MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 12 Oktober 2017 09:56
Ciptakan 242 Pantun, Tak Pernah Mengharap Bayaran

Upaya Syakhran Melestarikan Kesenian Tradisional Berau

BERJIWA SENI: Syakhran ketika mengajari anak didiknya memainkan alat musik, Rabu (11/10).

PROKAL.CO, Usianya tak muda lagi. Tapi semangat Syakhran untuk menularkan ilmu seninya kepada anak-anak didiknya di SMP 9 Berau, tak perlu diragukan lagi.

 

SINJA LUKY,  Tanjung Redeb

 

DITEMUI di sela-sela kesibukannya sebagai pengajar di SMP 9 Berau, Rabu (11/10) siang, Syakhran terlihat membereskan peralatan musik yang baru saja digunakan anak didiknya. Baginya, menjadi guru bukan sekadar mengajar, tapi juga menyalurkan hobi yang dimiliki.

Sejak kecil, bapak lima anak ini memang hobi memainkan alat musik. Mulai gitar, biola, gamelan, drum hingga seruling. Memang sewaktu masih menjadi pelajar, Syakhran sangat hobi menonton pertunjukan seni musik.

“Jadi saya bisa bermain alat musik ini bukan karena les musik, tapi otodidak. Karena juga sering melihat teman bermain musik, jadi saya ikut untuk mencoba. Alhamdulillah banyak alat musik yang bisa saya mainkan,” ungkapnya.

Tak hanya musik, Syakhran juga sangat gemar dan turut mendalami seni tari. Terutama tari-tarian yang berasal dari Bumi Batiwakkal. Seperti tari Jepen,  Memanda, Dalling hingga tari Rudat sudah dikuasainya.

Bagi guru kelahiran Berau, 2 Maret 1969 ini, melestarikan budaya jadi tujuan utama, bukan soal penghargaan atau prestasi yang harus didapatkan.

“Saya pernah bilang ke anak murid saya, bahwa saat tampil di atas panggung tidak perlu mengharap honor atau juara. Yang penting kita bisa memperlihatkan kepada masyarakat luar kalau budaya Berau tidak kalah menarik dengan budaya lainnya,” ujarnya.

Di bidang seni peran, pria yang juga aktif dalam Teater Memanda ini juga sering menghiasi layar kaca di stasiun TV lokal. Tampil dengan genre komedi maupun membawakan pantun di layar kaca, membuatnya cukup dikenal masyarakat Bumi Batiwakkal. Bahkan, Syakhran mengaku sudah menciptakan sebanyak 242 pantun berbahasa Berau yang kerap dibawakannya saat tampil di berbagai kesempatan. 

“Sebagai orang Berau, saya memang harus mencintai budaya sendiri. Jangan sampai lagu atau tarian yang kita miliki diakui orang lain. Karena itu, saya sangat senang jika ada anak muda yang ingin belajar menari atau bermain musik khas Berau. Dan dengan senang hati saya akan mengajarkannya,” pungkas pria yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Redeb ini. (udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Yudha: Saya Pikir Itu Ranahnya DLHK

TANJUNG REDEB – Jalan Diponegoro dikeluhkan warga, lantaran berdebu dan membuat tidak nyaman untuk…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Dokter di Pulau Derawan Kosong, Akibat Kontrak Tahunan

PULAU DERAWAN – Masyarakat di Pulau Derawan tampaknya harus bersabar mendapat pelayanan kesehatan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

TANJUNG REDEB – Angin kencang disertai hujan lebat diprediksi terjadi hingga akhir bulan ini.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:28

Adu Peruntungan di Badai Politik

TANJUNG REDEB – 2018 tepat disebut sebagai tahun politik. Atmosfernya tidak hanya dirasakan oleh…

Jumat, 19 Januari 2018 11:44

Satu Parpol Penuhi Syarat, Lainnya Proses Perbaikan

TANJUNG REDEB - Sebagaimana mandat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2017, KPU Berau…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Pencegahan untuk Wabah Difteri, Vaksin Sangat Menentukan

TANJUNG REDEB – Beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terjangkit wabah penyakit difteri.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:42

2017, Klaim JKK Naik Signifikan, Tanda Kurang Baik Penerapan K3

TANJUNG REDEB - Jumlah klaim santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan peserta, di wilayah kerja…

Jumat, 19 Januari 2018 11:41

Tunggu Usulan dari Provinsi, Disbudpar Optimistis Penetapan KEK Maratua

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, optimistis tahun 2018, dapat mewujudkan…

Kamis, 18 Januari 2018 00:28

Masih Aman, Difteri Terus Diwaspadai

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai…

Kamis, 18 Januari 2018 00:07

COP Bakal Lepasliarkan 5 Orangutan

KELAY – Keberadaan Orangutan di sekitar Hutan Lindung Lesan, Kecamatan Kelay kian hari semakin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .