MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 12 Oktober 2017 09:59
181 Calon Rebutkan 55 Kursi

32 Petahana Ramaikan Putaran Kedua Pilkakam 2017

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) serentak 2017 yang dilaksanakan di 55 kampung, memasuki babak baru. Setelah melewati putaran pertama pada Selasa (10/10), kini tersisa 181 calon kepala kampung yang akan bertarung memperebutkan 55 kursi kepala kampung.

Pada pilkakam serentak tahun ini, tetap banyak diikuti calon petahana. Disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau Ilyas Natsir, sebelumnya sebanyak 33 orang calon petahana mendaftar dan dinyatakan lolos tahapan verifikasi.

“Tapi sekarang tersisa 32 orang petahana. Hanya satu yang gagal ke tahap selanjutnya, itu Yunus, petahana dari Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah,” ungkapnya saat diwawancara Berau Post  di ruang kerjanya, kemarin (11/10).

Bahkan, lanjut Ilyas yang didampingi stafnya Syarifuddin Noor, pada tahap verifikasi berkas, ada tiga calon petahanan yang gagal lolos. Yakni

Imam Supriadi mantan Kakam Eka Sapta, Komala Kuntas mantan Kakam Tubaan dan Lakkay mantan Kakam Long Suluy.

Ketiganya gagal lolos karena persoalan ijazah yang tidak sesuai. “Mereka menganggap masih menggunakan aturan lama, di mana dengan menggunakan ijazah SD saja sudah bisa mencalonkan menjadi kakam. Kalau sekarang kan ada aturannya sesuai Peraturan Daerah 5/2017 tentang pemilihan kepala kampung yang mewajibkan seluruh calon kakam setidaknya memiliki pendidikan terakhir SMP/sederajat,” ujarnya.

Sementara itu, calon kakam yang mendaftar juga digugurkan beberapa aturan lainnya, seperti Sem di Kampung Long Suluy yang tidak memenuhi syarat sebagaimana Perda 5/2017 pasal 3w huruf (e). Aturan itu menyebutkan batas usia paling rendah saat mendaftar sebagai calon kepala kampung ialah 25 tahun. Sementara usia Sem saat mendaftar masih di bawah 25 tahun.

Berbeda dengan Sumiyati bakal calon dari Kampung Pesayan dan Ibrahim dari Kasai, dinyatakan gagal lolos verifikasi karena keduanya belum genap satu tahun tinggal di wilayah pemilihannya. “Persyaratan yang ada dalam Perbup itu, calon kakam mencantumkan minimal satu tahun pernah atau tinggal di kampung tersebut dengan diperkuat surat keterangan RT setempat,” jelas Ilyas.

Menurut Ilyas, pelaksanaan pilkakam serentak tahun ini relatif lebih kondusif. Dalam pengamatan pihaknya, hingga kemarin belum ditemukan penggelar pelaksanaan pilkakam yang berpotensi memicu konflik.

“Sejauh ini aman, tidak ada yang kami anggap rawan. Walau sempat ada yang menyebut kalau ada daerah tertentu rawan konflik, tapi hasilnya aman-aman aja,” ungkapnya.

Berbagai langkah pun bakal dilakukan pihaknya untuk terus meredam kemungkinan munculnya konflik. Salah satunya pelaksanaan deklarasi damai yang akan dilaksanakan di Balai Mufakat pada Selasa (17/10) nanti.

Terkait persiapan pelaksanaan Pilkakam Serentak 2017 pun terus mereka siapkan, seperti halnya surat suara lain sebagainya. “Untuk lembar suara akan kami kirim setidaknya dua atau tiga hari sebelum pemilihan. Nantinya penjagaan lembar suara akan dibantu oleh pihak kepolisian di setiap wilayah,” pungkasnya. (sam/udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:38

PPP dan Gerindra Membantah

TANJUNG REDEB – Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28

Pengungsi asal Sigi Diterima di SMPN 3

RATUSAN korban bencana asal Donggala, Sigi dan Palu, sudah berada di Kabupaten Berau untuk mengungsi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26

Tak Punya Pelatih, Atlet Berlatih Mandiri

Walau belum memiliki pelatih profesional, atlet-atlet dansa Berau tetap tak ingin menjadi penggembira…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:25

Semua Atlet Menetap di Samarinda

Melihat performa dan hasil pada pra-porprov tahun lalu di Samarinda. Pengurus Petanque Berau optimistis…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tolak Ikan Hasil Bom untuk Sejahterakan Nelayan

Memerangi penggunaan bom untuk menangkap ikan akan sia-sia jika masyarakat masih membeli ikan hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .