MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 13 Oktober 2017 10:51
Pengembangan Budidaya Perikanan Terus Diupayakan
BUDIDAYA PERIKANAN: Salah satu budidaya perikanan di Berau, yakni tambak udang vanamae di Mantaritip

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Berau, sampai saat ini terus menjalankan program unggulannya, yaitu budidaya perikanan. Baik itu budidaya ikan air tawar maupun budidaya laut.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Yunda Zuliarsih mengungkapkan, untuk tahun 2017 pihaknya akan melakukan serangkaian kegiatan terkait pembudidayaan ikan. Salah satunya monev untuk unit pembenihan rakyat dan monev sertifikasi cara budidaya ikan yang baik (CBIB ) dan cara pembenihan ikan yang baik (CPIB).

“Ada Balai Budidaya Ikan juga, kalau itu lebih pada operasional dan sarpras. Khususnya BBI di Sei Bedungun. Terus sosialisasi hama dan penyakit ikan dan monev SPPL serta pembinaan kepada pembudidaya untuk pengembangan kawasan budidaya perikanan,” ungkap Yunda, kemarin (12/10).

Diungkapkannya, sejauh ini sudah ada beberapa lokasi budidaya ikan air tawar yang dibagi menjadi tiga kawasan yaitu selatan Talisayan, tengah Tanjung Redeb, dan utara Samburakat. Untuk budidaya payau atau tambak ada lima Kecamatan yaitu Sambaliung, Pulau Derawan, Talisayan, Biatan, dan Tabalar. Sementara, untuk budidaya ikan air laut ada di Pulau Derawan dan Maratua.

Dalam pelaksanaannya, selama ini Dinas Perikanan masih terkendala pada pembudidaya itu sendiri. Menurutnya, para pembudidaya masih belum serius dalam membudidayakan ikan terutama untuk budidaya air tawar, lantaran belum mengetahui cara budidaya ikan yang baik. Sehingga budidaya perikanan hanya dianggap sebagai mata pencaharian alternatif.

“Makanya, untuk budidaya perikanan ini sangat perlu suport dari semua pihak untuk meningkatkan produksi budidaya perikanan, termasuk dari pembudidaya itu sendiri,” ujarnya.

“Kita perlu semua dukungan, baik dari Pemkab Berau, Provinsi, pusat maupun pihak ketiga. Perlu sinergitas dan koordinasi agar kegiatan budidaya dapat berjalan sesuai harapan dengan pelaksanaan budidaya yang berwawasan lingkungan,” sambungnya lagi.

Sejauh ini, dalam upaya membantu program budidaya perikanan di Berau, Dinas Perikanan dibantu 1 unit excavator oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Dalam penggunaannya, diserahkan kepada masyarakat pembudidaya dengan sistem sewa. Sewa ini, menurut Yunda sudah termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD),  pemeliharaan, dan upah operator.

Alhamdulillah, kami sudah punya itu (excavator) untuk membantu membuat tambak/kolam, penggunaannya juga sudah maksimal. Saat ini digunakan di Kampung Sukan, biaya sewanya sekitar 96.000/jam dan ada operatornya,” ujarnya.

Untuk excavator ini, ujar Yunda kedepannya di tahun 2018 Dinas Perikanan kembali akan disumbang oleh KKP 1 unit. (*/ech/app)

 


BACA JUGA

Senin, 06 November 2017 10:24

Empat Kecamatan Masuk Zona Merah

DINAS Pangan Kabupaten Berau, menyebut empat kecamatan di Bumi Batiwakkal, dipetakan sebagai kawasan…

Sabtu, 04 November 2017 12:09

Harus Komitmen dengan Perkebunan Plasma

KIAN banyaknya perusahaan kelapa sawit yang menanamkan modalnya di Berau, disambut baik seluruh pelaku…

Sabtu, 04 November 2017 12:07

Investasi Meningkat walau Ekonomi Melambat

TANJUNG REDEB – Naiknya harga kelapa sawit, ditambah semakin banyak perusahaan yang ingin berinvestasi…

Jumat, 03 November 2017 11:13

Produksi Menurun, Bukan karena Petani

TALISAYAN – Menurunnya produksi beras, bukan disebabkan karena menurutnya minat masyarakat menjadi…

Kamis, 02 November 2017 00:26

Produksi Padi Menurun Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Pertumbuhan produksi padi di Kabupaten Berau sampai saat ini belum sejalan dengan…

Kamis, 02 November 2017 00:16

Harga Kebutuhan Pokok Stabil

TANJUNG REDEB - Sejumlah bahan pangan di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami fluktuasi atau ketidak…

Rabu, 01 November 2017 10:31

Antrean Pengangkutan, Semen Langka Beberapa Pekan

TANJUNG REDEB – Kelangkaan semen kembali terjadi di Kabupaten Berau. Penyebabnya, dijelaskan Kepala…

Selasa, 31 Oktober 2017 11:24

Harga Lada Masih Terpuruk

BIATAN – Rendahnya harga jual lada yang kini bertahan di angka Rp 60 ribu per kilogram (kg), menjadi…

Senin, 30 Oktober 2017 11:01

Minim Regenerasi Petani

WALAU punya potensi lahan pertanian yang masih sangat luas, ditambah peralatan serba mesin untuk…

Jumat, 27 Oktober 2017 11:18

Lahan Tersedia, Bibit Belum Siap

TANJUNG REDEB – Informasi Berau ditunjuk Kementerian Pertanian mendapat bantuan untuk ekstensifikasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .