MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 11 Oktober 2017 10:02
Tembus Pasar Samarinda, Jadi Buah Tangan Khas Berau

Melihat Industri Terasi Udang Lokal dari Tabalar

INDUSTRI RUMAHAN: Ken Abu Dopa sukses memasarkan terasi udang olahannya hingga ke pasar Samarinda.

PROKAL.CO, Selain dikenal dengan keindahan objek-objek wisata baharinya, Kabupaten Berau juga punya potensi dari pengolahan hasil lautnya. Seperti pengolahan terasi udang yang bisa jadikan oleh-oleh andalan dari Bumi Batiwakkal.

 

SINJA LUKY, Tanjung Redeb

 

BERAU dengan banyak wilayah kepulauannya, punya kekayaan hasil laut yang melimpah, terutama hasil tangkapan ikan dari nelayan lokal.

Melimpahnya hasil tangkapan nelayan, banyak dimanfaatkan masyarakat untuk membuka industri rumahan, memanfaatkan hasil tangkapan nelayan. Salah satu yang sudah sangat terkenal adalah olahan terasi dari hasil tangkapan nelayan.

Ken Abu Dopa, jadi salah satu dari sekian banyak masyarakat Berau yang telah sukses mengembangkan industri rumahan pengolahan terasi udang. Bukan sekadar mengolah, pria yang akrab disapa Nafi ini juga langsung melakukan pengemasan untuk meningkatkan nilai jual terasi udang olahannya.

Kini, terasi udang olahan Nafi sudah menjadi salah satu buah tangan andalan Berau yang banyak diincar wisatawan.

Nafi mengaku, terasi udang yang dia produksinya sebenarnya baru empat bulan berjalan. Untuk memastikan kualitasnya, seluruh proses pengolahannya dilakukannya sendiri bersama sang istri di kediamannya di Kecamatan Tabalar. Mulai dari proses fermentasi hingga pengemasannya.

“Semua proses kita lakukan sendiri. Tapi mungkin untuk ke depannya, jika sudah bisa memproduksi banyak, akan kita tambah orang untuk membantu,” katanya saat mengikuti Abut Banua Festival di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, untuk membuat terasi yang berkualitas dan bisa bertahan lama, harus dimulai dengan pemilihan bahan udang yang segar dan berkualitas, langsung dari nelayan. Selanjutnya udang dicampur garam dan diaduk merata, sebelum disimpan dalam wadah khusus.

“Pencampuran garam ini disebut fermentasi. Setelah satu minggu barulah hasil fermentasi ini disangrai hingga kering,” jelasnya.

Dengan cita rasa yang khas, terasi udang olahan ayah tiga anak ini tak pernah sepi pesanan. Dengan sistem pemasaran yang memanfaatkan media sosial, terasi udang olahan pria kelahiran Berau, 8 Februari 1985 ini, sudah banyak dipasarkan di kios-kios rekanannya yang berada di beberapa kecamatan.

“Alhamdulillah, saat ini terasi udang yang kami olah sudah diterima masyarakat. Pengiriman keluar daerah juga sudah kami lakukan seperti ke Samarinda,” ungkapnya.

Warna terasi produksinya memang lebih gelap. Sebab dirinya tak menggunakan pewarna dalam pengolahannya.

“Motivasi awal saya memang ingin memaksimalkan berlimpahnya hasil laut kita, supaya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga dengan membuat terasi,” katanya.

“Yang tak kalah penting, terasi udang yang kami olah juga banyak dijadikan oleh-oleh khas Berau yang dibawa masyarakat maupun wisatawan,” pungkasnya. (udi) 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:38

PPP dan Gerindra Membantah

TANJUNG REDEB – Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28

Pengungsi asal Sigi Diterima di SMPN 3

RATUSAN korban bencana asal Donggala, Sigi dan Palu, sudah berada di Kabupaten Berau untuk mengungsi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26

Tak Punya Pelatih, Atlet Berlatih Mandiri

Walau belum memiliki pelatih profesional, atlet-atlet dansa Berau tetap tak ingin menjadi penggembira…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:33

NM Bantah Semua Tuduhan

TANJUNG REDEB – NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang dilaporkan telah meminta…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .