MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 12 Oktober 2017 09:59
181 Calon Rebutkan 55 Kursi

32 Petahana Ramaikan Putaran Kedua Pilkakam 2017

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) serentak 2017 yang dilaksanakan di 55 kampung, memasuki babak baru. Setelah melewati putaran pertama pada Selasa (10/10), kini tersisa 181 calon kepala kampung yang akan bertarung memperebutkan 55 kursi kepala kampung.

Pada pilkakam serentak tahun ini, tetap banyak diikuti calon petahana. Disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau Ilyas Natsir, sebelumnya sebanyak 33 orang calon petahana mendaftar dan dinyatakan lolos tahapan verifikasi.

“Tapi sekarang tersisa 32 orang petahana. Hanya satu yang gagal ke tahap selanjutnya, itu Yunus, petahana dari Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah,” ungkapnya saat diwawancara Berau Post  di ruang kerjanya, kemarin (11/10).

Bahkan, lanjut Ilyas yang didampingi stafnya Syarifuddin Noor, pada tahap verifikasi berkas, ada tiga calon petahanan yang gagal lolos. Yakni

Imam Supriadi mantan Kakam Eka Sapta, Komala Kuntas mantan Kakam Tubaan dan Lakkay mantan Kakam Long Suluy.

Ketiganya gagal lolos karena persoalan ijazah yang tidak sesuai. “Mereka menganggap masih menggunakan aturan lama, di mana dengan menggunakan ijazah SD saja sudah bisa mencalonkan menjadi kakam. Kalau sekarang kan ada aturannya sesuai Peraturan Daerah 5/2017 tentang pemilihan kepala kampung yang mewajibkan seluruh calon kakam setidaknya memiliki pendidikan terakhir SMP/sederajat,” ujarnya.

Sementara itu, calon kakam yang mendaftar juga digugurkan beberapa aturan lainnya, seperti Sem di Kampung Long Suluy yang tidak memenuhi syarat sebagaimana Perda 5/2017 pasal 3w huruf (e). Aturan itu menyebutkan batas usia paling rendah saat mendaftar sebagai calon kepala kampung ialah 25 tahun. Sementara usia Sem saat mendaftar masih di bawah 25 tahun.

Berbeda dengan Sumiyati bakal calon dari Kampung Pesayan dan Ibrahim dari Kasai, dinyatakan gagal lolos verifikasi karena keduanya belum genap satu tahun tinggal di wilayah pemilihannya. “Persyaratan yang ada dalam Perbup itu, calon kakam mencantumkan minimal satu tahun pernah atau tinggal di kampung tersebut dengan diperkuat surat keterangan RT setempat,” jelas Ilyas.

Menurut Ilyas, pelaksanaan pilkakam serentak tahun ini relatif lebih kondusif. Dalam pengamatan pihaknya, hingga kemarin belum ditemukan penggelar pelaksanaan pilkakam yang berpotensi memicu konflik.

“Sejauh ini aman, tidak ada yang kami anggap rawan. Walau sempat ada yang menyebut kalau ada daerah tertentu rawan konflik, tapi hasilnya aman-aman aja,” ungkapnya.

Berbagai langkah pun bakal dilakukan pihaknya untuk terus meredam kemungkinan munculnya konflik. Salah satunya pelaksanaan deklarasi damai yang akan dilaksanakan di Balai Mufakat pada Selasa (17/10) nanti.

Terkait persiapan pelaksanaan Pilkakam Serentak 2017 pun terus mereka siapkan, seperti halnya surat suara lain sebagainya. “Untuk lembar suara akan kami kirim setidaknya dua atau tiga hari sebelum pemilihan. Nantinya penjagaan lembar suara akan dibantu oleh pihak kepolisian di setiap wilayah,” pungkasnya. (sam/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:31

Mengaku Panggilan Hati, Kian Mempertebal Iman

Rumah ibadah seperti masjid adalah tempat suci bagi umat Islam. Maka harus dibuat nyaman. Ya, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Yudha: Saya Pikir Itu Ranahnya DLHK

TANJUNG REDEB – Jalan Diponegoro dikeluhkan warga, lantaran berdebu dan membuat tidak nyaman untuk…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Dokter di Pulau Derawan Kosong, Akibat Kontrak Tahunan

PULAU DERAWAN – Masyarakat di Pulau Derawan tampaknya harus bersabar mendapat pelayanan kesehatan.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Pencegahan untuk Wabah Difteri, Vaksin Sangat Menentukan

TANJUNG REDEB – Beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terjangkit wabah penyakit difteri.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:41

Tunggu Usulan dari Provinsi, Disbudpar Optimistis Penetapan KEK Maratua

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, optimistis tahun 2018, dapat mewujudkan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:39

Menikmati, Jadikan Mengurus Masjid sebagai Hobi

Kesukaan setiap orang memang berbeda-beda. Seperti halnya Muhammad Ramli, yang sangat menyukai kesehariannya…

Kamis, 18 Januari 2018 00:28

Masih Aman, Difteri Terus Diwaspadai

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai…

Kamis, 18 Januari 2018 00:06

Buat Suasana Masjid Senyaman Mungkin

Membangun dan memenuhi fasilitas masjid, hampir semuanya dilakukan oleh pengurus masjid. Ha itu untuk…

Rabu, 17 Januari 2018 11:57

Rangkap Ketua Irma, Senang Melihat Masjid Ramai

Walau memiliki banyak kesibukan, Marten tetap melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya sebagai…

Rabu, 17 Januari 2018 11:54

BPJS Ketenagakerjaan Belum Terima Laporan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Berau, belum menerima laporan kecelakaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .