNG REDEB - Sebagaimana mandat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2017, KPU Berau…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Pencegahan untuk Wabah Difteri, Vaksin Sangat Menentukan

TANJUNG REDEB – Beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terjangkit wabah penyakit difteri.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:42

2017, Klaim JKK Naik Signifikan, Tanda Kurang Baik Penerapan K3

TANJUNG REDEB - Jumlah klaim santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan peserta, di wilayah kerja…

Jumat, 19 Januari 2018 11:41

Tunggu Usulan dari Provinsi, Disbudpar Optimistis Penetapan KEK Maratua

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, optimistis tahun 2018, dapat mewujudkan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:39

Menikmati, Jadikan Mengurus Masjid sebagai Hobi

Kesukaan setiap orang memang berbeda-beda. Seperti halnya Muhammad Ramli, yang sangat menyukai kesehariannya…

Kamis, 18 Januari 2018 00:28

Masih Aman, Difteri Terus Diwaspadai

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .