MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 08 Oktober 2017 00:22
Waspada Penjualan Barang Curian di Medsos
BARANG BUKTI: Polisi membongkar aksi pencurian yang belakangan terjadi di Berau, barang curian pun kerap dipasarkan melalui medsos.

PROKAL.CO, POLRES Berau tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama terkait tindak kriminalitas pencurian yang belakangan kerap terjadi di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau. Bahkan pelakunya berani menjual dengan terang-terangan di sosial media.

Masyarakat diharapkan selalu waspada agar tak menjadi korban pencurian. Selain itu, yang perlu menjadi perhatian, jangan sampai membeli barang hasil curian atau menjadi penadah. “Bukan berarti penadah itu tidak mendapatkan hukuman, maka dari itu masyarakat jangan sampai terjebak,” kata Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa, kemarin (7/10).

Tentang penadahan telah diatur dalam Pasal 480 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Pada ayat 1 berbunyi, karena sebagai sekongkol, barangsiapa yang membeli, menyewa, menerima tukar, menerima gadai, menerima sebagai hadiah, atau karena hendak mendapat untung, menjual, menukarkan, menggadaikan, membawa, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu barang, yang diketahuinya atau yang patut disangkanya diperoleh karena kejahatan.

Dan, pada ayat 2 berbunyi, barangsiapa yang mengambil keuntungan dari hasil sesuatu barang, yang diketahuinya atau yang patut harus disangkanya barang itu diperoleh karena kejahatan. “Dengan demikian, penadah dapat terancam pidana penjara empat tahun serta denda,” jelasnya.

Pihaknya berharap masyarakat jangan mudah percaya membeli barang elektronik, seperti laptop dan sebagainya dengan harga murah dari orang tak dikenal, terlebih diketahui harga barang yang dijual tersebut mahal atau dalam kondisi bagus.

“Hal seperti itu patut dicurigai karena harusnya barangnya mahal, tapi kok dijual murah dengan kondisi yang bagus. Berbeda halnya jika penjualnya memang kita kenal atau kerabat sendiri,” tuturnya. (sam2)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 00:13

Akui Punya Dampak Positif, Disbudpar Minta Pengembangan Kampung Nelayan Segera Dilaksanakan

TALISAYAN – Rencana Pemerintah Kecamatan Talisayan mengubah kawasan permukiman nelayan yang kumuh…

Selasa, 12 Desember 2017 00:17

Revalitasi Kawasan Kumuh Jadi Objek Wisata

TALISAYAN – Selain pengembangan wisata Pantai Talisay yang terletak di Kampung Talisayan, Camat…

Selasa, 12 Desember 2017 00:16

Sisa 14 Orang, Jumlah Murid SD 008 Kelay Makin Berkurang

KELAY – Jumlah murid SD 008 Kelay semakin berkurang, begitu juga dengan jumlah tenaga pendidik…

Selasa, 12 Desember 2017 00:16

Cemas Warga Lebih Nekat

BIATAN -  Ancaman warga Kampung Biatan Ilir kembali menggelar demonstrasi sekaligus menutup aktivitas…

Selasa, 12 Desember 2017 00:13

Penataan Dapil dan Simulasi Perhitungan Kursi Dibahas

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau, menggelar rapat guna penataan daerah…

Senin, 11 Desember 2017 10:42

Warga Bakal Mengadu ke Bupati

BIATAN – Konflik sengketa lahan antara warga Kampung Biatan Ilir dengan perusahaan perkebunan…

Senin, 11 Desember 2017 10:41

Penataan Pantai Harus Tersusun

TALISAYAN – Camat Talisayan David Pamuji meminta agar bangkai kapal dan pepohonan yang berserakan…

Sabtu, 09 Desember 2017 12:41

Perkuat Kompetensi Guru Bahasa Indonesia

TANJUNG REDEB – Sebanyak 50 tenaga pendidik tingkat SD dari 13 Kecamatan, berkumpul di Hotel Grand…

Sabtu, 09 Desember 2017 12:40

Sulap Lirik Lagu “Akad” Menggunakan Bahasa Barau

Memanfaatkan seni musik untuk memperkenalkan dan melestarikan Bahasa Barau, menjadi jalan yang dirintis…

Sabtu, 09 Desember 2017 12:37

Sindikat Bisnis Obat Ilegal Diciduk

TANJUNG REDEB – Walau sudah kerap diamankan aparat kepolisian, namun para pebisnis obat ilegal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .