MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:00
Kejaksaan Lirik Proyek Limunjan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tak hanya anggota DPRD Berau, proyek peningkatan Jalan Poros Limunjan, Sambaliung, juga menarik perhatian Kejaksaan Negeri Berau. Dalam waktu dekat, jajaran kejaksaan berencana meninjau kondisi jalan tersebut.

Dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Berau Nasrullah Syam, pihaknya memang belum pernah melihat langsung kondisi jalan tersebut. “Sementara ini kami memang belum ada ke sana (Limunjan). Minggu depan lah kami akan coba turun melihat langsung hasil pekerjaannya dan mencari data pendukung lainnya terkait pekerjaan itu,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (13/10).

Menuturnya, ada beberapa faktor yang bisa membuat badan jalan tersebut menjadi bergelombang. Seperti kegagalan konstruksi atau gelombang jalan diakibatkan aktivitas kendaraan.

“Kalau sekarang tentu belum bisa disimpulkan. Makanya kami akan tinjau dan cari data dulu. Kalau memang melanggar tentu akan kita proses,” tegasnya.

Diwartakan sebelumnya, peningkatan jalan di kawasan Limunjan, Kecamatan Sambaliung, yang menggunakan anggaran senilai Rp 4,5 miliar dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur, mendapat perhatian Komisi III DPRD Berau.

Ketua Komisi III DPRD Berau Mulyadi, meminta agar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek peningkatan jalan tersebut mendesak kontraktor pelaksana segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat, yakni memperbaiki bagian jalan yang bergelombang.

“Tentu kita menuntut untuk dibenahi. Dan kami harap perbaikannya segera dilakukan, jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan baru dipikirkan untuk diperbaiki,” ungkapnya ditemui Berau Post, Kamis (12/10).

Badan jalan yang bergelombang itu ditegaskannya, tentu tidak seperti apa yang telah direncanakan sebelumnya. Untuk itu, dirinya menekankan kepada seluruh pihak terkait untuk tidak menerima jalan tersebut jika gelombang yang ada tak kunjung diperbaiki.

“Melihat kondisi seperti itu tentu tidak sesuai dengan target pekerjaan. Selama pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak, jangan diterima dulu barangnya,” tegasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:20

Akui Gas Melon Juga Digunakan ASN

TANJUNG REDEB – Persoalan tingginya harga eceran LPG 3 kilogram…

Jumat, 14 Desember 2018 10:19

DKPP Plenokan Keputusan, Bagaimana Nasib Komisioner KPU Berau Itu?

TANJUNG REDEB – Persidangan dugaan pelanggaran kode etik oleh oknum…

Jumat, 14 Desember 2018 10:17

Tantangan Terberat Menurunkan Asam Urat

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Kamis, 13 Desember 2018 10:04

Pelayanan Samsat Melambat

TANJUNG REDEB – Lambatnya proses pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu…

Kamis, 13 Desember 2018 09:06

Tinggalkan Sisi Manja, Lepas Peluang Kerja

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Kamis, 13 Desember 2018 09:02

Gagal Diparipurnakan Tahun Ini

TANJUNG REDEB - Mendukung sektor pariwisata, Pemkab Berau terus mengeluarkan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:13

Evakuasi Berjalan Lamban

TANJUNG REDEB - Setelah hampir sepekan mengalami kebocoran, proses evakuasi…

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Rabu, 12 Desember 2018 14:10

Eksekutif-Legislatif Saling Sindir

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna ke-20 di gedung DPRD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .