MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 07 Oktober 2017 14:24
Dinilai Arogan dan Tak Transparan, Dewan Guru Tuntut Kepala SMA 11 Diganti

PROKAL.CO, TALISAYAN – Dinilai arogan, Kepala SMA 11 Berau Muhammad Yusuf, dinilai tak layak memimpin sekolah. Penilaian yang dituangkan dalam pernyataan sikap Dewan Guru SMA 11 Berau yang dibuat sejak September lalu.

Muhammad Yusuf dianggap tidak memiliki itikad baik sebagai pemimpin yang pantas dijadikan teladan bagi guru-guru di sekolah. Bahkan, kekurangan pengajar di sekolah yang beralamat di Kecamatan Talisayan tersebut, juga disebut akibat sikap arogan kepala sekolah. Apalagi Muhammad Yusuf juga kerap menebar ancaman kekerasan hingga pemecatan kepada staf dan guru. Hal-hal buruk itu yang membuat staf dan guru tertekan hingga memilih mengundurkan diri. 

“Sudah empat rekan (guru) kami yang mengundurkan diri karena terpaksa. Akibat beban moral itu tadi, membuat mereka tidak nyaman dalam menjalankan tugas,” kata salah seorang guru SMA 11 Berau yang memohon namanya tidak dikorankan, ketika dikonfirmasi Berau Post kemarin (6/10).

Bukan itu saja, kepala SMA 11 Berau juga dituding sering membenturkan guru dengan siswa untuk menutupi kesalahannya. Sehingga terjadi kejenuhan dan ketidakharmonisan dalam proses belajar mengajar.

“Dalam surat pernyataan sikap itu, ada tujuh poin yang kami lampirkan. Itulah yang menjadi dasar kami, agar kepala sekolah diganti. Karena kami menganggap, dia tidak memiliki itikad baik sebagai pemimpindalam membangun sekolah,” pungkasnya.

Berau Post juga menemui salah seorang mantan guru SMA 11 Berau disebut terpaksa mengundurkan diri. Mantan guru yang tinggal di Talisayan itu yang juga meminta namanya tidak dikorankan, membenarkan sikap arogansi Muhammad Yusuf dalam memimpin sekolah.

“Bukan empat yang sudah mengundurkan diri. Jika terhitung sejak awal, sudah delapan orang. Siapa yang tahan kerja di bawah tekanan. Tidak ada cerminan kepemimpinan,” singkatnya.

Dikonfirmasi, Kepala SMA 11 Berau Muhammad Yusuf, secara tegas membantah semua tudingan yang dialamatkan padanya. “Itu tidak benar,” tegasnya kepada Berau Post.

“Semua persoalan yang dilontarkan bisa saya pertanggungjawabkan. Mulai dari saya dianggap tidak transparan dalam mengelola anggaran sekolah, kepemimpinan saya arogan dan lain-lain yang membuat sejumlah guru mengundurkan diri. Saya tekankan lagi, itu tidak benar,” jelasnya.

Menurutnya, beberapa guru yang mengundurkan diri bukan akibat tekanan darinya, namun karena beberapa faktor yang menjadi privasi mereka.

“Semua pernyataan atau penyebab mereka mengundurkan diri, saya pegang suratnya. Karena sebelumnya, mereka membuat pernyataan kenapa mengundurkan diri. Malah, saya bisa membalik tudingan mereka ke ranah hukum jika saya mau,” tutupnya. (jun/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 11:27

Keteladanan Lebih Baik dari Seribu Nasihat

TANJUNG REDEB – Rangkaian kegiatan memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-208 Kota Tanjung Redeb dan…

Sabtu, 22 September 2018 11:26

Tak Perlu Ditutup-tutupi, KPU Diminta Beber Caleg Mantan Napi

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau diminta lebih terbuka kepada masyarakat, untuk…

Sabtu, 22 September 2018 11:25

Minim Kejuaraan, Maksimalkan Waktu Pemulihan

Atlet-atlet Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Berau, terus meningkatkan porsi latihan menjelang…

Sabtu, 22 September 2018 11:23

Dirut Berau Post Lulus Sangat Memuaskan

JAKARTA - Setelah 7,5 bulan menjalani proses pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI,…

Sabtu, 22 September 2018 11:22

Jadwal Pendaftaran CPNS Belum Jelas

TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan…

Jumat, 21 September 2018 10:55

Wakil Rakyat Dinilai Pasif

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar hearing atau rapat dengar pendapat menindaklanjuti…

Jumat, 21 September 2018 10:54

Bantah Disebut Proyek Siluman

TANJUNG REDEB - Proyek normalisasi irigasi di RT 20 Kelurahan Sambaliung, yang semula dianggap proyek…

Jumat, 21 September 2018 10:53

Tak Punya Bus Sekolah, Bisa dengan Angkot

TANJUNG REDEB – Kurangnya sarana penunjang aktivitas pelajar, seperti bus sekolah, disebut Ketua…

Kamis, 20 September 2018 00:22

KPU Minta Permohonan Tertulis

TANJUNG REDEB – Pendaftaran dan verifikasi calon peserta pemilihan legislatif (Pileg) 2019 telah…

Kamis, 20 September 2018 00:20

Rapat Anggaran Porprov Deadlock

TANJUNG REDEB – Rapat pembahasan kesiapan kontingen Berau mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .