MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 12 Oktober 2017 09:56
Ciptakan 242 Pantun, Tak Pernah Mengharap Bayaran

Upaya Syakhran Melestarikan Kesenian Tradisional Berau

BERJIWA SENI: Syakhran ketika mengajari anak didiknya memainkan alat musik, Rabu (11/10).

PROKAL.CO, Usianya tak muda lagi. Tapi semangat Syakhran untuk menularkan ilmu seninya kepada anak-anak didiknya di SMP 9 Berau, tak perlu diragukan lagi.

 

SINJA LUKY,  Tanjung Redeb

 

DITEMUI di sela-sela kesibukannya sebagai pengajar di SMP 9 Berau, Rabu (11/10) siang, Syakhran terlihat membereskan peralatan musik yang baru saja digunakan anak didiknya. Baginya, menjadi guru bukan sekadar mengajar, tapi juga menyalurkan hobi yang dimiliki.

Sejak kecil, bapak lima anak ini memang hobi memainkan alat musik. Mulai gitar, biola, gamelan, drum hingga seruling. Memang sewaktu masih menjadi pelajar, Syakhran sangat hobi menonton pertunjukan seni musik.

“Jadi saya bisa bermain alat musik ini bukan karena les musik, tapi otodidak. Karena juga sering melihat teman bermain musik, jadi saya ikut untuk mencoba. Alhamdulillah banyak alat musik yang bisa saya mainkan,” ungkapnya.

Tak hanya musik, Syakhran juga sangat gemar dan turut mendalami seni tari. Terutama tari-tarian yang berasal dari Bumi Batiwakkal. Seperti tari Jepen,  Memanda, Dalling hingga tari Rudat sudah dikuasainya.

Bagi guru kelahiran Berau, 2 Maret 1969 ini, melestarikan budaya jadi tujuan utama, bukan soal penghargaan atau prestasi yang harus didapatkan.

“Saya pernah bilang ke anak murid saya, bahwa saat tampil di atas panggung tidak perlu mengharap honor atau juara. Yang penting kita bisa memperlihatkan kepada masyarakat luar kalau budaya Berau tidak kalah menarik dengan budaya lainnya,” ujarnya.

Di bidang seni peran, pria yang juga aktif dalam Teater Memanda ini juga sering menghiasi layar kaca di stasiun TV lokal. Tampil dengan genre komedi maupun membawakan pantun di layar kaca, membuatnya cukup dikenal masyarakat Bumi Batiwakkal. Bahkan, Syakhran mengaku sudah menciptakan sebanyak 242 pantun berbahasa Berau yang kerap dibawakannya saat tampil di berbagai kesempatan. 

“Sebagai orang Berau, saya memang harus mencintai budaya sendiri. Jangan sampai lagu atau tarian yang kita miliki diakui orang lain. Karena itu, saya sangat senang jika ada anak muda yang ingin belajar menari atau bermain musik khas Berau. Dan dengan senang hati saya akan mengajarkannya,” pungkas pria yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Redeb ini. (udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:35

Bayang-Bayang Kekerasan terhadap Perempuan

DI tengah gencarnya beberapa pihak memperjuangkan kesetaraan gender secara nasional, tampaknya belum…

Jumat, 20 April 2018 00:28

Maksimalkan Pajak Daerah dari THM

TANJUNG REDEB – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Pemkab Berau dipimpin Wakil Bupati…

Jumat, 20 April 2018 00:27

Soal Pengecatan Pasar yang Mendahului Proyek, Bupati: Itu Menyalahi Aturan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram memastikan akan melakukan evaluasi dalam jajaran Dinas Perindustrian…

Jumat, 20 April 2018 00:26

Pendanaan dari Tiga Sumber

PELAKSANAAN Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kaltim pada Mei 2018 nanti, sudah kian…

Jumat, 20 April 2018 00:24

OPD Butuh Pendampingan TP4D

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Syarifatul Syadiah, menyayangkan…

Kamis, 19 April 2018 12:45

Dinas dan UPT Tak Sinkron

TELUK BAYUR – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau Wiyati,…

Kamis, 19 April 2018 12:42

DPT Berau Berkurang

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT)…

Kamis, 19 April 2018 12:38

Tiap Tahun Rusak, Tiap Tahun Diperbaiki

TANJUNG REDEB – Unsur Pimpinan DPRD, meminta Pemkab Berau membuat regulasi baru untuk mengatur…

Rabu, 18 April 2018 18:51

PPRA 57 Rencanakan Seminar Demokrasi

JAKARTA – Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 57 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)…

Rabu, 18 April 2018 12:24

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Umat Islam Lebih Feminin

JAKARTA – Imam Besar Masjid Istiqlal Prof DR KH Nasaruddin Umar MA mengajak umat Islam lebih feminin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .