MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 12 Oktober 2017 10:03
Batasi Gerak Tengkulak, Bikin Pemasaran Satu Pintu
BERKOMITMEN TINGGI: Pemerintah Kampung Biatan Ilir berencana menerapkan pemasaran pertanian satu pintu.

PROKAL.CO, BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, terus melakukan terobosan dalam menggerakkan perekonomian daerahnya. Terutama komoditas padi sawah yang menjadi salah satu sektor unggulan yang akan dikembangkan menjadi pendapatan asli kampung.

Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid mengutarakan, selain membuka lahan tidur untuk dimanfaatkan masyarakat sebagai areal persawahan produktif, pihaknya juga berencana menerapkan pemasaran satu pintu. Di mana, seluruh hasil produksi petani nantinya akan ditampung oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai wadah distribusi pemasaran.

“Jadi tengkulak nantinya wajib membeli hasil padi petani melalui BUMK. Tujuannya, agar ada pemerataan ekonomi. Di samping itu, harga jual tidak lagi bisa dipermainkan oleh calon pembeli,” katanya kepada Berau Post, Rabu (11/10).

Menunjukkan keseriusan menerapkan pemasaran satu pintu, pria yang karib disapa Hafid itu akan menuangkan wacana yang akan dilaksanakan pada 2018 mendatang ke dalam peraturan kampung (Perkam).

“Ketika sudah ada payung hukum, penerapan itu akan lebih terarah. Terutama pelaksanaan di lapangan,” tuturnya.

Meskipun baru sekadar wacana, penerapan pemasaran satu pintu itu diyakininya merupakan langkah stategis dalam membangun ekonomi masyarakat dan kampung.

Dengan berjalannya roda perekonomian masyarakat, tambah Hafid, para petani yang mengembangkan pertanian padi sawah di Kampung Biatan Ilir, akan lebih menggeliat. Tentu capaian itu berujung pada target menjadikan Biatan Ilir sebagai lumbung padi di wilayah pesisir selatan Berau.

“Intinya semua program yang kami akan laksanakan, mengalami perputaran dan tepat sasaran. Tidak hanya pertanian padi. Tapi, semua potensi pertanian di sini akan dimaksimalkan sepenuhnya untuk pendapatan kampung. Tapi tujuan utamanya adalah mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya.(jun/asa)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 09:54

PAD Harus Didobrak

TANJUNG REDEB – Rendahnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam kurun 2 tahun ini, jika…

Sabtu, 18 November 2017 12:15

Khawatir Harga Kebutuhan Pokok Melambung

TANJUNG REDEB – Masih tingginya harga BBM eceran di Kecamatan Talisayan dikhawatirkan berdampak…

Sabtu, 18 November 2017 12:06

Pengusaha Optimistis Ekonomi Membaik, Kenaikan UMK Rangsang Daya Beli Masyarakat

TANJUNG REDEB – Keputusan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau 2018 ditetapkan sebesar Rp 2.889.009,…

Jumat, 17 November 2017 10:24

Kucurkan Dana Bergulir

TANJUNG REDEB – Sejak tahun 2009 lalu, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Rabu, 15 November 2017 00:33

Miskin Pengetahuan dan Alat Pertanian

TALISAYAN – Petani di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan masih terkendala dalam mengembangkan…

Selasa, 14 November 2017 09:46

Kampung Diminta Fokus Pembangunan Ekonomi

TALISAYAN - Camat Talisayan David Pamuji inginkan pemerintah kampung di wilayahnya tidak hanya fokus…

Senin, 13 November 2017 10:45

Gelontorkan Rp 421 Juta untuk BUMK

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus melakukan terobosan guna memajukan pembangunan berbasis…

Minggu, 12 November 2017 12:01

Pasokan Semen Mulai Normal

TANJUNG REDEB - Distribusi material bangunan semen kini kembali normal, setelah sebelumnya sempat langka karena…

Kamis, 09 November 2017 12:48

Penerapan Larangan Penggunaan LPG 3 Kg bagi Pelaku Usaha

TANJUNG REDEB – Adanya wacana untuk melarang penggunaan LPG 3 kilogram bagi pelaku usaha yang…

Senin, 06 November 2017 10:24

Empat Kecamatan Masuk Zona Merah

DINAS Pangan Kabupaten Berau, menyebut empat kecamatan di Bumi Batiwakkal, dipetakan sebagai kawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .