MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 11 Oktober 2017 10:08
Karhutla Masih Menghantui, Polisi Perketat Pengawasan
KEBIASAAN: Kebakaran hutan dan lahan terus mengancam wilayah di pesisir selatan Berau. Untuk itu, Polsek Talisayan mengimbau agar warga tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menghantui di wilayah pesisir selatan Berau. Pembukaan lahan yang masif hingga pengujung 2017, membuat ancaman karhutla patut diwaspadai.

Untuk itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Talisayan pun kian ketat mengawasi warga yang hendak membuka lahan dengan cara dibakar. Kapolsek
Talisayan Iptu Faisal Hamid mengatakan, telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan karhutla. (lihat grafis)

 “Pemetaan sudah kami lakukan, dari 21 perkampungan di tiga kecamatan yang masuk wilayah hukum Polsek Talisayan. 12 di antaranya terindikasi kerawanannya terjadi karhutla,” katanya kepada Berau Post, Selasa (10/10).

Ia menerangkan, kebiasaan masyarakat yang membuka lahan dengan cara dibakar sulit untuk dihilangkan. Selain karena tradisi yang dilakukan secara turun-temurun, faktor ekonomi menjadi penyebabnya. Pasalnya, warga yang membuka lahan dengan cara dibakar termasuk dalam golongan menengah ke bawah.

 “Susah dihilangkan kebiasaan masyarakat. Ketika dilarang dan akan ditindak, jika melakukannya, mereka malah sembunyi-sembunyi melakukannya,” ujarnya. “Dan sangat tidak memungkinkan mengawasi petani begitu banyaknya dalam 24 jam,” sambungnya.

Menurut dia, sistem pengelolaan atau pembukaan hutan atau lahan pertanian maupun perkebunan dengan cara dibakar harus dihentikan. Karena dampaknya akan menganggu lingkungan dan kesehatan masyarakat. Seperti tragedi kabut asap yang terjadi 2015 silam.

Namun, kepolisian ujarnya tidak sekadar melarang. Pihaknya juga turut memikirkan solusi.  Nah, solusi yang coba ditawarkan adalah dengan bekerja sama pihak lain dalam mengelola hutan atau perkebunan.

“Kalau tidak ada solusi diberikan, peraturan pun mereka langgar. Karena itu mata pencaharian mereka. Jadi, pemerintah bisa meminta bantuan perusahaan untuk membantu pembukaan hutan dan lahan untuk pertanian maupun perkebunan. Ya bisa dibilang kontribusi,” sarannya.

Ketika sudah ada bantuan dari pemerintah, pihaknya akan menindak tegas pelaku kebakaran hutan. Karena sudah tidak ada alasan lagi untuk mengancam kesalamatan lingkungan juga orang lain.  “Saya serba salah. Tapi karena peraturan ya tetap kami tindak jika kedapatan. Siapapun itu,” tegasnya.

Dirinya mengimbau, agar masyarakat yang akan melakukan pembukaan lahan dapat melihat dampak lingkungan sekitar. “JIka ingin membakar seperlunya, dilakukan secara bertahap. Setidaknya diperhitungkan tidak akan terjadi dampak negatif,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 09:01
BREAKING NEWS

Pastikan Pasokan Listrik Aman, Najemuddin Cek ke PLTU Lati

TANJUNG REDEB - Untuk memastikan pasokan listrik aman atau tidak terjadi gangguan di PLTU Lati, Direktur…

Jumat, 15 Juni 2018 08:38
BREAKING NEWS

Toleransi Beragama, Halaman Gereja Dipakai Parkir Kendaraan Jamaah Salat Idulfitri

TANJUNG REDEB - Kepadatan salat Idulfitri di Masjid Agung Baitul Hikmah, Jumat (15/6), membuat lahan…

Kamis, 14 Juni 2018 14:04
Kampung Tembudan Kenalkan Gua Luang Subuyan

YESS..!! Gua Ini Eksotis Banget, Lebaran Ini Dibuka untuk Umum

BATU PUTIH - Potensi objek wisata di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih seperti tak ada habisnya.…

Kamis, 14 Juni 2018 14:02

Perlu Lembaga Tangani Pengguna Lem

TANJUNG REDEB – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau Iramsyah menyatakan, hingga…

Kamis, 14 Juni 2018 14:00

Siagakan 27 Personel Amankan Permukiman

TANJUNG REDEB – Menjelang Hari Raya Idulfitri, upaya pengamanan wilayah mulai digencarkan Polsek…

Kamis, 14 Juni 2018 13:59

Satu Damkar Bakal Disiagakan di Talisayan

TANJUNG REDEB - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memastikan akan melakukan penambahan…

Rabu, 13 Juni 2018 12:19

Sampah Bernilai Ekonomi

TANJUNG REDEB - Program Bank Sampah yang dijalankan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau,…

Rabu, 13 Juni 2018 12:17

Kuota Elpiji Ditambah 12 Ribu Tabung

TANJUNG REDEB - Dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan pemakaian gas elpiji 3 kg jelang Idulfitri…

Rabu, 13 Juni 2018 12:15

Kendaraan Besar Paksa lewat Jembatan Bujangga, Dishub Ancam Tarik KIR Kendaraan

TANJUNG REDEB - Kembali rusaknya portal Jembatan Bujangga, membuat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 13 Juni 2018 12:14

Berau Targetkan 30.000 Kunjungan Wisatawan

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .