MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 12 Oktober 2017 10:02
Siswa Dilarang Bawa Motor, Orangtua Protes
TAK SEPENDAPAT: Penerapan larangan membawa kendaraan ke sekolah oleh Pemerintah Kecamatan Talisayan, diprotes orangtua murid.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Diterapkannya larangan membawa kendaraan seperti sepeda motor oleh siswa-siswi ke sekolah bagi yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) oleh Pemerintah Kecamatan Talisayan, menuai protes dari orangtua murid.

Larangan yang dituangkan ke dalam surat keputusan (SK) Camat Talisayan Nomor: 300/1094/TRANTIB/VI/2017 tersebut dianggap aturan tanpa solusi.

Noor (32), orangtua salah satu murid SMA di Kecamatan Talisayan, mengaku tidak keberatan dengan aturan tersebut. Malah ia menilai, larangan membawa kendaraan sendiri ke sekolah merupakan langkah yang tepat. Selain untuk meminimalisir kecelakaan, juga melanggar aturan lalulintas.

“Saya tidak keberatan jika diterapkan. Karena memang aturannya begitu, setiap orang yang tidak memiliki SIM tidak diperbolehkan mengendarai sepeda motor. Apalagi banyak anak-anak yang melakukan pelanggaran dan bahkan kecelakaan,” katanya saat berbincang dengan Berau Post, Rabu (11/10).

Namun yang disayangkannya, larangan yang diperlakukan tidak dibarengi dengan solusi. Seharusnya, kata dia, sebelum pemerintah kecamatan memberlakukan larangan tersebut, harus ada alternatif solusi atau alat transportasi yang disediakan pemerintah.

“Masalahnya jarak tempat anak kami bersekolah itu jauh sekali dari rumah. Sementara kami bekerja di perusahaan. Berangkat gelap, pulangnya juga gelap. Kalau dekat saja, saya belikan sepeda untuk berangkat sekolah,” keluhnya.

Untuk mengupahkan orang, kata dia, juga mahal. “Bensin untuk pulang-pergi saja sudah berapa. Belum lagi membayar pengantarnya. Belum tentu pengantarnya mau menunggu hingga pulang. Pasti mereka kembali ke rumah dulu. Itu kan buang-buang bahan bakar,” ujarnya.

“Jika dihitung-hitung, biayanya berkisar seratus ribu sehari,” sambungnya.

Sobirin, orangtua murid lainnya juga mengatakan hal serupa. Ia beralasan, membelikan sepeda motor untuk anak perempuannya yang belum berusia 17 tahun itu, agar tidak terlambat sekolah dan mengirit pengeluaran.

“Kalau mereka menerapkan dan mau mengantar jemput anak kami, tidak masalah. Saya ke kebun itu bisa tiga hari bahkan lebih. Ya untuk menghemat pengeluaran. Karena, lokasi kebun saya sangat jauh. Mau suruh istri saya ngantar, tidak bisa naik motor,” kesalnya.

Menurutnya, aturan yang diberlakukan pemerintah kecamatan terlalu terburu-buru. “Semestinya sebelum larangan diterapkan, pemerintah kecamatan harus menyediakan solusi. Seperti mengadakan bus antar-jemput sekolah. Di mana-mana kan gitu, aturan dan ada pula solusinya,” pungkasnya.(jun/asa)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:21

Seminggu, Tiga Insiden Laka Lantas Terjadi

TABALAR – Kendati tak ada korban jiwa, tiga insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:20

Kepala PLN Talisayan Tak Merespons

TALISAYAN –Pelayanan PT PLN (Persero) area Berau unit Talisayan kembali dikeluhkan masyarakat.…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:18

Pemerintah dan Swasta Diminta Netral

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) serentak di 52 kampung bakal dilaksanakan,…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:17

Lama Menumpang, Perpustakaan Akhirnya Punya Gedung Baru

GUNUNG TABUR – Pengelola Perpustakaan Cemerlang Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur sudah bisa…

Selasa, 24 Oktober 2017 10:16

Bank Sampah untuk Kelola Sampah Pasar

TANJUNG REDEB - Guna mengoptimalkan sistem pemilahan dan pengolahan sampah di Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Senin, 23 Oktober 2017 10:31

Hindari Ranting Pohon, Dua Sekawan Patah Tulang

TABALAR – Nasib sial menimpa Andreas (21) bersama Candra, 21, warga Kampung Semurut, Kecamatan…

Senin, 23 Oktober 2017 10:30

Warga Hanya Bisa Geleng Kepala

TALISAYAN – Jaringan komunikasi salah satu provider di Kecamatan Talisayan kembali mengalami masalah.…

Senin, 23 Oktober 2017 10:29

Partisipasi Tinggi, Berharap Terus Meningkat

TANJUNG REDEB - Sesuai surat edaran dari Kelurahan Tanjung Redeb terkait kerja bakti gabungan, lima…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:55

Bersihkan Sampah dan Endapan Lumpur

TELUK BAYUR – Warga di lingkungan RT 5, Kelurahan Teluk Bayur, menggelar kerja bakti membersihkan…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:54

Rem Blong, Truk Pengangkut Pancang Terbalik

TANJUNG REDEB – Hendak mengantar 15 tiang pancang ke Jalan H Isa III, Tanjung Redeb, truk roda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .