MANAGED BY:
SELASA
14 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 07 November 2017 11:22
Budaya Membaca di Era High Tech
Oleh: Wahdatun Nisa

PROKAL.CO, ERA globalisasi di zaman sekarang sudah banyak berkembang pesat. Seperti halnya teknologi yang semakin berkembang dengan inovasi-inovasi terbaru yang banyak mempengaruhi perubahan gaya hidup manusia.

Menurut Anthony Giddens, bahwa globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan antara kejadian yang terjadi di lokasi yang satu dengan yang lainnya serta menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya. Dengan adanya perubahan zaman ini, maka kebiasaan masyarakat pun mulai berubah seperti halnya dalam kegiatan membaca buku.

Membaca adalah suatu hal yang harus dilakukan guna menambah ilmu dan wawasan, akan tetapi sekarang membaca adalah hal yang sangat membosankan bagi sebagian orang. Karena dengan berkembang pesatnya era globalisasi dan dengan adanya kecanggihan teknologi seperti penggunaaan telepon genggam atau handphone (HP) yang pasti dimiliki setiap masyarakat apalagi menjadi barang yang sangat berharga bagi sebagian orang yang menggunakannya karena dengan kemajuan teknologi ini semua dapat diakses.

Dengan adanya hal ini banyak orang selalu menggunakan handphone sebagai tempat mencari informasi atau suatu pelajaran sehingga bagi mereka tidak perlu membaca buku karena sudah mendapatkannya melalui handphone atau smartphone. Sebuah penelitian oleh lembaga survei di AS menunjukkan bahwa orang Indonesia adalah pengguna ponsel pintar nomor satu di dunia dengan waktu pemakaian rata-rata 181 menit per hari.

Zaman semakin berubah dan kebiasaan masyarakat pun ikut berubah, namun dengan adanya teknologi yang semakin berkembang ada dampak positif dan negatifnya. Dalam hal ini dampak positif dari perubah zaman ini dan penggunaan teknologi ini adalah kita dapat berkomunikasi atau berhubungan dengan kerabat yang jauh lokasinya dan dapat mengakses berita atau kabar-kabar yang ada di luar daerah maupun negara sehingga kita dapat mengetahui kejadian-kejadian atau peristiwa yang terjadi di seluruh belahan dunia dan dengan adanya teknologi ini semua orang dapat mengakses informasi-informasi baik itu dari pelajaran sampai hal-hal yang menyangkut tentang pekerjaan bagi orang yang memang dapat memanfaatkan teknologi ini secara baik dan benar.

Namun ada pula dampak negatif dari teknologi yang semakin berkembang, karena bisa disalahgunakan bagi sebagian orang dan dengan adanya ini seseorang bisa menjadi malas untuk membaca buku karena bisa langsung dapat diakses melalui teknologi, sehingga masyarakat menjadi masyarakat instan karena mendapatkan semua informasi-informasi tanpa harus mencari bersusah payah dan berdampak menjadi masyarakat yang malas. Menurut Mr.Juel dalam buku Mr.Sandjaja terbitan tahun 2005, membaca yaitu proses untuk dapat mengenal beberapa kata dan memadukan menjadi arti kata menjadi kalimat dan struktur bacaan. Oleh karena itu, setelah membaca dapat membuat intisarinya dari bacaan tersebut. Membaca buku memiliki banyak manfaat bagi kehidupan seperti halnya membaca buku dapat menjaga otak agar bisa tetap aktif sehingga dapat melakukan fungsinya secara baik dan benar. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dengan membaca buku dapat merangsang mental bahkan dapat mencegah penyakit Alzheimer dan demensia.

Dan dengan banyaknya penyuluhan untuk selalu membaca buku seharusnya masyarakat terutama para pelajar atau yang masih menuntut ilmu dalam hal ini menggunakan kesempatan sebanyak-banyaknya dalam menggali informasi dan pengetahuan tentang hal-hal yang belum diketahui. Dalam hal membaca tidak mesti membaca tentang hal-hal yang membuat diri kita berat untuk dipelajari, mulailah membaca dengan tema atau judul yang disenangi lalu akan terus berkembang menjadi bacaan-bacaan yang lebih berarti. Membaca dan teknologi adalah dua hal yang menjadi pilihan bagi sebagian orang karena membaca membutuhkan waktu untuk menggali dan mendapatkan sesuatu hal yang dicari sedangkan teknologi hanya dengan mengetik di layar seseorang bisa langsung dapat mengakses sacara langsung tanpa harus menggunakan waktu berjam-jam untuk mendapatkan suatu informasi. Sehingga intensitas membaca seseorang bisa terpengaruh dalam hal ini. Dan dengan banyaknya hal ini banyak yang terjadi atau yang sering terlihat adalah lebih banyak orang yang membawa hanphone ketimbang membawa buku karena sebagian orang yang berpikiran bahwa semuanya dapat diakses melalu hanphone dan tersimpan semua hal-hal yang menyangkut tentang pelajaran di sana.

Menurut data majalah komputer aktif (Nomor 50/26 maret 2003), berdasarkan survei Siemes Mobile Lifestyle III menyebutkan bahwa 60 persen remaja usia 15-19 tahun dan pasca remaja lebih senang mengirim SMS dari pada membaca buku. Dapat dikatakan, budaya membaca yang sudah terancam oleh budaya dengar dan lihat diancam lagi dengan budaya mengirim SMS. Dengan adanya perubahan zaman yang semakin berjalannya waktu akan terus berkembang dan perubahan pola pemikiran masyarakat yang ikut berubah ini membawa pengaruh yang besar dalam hal-hal yang menyangkut tentang adanya teknologi di zaman sekarang. Akan tetapi tidak semua orang berpikiran bahwa teknologi dapat membuat seseorang menjadi masyarakat yang instan dalam hal menggali ilmu pengetahuan karena ilmu dan wawasan dapat dicari di mana dan kapan saja selagi kita mampu dan mau untuk selalu berusaha agar mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dan mendapatkan hasil yang baik.

Dan dengan teknologi kita dapat mencari ilmu atau sesuatu yang bermanfaat. Zaman boleh berkembang dan manusia mendapatkan hal yang bermanfaat dari perubahan zaman yang semakin lama akan semakin banyak mengularkan inovasi-inovasi yang kreatif dan modern. (*/app)

*) Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang/Warga Jalan Marsma Iswahyudi, Berau

loading...

BACA JUGA

Kamis, 09 Agustus 2018 14:46

Jasa Wartawan

Wartawan adalah orang yang pekerjaannya mencari dan menyusun berita untuk dimuat dalam surat kabar,…

Rabu, 08 Agustus 2018 11:17

Surat Cinta Muktamar IMM XVIII Malang

DINAMIKA perdinamika dalam tubuh ikatan terjadi. Idealisme kader bermunculan demi kukuhnya suatu fondasi…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:40

Sakit Itu Berat, BPJS Tak Akan Kuat

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tengah mengalami defisit keuangan. Sehingga membuat lembaga…

Kamis, 02 Agustus 2018 13:29

Peduli Lingkungan, Simpel Aja!

Mendengar istilah simpel, identik dengan mudah, sederhana atau praktis. Begitu juga yang ingin dihadirkan…

Rabu, 01 Agustus 2018 14:17

Peduli Lingkungan Berau? SIMPEL Saja!

MENDENGAR istilah SIMPEL, identik dengan mudah, sederhana atau praktis. Begitu juga yang ingin dihadirkan…

Kamis, 26 Juli 2018 13:32

Sekolah Lapuk

TAMPAK sebagian atap tak lagi menutupi gedung tua itu. Penyangganya hampir lepas. Cahaya masuk dengan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:07

Menuju Kota Digital

DIGITALISASI merupakan bagian dari revolusi industri 4.0 (four point zero). Jika revolusi industri 1.0…

Rabu, 11 Juli 2018 13:56

Mengukur Tensi Politik Menjelang Pileg 2019

TAK terasa roda perputaran sang waktu silih berganti, dari jam ke jam, dari hari ke hari, dari bulan…

Minggu, 01 Juli 2018 00:54

Kemenangan Pilkada untuk Semua

PERHELATAN akbar sekaligus pertarungan euforiasuksesi pemilihan kepala daerah, baik itu pemilihan gubernur…

Rabu, 27 Juni 2018 12:51

Maaf, Saya Golput karena Keadaan

Hari ini, tepatnya 27 Juni 2018, digelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 171 daerah. Terdiri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .