MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 11 Oktober 2017 10:08
Karhutla Masih Menghantui, Polisi Perketat Pengawasan
KEBIASAAN: Kebakaran hutan dan lahan terus mengancam wilayah di pesisir selatan Berau. Untuk itu, Polsek Talisayan mengimbau agar warga tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menghantui di wilayah pesisir selatan Berau. Pembukaan lahan yang masif hingga pengujung 2017, membuat ancaman karhutla patut diwaspadai.

Untuk itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Talisayan pun kian ketat mengawasi warga yang hendak membuka lahan dengan cara dibakar. Kapolsek
Talisayan Iptu Faisal Hamid mengatakan, telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan karhutla. (lihat grafis)

 “Pemetaan sudah kami lakukan, dari 21 perkampungan di tiga kecamatan yang masuk wilayah hukum Polsek Talisayan. 12 di antaranya terindikasi kerawanannya terjadi karhutla,” katanya kepada Berau Post, Selasa (10/10).

Ia menerangkan, kebiasaan masyarakat yang membuka lahan dengan cara dibakar sulit untuk dihilangkan. Selain karena tradisi yang dilakukan secara turun-temurun, faktor ekonomi menjadi penyebabnya. Pasalnya, warga yang membuka lahan dengan cara dibakar termasuk dalam golongan menengah ke bawah.

 “Susah dihilangkan kebiasaan masyarakat. Ketika dilarang dan akan ditindak, jika melakukannya, mereka malah sembunyi-sembunyi melakukannya,” ujarnya. “Dan sangat tidak memungkinkan mengawasi petani begitu banyaknya dalam 24 jam,” sambungnya.

Menurut dia, sistem pengelolaan atau pembukaan hutan atau lahan pertanian maupun perkebunan dengan cara dibakar harus dihentikan. Karena dampaknya akan menganggu lingkungan dan kesehatan masyarakat. Seperti tragedi kabut asap yang terjadi 2015 silam.

Namun, kepolisian ujarnya tidak sekadar melarang. Pihaknya juga turut memikirkan solusi.  Nah, solusi yang coba ditawarkan adalah dengan bekerja sama pihak lain dalam mengelola hutan atau perkebunan.

“Kalau tidak ada solusi diberikan, peraturan pun mereka langgar. Karena itu mata pencaharian mereka. Jadi, pemerintah bisa meminta bantuan perusahaan untuk membantu pembukaan hutan dan lahan untuk pertanian maupun perkebunan. Ya bisa dibilang kontribusi,” sarannya.

Ketika sudah ada bantuan dari pemerintah, pihaknya akan menindak tegas pelaku kebakaran hutan. Karena sudah tidak ada alasan lagi untuk mengancam kesalamatan lingkungan juga orang lain.  “Saya serba salah. Tapi karena peraturan ya tetap kami tindak jika kedapatan. Siapapun itu,” tegasnya.

Dirinya mengimbau, agar masyarakat yang akan melakukan pembukaan lahan dapat melihat dampak lingkungan sekitar. “JIka ingin membakar seperlunya, dilakukan secara bertahap. Setidaknya diperhitungkan tidak akan terjadi dampak negatif,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 11:48

Talisayan Aktifkan Ronda Malam

TALISAYAN – Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, perlu kesadaran warga dalam menggalakkan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Tegaskan Larangan Miras dan Judi

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, melarang keras adanya aktivitas perjudian maupun penjualan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Hari Ini, Sidang Darsi Digelar

TANJUNG REDEB – Persidangan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa Darsi (65) warga Karang…

Kamis, 22 Februari 2018 11:45

Rutan Perketat Pemeriksaan untuk Pembesuk

TANJUNG REDEB - Untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang, seperti narkotika, Rumah Tahanan Negara…

Kamis, 22 Februari 2018 11:44

Anggaran Terbatas, Jalan Murjani IV Belum Tuntas

SEJAK tiga tahun lalu, pembangunan Jalan Dr Murjani IV, Kelurahan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, tak…

Rabu, 21 Februari 2018 13:24

Warga Teluk Sulaiman Sudah Tinggalkan “WC Terbang”

BIDUKBIDUK – Selain memaksimalkan alokasi dana kampung (ADK) untuk peningkatan infrastruktur,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:23

Minimalisasi Kawasan Kumuh, Tiga RT Kelurahan Gayam Jadi Sasaran Program Kotaku

TANJUNG REDEB – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) oleh Dinas Perumahan Berau, dipastikan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:12

Kelambu Bisa Cegah Malaria

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, telah membagikan 4.000 kelambu kepada warga Kecamatan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:10

Usulkan HAKI Produk IKM Berau

TANJUNG REDEB - Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Rabu, 21 Februari 2018 13:03

Ban Kecil Rawan Kecelakaan

PERINGATAN bagi pengendara yang ingin memodifikasi sepeda motor. Jangan abaikan standar keselamatan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .