MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 12 Oktober 2017 09:56
Ciptakan 242 Pantun, Tak Pernah Mengharap Bayaran

Upaya Syakhran Melestarikan Kesenian Tradisional Berau

BERJIWA SENI: Syakhran ketika mengajari anak didiknya memainkan alat musik, Rabu (11/10).

PROKAL.CO, Usianya tak muda lagi. Tapi semangat Syakhran untuk menularkan ilmu seninya kepada anak-anak didiknya di SMP 9 Berau, tak perlu diragukan lagi.

 

SINJA LUKY,  Tanjung Redeb

 

DITEMUI di sela-sela kesibukannya sebagai pengajar di SMP 9 Berau, Rabu (11/10) siang, Syakhran terlihat membereskan peralatan musik yang baru saja digunakan anak didiknya. Baginya, menjadi guru bukan sekadar mengajar, tapi juga menyalurkan hobi yang dimiliki.

Sejak kecil, bapak lima anak ini memang hobi memainkan alat musik. Mulai gitar, biola, gamelan, drum hingga seruling. Memang sewaktu masih menjadi pelajar, Syakhran sangat hobi menonton pertunjukan seni musik.

“Jadi saya bisa bermain alat musik ini bukan karena les musik, tapi otodidak. Karena juga sering melihat teman bermain musik, jadi saya ikut untuk mencoba. Alhamdulillah banyak alat musik yang bisa saya mainkan,” ungkapnya.

Tak hanya musik, Syakhran juga sangat gemar dan turut mendalami seni tari. Terutama tari-tarian yang berasal dari Bumi Batiwakkal. Seperti tari Jepen,  Memanda, Dalling hingga tari Rudat sudah dikuasainya.

Bagi guru kelahiran Berau, 2 Maret 1969 ini, melestarikan budaya jadi tujuan utama, bukan soal penghargaan atau prestasi yang harus didapatkan.

“Saya pernah bilang ke anak murid saya, bahwa saat tampil di atas panggung tidak perlu mengharap honor atau juara. Yang penting kita bisa memperlihatkan kepada masyarakat luar kalau budaya Berau tidak kalah menarik dengan budaya lainnya,” ujarnya.

Di bidang seni peran, pria yang juga aktif dalam Teater Memanda ini juga sering menghiasi layar kaca di stasiun TV lokal. Tampil dengan genre komedi maupun membawakan pantun di layar kaca, membuatnya cukup dikenal masyarakat Bumi Batiwakkal. Bahkan, Syakhran mengaku sudah menciptakan sebanyak 242 pantun berbahasa Berau yang kerap dibawakannya saat tampil di berbagai kesempatan. 

“Sebagai orang Berau, saya memang harus mencintai budaya sendiri. Jangan sampai lagu atau tarian yang kita miliki diakui orang lain. Karena itu, saya sangat senang jika ada anak muda yang ingin belajar menari atau bermain musik khas Berau. Dan dengan senang hati saya akan mengajarkannya,” pungkas pria yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Redeb ini. (udi)

 


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:13

Pelaksana Proyek Jadi Tersangka

TANJUNG REDEB – Setelah sekitardua tahun lebih kasus dugaan korupsi pengadaan kapal pariwisata…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:12

Angkutan Peti Kemas Disebut Merusak Jalan

TANJUNG REDEB – Melintas di Jalan H Isa III, kini tak senyaman beberapa bulan lalu. Pasalnya,…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:09

Berau Post Sabet Best Infografis JPG Award

TANJUNG REDEB – Berau Post kembali meraih penghargaan bergengsi di Jawa Pos Group (JPG) Award.…

Senin, 23 Oktober 2017 10:24

Dendam Terbalaskan di Rumah Duka

SAMBALIUNG – Setelah memendam rasa cemburu terhadap Bahar (55) warga Km 2 Jalan Raya Bangun Lama,…

Senin, 23 Oktober 2017 10:22

Segera Buat SOP Penyelaman

TANJUNG REDEB – Menuntaskan permasalahan pariwisata Berau, tak hanya dilakukan untuk di darat.…

Senin, 23 Oktober 2017 10:21

Berau Masuk Perlintasan Kereta Api

TANJUNG REDEB – Permudah akses darat ke beberapa daerah di Kalimantan, Kementerian Perhubungan…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:31

Wabup: Jangan Buat Kapok Wisatawan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, terus berpaya menata pariwisata di Bumi Batiwakkal.…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:29

Ditarget Selesai Malam Ini

TANJUNG REDEB – Pemeliharaan boiler unit III pada  Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati,…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:11

Jadi Arang usai Bakar Arang

SAMBALIUNG – Insiden kebakaran kembali terjadi. Bahkan kebakaran yang terjadi kemarin (21/10),…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:04

Tunggu Surat Pengunduran Diri Junaidi

PILIHAN Kepala Kampung Sambakungan Ahmad Junaidi yang berencana menanggalkan jabatannya dan memilih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .