MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Kamis, 21 September 2017 11:18
Jadi Pagar Pantai dan Objek Wisata

Mengintip Hutan Mangrove di Kampung Tanjung Batu

DESTINASI: Hutan Mangrove di Tanjung Batu, kini disulap menjadi salah satu destinasi wisata yang baru di ibukota kecamatan Pulau Derawan.

PROKAL.CO, Potensi sepanjang pesisir pantai, hampir diseluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Berau, punya potensi untuk dikembangkan. Hutan Mangrove yang seakan menjadi pagar pantai dan daratan itu, bila dikembangkan bisa menjadi salah satu daya tarik yang sangat diminati.

------

KAMPUNG Tanjung Batu ibu kota kecamatan Pulau Derawan, memiliki potensi itu. Hutan Mangrove yang terbentang mulai dari Kampung Kasai, Kampung Semanting, hingga Tanjung Batu, seakan menantang untuk dikembangkan berbagai kegiatan. Salah satunya, sebagai daya tarik wisata Mangrove.

Lokasinya di kawasan perkampungan nelayan yang diberi nama Bulalung. Sejak lama, di Bulalung, satu per satu rumah penduduk tumbuh disekitar Mangrove. Namun, para nelayan sangat peduli dengan keberadaan hutan Bakao tersebut, yang merupakan tempat berkembangbiaknya ikan. Sehingga, kondisi hutan Mangrove cukup terjaga dengan baik.  Masih nampak tegakan pohon Mangrove yang diperkirakan berusia puluhan tahun.

Dan, disekitar pohon, juga terlihat anakan Mangrove yang bakal menjadi generasi baru.  Anakan pohon inilah, yang secara sadar oleh nelayan dipindahkan di tempat-tempat yang dijadikan sebagai sisipan pohon baru. Melihat kondisi hutan Mangrove tersebut, diakui oleh banyak kalangan peneliti, masih sangat terjaga.

Ini jugalah yang menjadi salah satu alasan, Kampung Tanjung Batu dengan hutan Mangrove yang dipunyai, sehingga organisasi lingkungan membentuk Pusat Informasi Mangrove (PIM). Baik sebagai hutan penelitian, sebagai wilayah hutan Mangrove dengan berbagai jenis yang diantaranya hanya ada di Tanjung Batu. Begitu pula, kawasan ini dijadikan sebagai salah satu daya tarik wisata.

Aparat kampung, pernah berencana untuk membangun daya tarik wisata, dengan memanfaatkan keberadaan hutan mangrove tersebut. Ini terinspirasi oleh hutan Mangrove yang sudah terlebih dahulu ada, seperti yang di Tarakan (Kaltara) maupun di Penajam Paser Utara (Kaltim). Di dua tempat itu, punya konsep yang sama, yakni menjadikan hutan Mangrove sebagai salah satu destinasi wisata.

Hutan Wisata Mangrove Bulalung (HWMB) juga demikian. Namun, dalam pengembangannya tidak menggunakan dana kampung, tetapi ada lembaga yang peduli dengan keberadaan hutan mangrove tersebut yang siap mengucurkan dana yang besar, menjadikan HWMB sebagai destinasi wisata. Maka, dibuatlah jembatan ulin sepanjang 1000 meter, berkelok diantara rerimbunan daun Mangrove.

Memang tak menarik, bila tidak menghadirkan hewan Bekantan yang akan menjadi penghuni hutan tersebut. Menurut Camat Derawan, Kudarat, pada bulan tertentu banyak Bekantan yang datang untuk sekedar istirahat dan mencari makan, serta menetap beberapa lama. Sirkulasi kehadiran Bekantan inilah yang juga akan dipelajari, sehingga tidak perlu memboyong Bekantan dari kawasan lain untuk pindah ke Bulalung.

Kemajuan pembangunan destinasi wisata Mangrove tersebut, mendekati selesai. Bila seluruh jembatan ulin selesai sepanjang 1 kilometer tersebut, juga akan dilengkapi Gasebo dan berbagai fasilitas pendukung, secara resmi HWMB akan dioperasikan dan bisa dinikmati oleh masyarakat. Di tempat ini, juga akan dikembangkan berbagai produk, yang menggunakan bahan Mangrove.

Pulau Derawan, kini punya disetinasi yang baru. Ulingan yang terlebih dahulu hadir meski fasilitas terbatas, HWMB juga akan mampu menyedot pengunjung untuk datang menikmati kesejukan diantara rimbunnya pohon Mangrove.  Sebelum menyeberang laut menuju Pulau Wisata Derawan, wisatawan bisa meluangkan waktu sejenak, menikmati keindahan hutan Mangrove. Lokasinya cukup dekat dan berada di tepi jalan raya di kawasan Bulalung. (hms/sam)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:26

LIHAT NIH..!! Penyu Jakarta Hijrah Bertelur di Derawan

Satu sisi, proses bertelur penyu merupakan peristiwa yang sangat menarik. Namun, di sisi lain, penyu…

Senin, 23 Oktober 2017 10:36

Mengintip Proses Pengeraman Penyu Hijau

Begitu kuatnya pengaruh media sosial (medsos) sehingga rencana perjalanan ke Pulau Derawan menimbulkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:24

Hebat, Target Bapenda Terlampaui

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Badan Pendapatan Daerah…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:53

Pemkab Buka Pendaftaran Audisi Dangdut

TANJUNG REDEB - PT.Indosiar Visual Mandiri National Television Broadcasting Station, menggelar audisi…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:51

Bapenda Berikan Hadiah Umrah bagi WP Terbaik

TANJUNG REDEB - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau terus berinovasi dalam upaya meningkatkan…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:50

Kerja Nyata, TRC Langsung Turun Lapangan

TANJUNG REDEB - Setelah dikukuhkan oleh Bupati Muharram, Senin (16/10) lalu, Tim Reaksi Cepat (TRC)…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:49

Bupati Ingatkan Kakam Utamakan Kepentingan Masyarakat

TANJUNG REDEB – Kepala kampung (Kakam) memiliki tanggung jawab besar dalam memajukan wilayahnya.…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:15

Bupati Sampaikan RAPBD Perubahan 2017

TANJUNG REDEB - Melalui Rapat Paripurna DPRD Berau, Selasa (17/10), Bupati Berau Muharram menyampaikan…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:13

Sekkab Minta Panwascam Netral dan Profesional

TANJUNG REDEB - Setelah melalui tahapan seleksi dan penetapan, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam)…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:12

Tingkatkan Pendapatan Pajak Daerah

TANJUNG REDEB – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .