MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 21 September 2017 11:11
ASN Disdik Dilarang Jadi Panitia Pilkakam
Ilustrasi

PROKAL.CO, PULAU DERAWAN – Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Pulau Derawan, Budi Santoso mempertanyakan sikap Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, yang melarang petugasnya terlibat dalam kepanitiaan pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) tahun 2017.

Hal itu menyusul adanya instruksi dari Disdik Berau untuk memindah tugaskan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Disdik yang terlibat dalam kepanitiaan pelaksanaan pilkakam. Padahal selama ini diterangkannya, keterlibatan ASN dalam setiap pilkakam di Pulau Derawan belum pernah dipermasalahkan.

“Kenapa baru sekarang dipermasalahkan?  Selama ini belum pernah, mulai dari pilpres, pilgub, pilbup, orang-orang ini (ASN, Red.) yang terlibat dalam kepanitiaan. Di kampung lain rata-rata juga sama, guru-guru juga panitianya. Kenapa hanya Pulau Derawan aja yang dipermasalahkan?”  kata Budi, Rabu (20/9) kemarin.

Lebih jauh, Budi mengatakan bahwa menyadari benar pemerintah sudah melarang adanya keterlibatan ASN dalam setiap kegiatan pemilihan bahkan sekelas pilkakam. Tetapi, alasan memilih ASN selama ini, karena mereka dianggap lebih berkompeten dalam pelaksanaan pilkakam, terutama dari segi administrasinya.

“Kami ini terbentur dengan SDM (Sumber Daya Manusia)-nya di Derawan. Bisa saja memilih bukan ASN, tetapi potensi enggak? bisa bekerja enggak? Jadi bukan karena ASN-nya, atau karena dia dekat dengan salah satu calon tetapi karena potensinya kinerjanya,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Armyn Zulkiflie mengatakan, bahwa baik pemilihan setingkat pilpres, pilgub, pilbup, maupun pilkakam semuanya sama. Sehingga, perlu dilakukan tindakan tegas untuk mengantisipasi kecemburuan sosial.

Ia bahkan memanggil perwakilan ASN yang masuk dalam kepanitiaan pilkakam di Pulau Derawan, khususnya yang berkaitan dengan Disdik pada Senin (18/9) lalu, untuk membuat kesepakatan.

Kesepakatan yang dimaksud, yaitu mereka yang terlibat harus keluar dari kepanitiaan dan membuat surat pernyataan.

“Memang mereka ini dimasukkan dalam kepanitiaan, bukan mengajukan diri. Tetapi kita minta mereka ini untuk netral saja, meskipun sekelas pilkakam tapi kan nuansanya sama,” tuturnya.

“Itu untuk menghindari protes dari berbagai pihak. Selain itu mereka punya tugasnya masing-masing. Kalau ASN ikut juga dalam kepanitiaan nanti tugas utamanya terganggu, apalagi kalau dia guru,” pungkasnya. (*/ech/app)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 11:28

Gundukan di Jalan Bujangga Dinilai Berbahaya

TANJUNG REDEB – Dianggap membahayakan bagi pengendara, warga minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Jumat, 21 September 2018 10:58

P2TP2A Bakal Kumpulkan Orangtua di Sekolah

TANJUNG REDEB – Perilaku menyimpang isap lem oleh anak-anak di media sosial (medsos), yang terjadi…

Kamis, 20 September 2018 00:27

Pengelolaan Objek Wisata Tulung Ni Lenggo Diapresiasi

BATU PUTIH - Meskipun terbilang jauh, namun tak menghalangi wisatawan untuk berlibur ke Tulung Ni Lenggo…

Kamis, 20 September 2018 00:26

Sulit Cari Solar di Pesisir Selatan Berau

BATU PUTIH - Solar eceran di sejumlah kampung pesisir selatan Berau, mulai langka. Hal itu terjadi di…

Kamis, 20 September 2018 00:26

Jarak Pandang Sempat 2 Kilometer

TANJUNG REDEB -  Kabut asap sempat terjadi pada Senin (17/9) lalu, dan hal itu disebut sebagai…

Kamis, 20 September 2018 00:23

Akun Instagram Anak Wabup Dibajak

TANJUNG REDEB – Masyarakat diimbau waspada terkait modus penipuan dengan membajak akun media sosial…

Rabu, 19 September 2018 13:06

Warga Berharap Peningkatan Jalan

BIATAN - Masyarakat yang berada di Kampung Manunggal Jaya, Kecamatan Biatan berharap akses jalan di…

Rabu, 19 September 2018 13:04

Listrik Belum Merata di Tabalar

TABALAR – Warga di sejumlah kampung wilayah Kecamatan Tabalar, masih belum sepenuhnya masih mendapatkan…

Selasa, 18 September 2018 17:12

Jarang tapi Tak Langka, Si Kerabat Bunga Bangkai yang Tumbuh di Berau

Bunganya cantik, warnanya merah keunguan. Sayang baunya tak sedap, seperti bau bangkai tikus. Bunga…

Selasa, 18 September 2018 17:06

Pasang 18 Titik Penerangan Tenaga Surya

TALISAYAN - Demi menghindari hal yang tak diinginkan khususnya di malam hari, Pemerintah Kampung Talisayan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .