MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 09 November 2017 12:48
Penerapan Larangan Penggunaan LPG 3 Kg bagi Pelaku Usaha

Disperindagkop Tunggu Edaran Resmi

UNTUK YANG KURANG MAMPU: Pendistribusian LPG 3 kilogram di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya, yang sebenarnya hanya diperuntukkan bagi warga berpenghasilan di bawah Rp 1,5 juta per bulan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Adanya wacana untuk melarang penggunaan LPG 3 kilogram bagi pelaku usaha yang berpenghasilan minimal Rp 1,5 juta per bulan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim, jadi perhatian jajaran Dinperindagkop Berau.

Dikatakan Kepala Disperindagkop Berau Wiyati, pihaknya memang belum menerima edaran atau perintah soal wacana pengalihan penggunaan LPG 3 kilogram bagi pelaku usaha kecil menengah, termasuk pengusaha kuliner berpenghasilan minimal Rp 1,5 juta per bulan, menggunakan LPG 5,5 kilogram atau 12 kilogram.

Tapi, jika nantinya kebijakan tersebut benar diterapkan, pihaknya tetap akan mengkaji apakah akan membantu atau malah merugikan pelaku usaha. “Karena di Berau pengusaha kulinernya banyak yang masih tidak menetap. Seperti misalnya yang berada di sekitaran tepian (Jalan Ahmad Yani dan Pulau Derawan,” katanya kepada Berau Post, baru-baru ini.

Yang pasti menurutnya, penggunaan LPG 3 kilogram memang diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dengan penghasilan di bawah Rp1,5 juta dan kegiatan UKM.

“Karena ini kebijakan yang memang dianjurkan oleh provinsi, pasti akan kita tindaklanjuti kepada para pengusaha yang memang sesuai dengan standar, dan pelaksanaannya akan kita evaluasi. Yang jelas, kita belum menerima surat edaran secara tertulis,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan pendataan para pelaku usaha sekaligus mengklasifikasikannya dalam kelompok yang berpenghasilan minimal Rp 1,5 juta atau yang di bawah Rp 1,5 juta.

Di sisi lain, pihaknya juga akan melihat ketersediaan LPG 5,5 kilogram yang beredar di Bumi Batiwakkal, apakah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha. (*/sin/udi)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 12:23

Jelang Natal, Pedagang Kain Masih Sepi

TANJUNG REDEB – Meski mendekati perayaan Natal, sejumlah pedagang di…

Kamis, 13 Desember 2018 10:08

Gara-Gara Ini, Stop Kembangkan Rumput Laut

TALISAYAN - Para petani rumput laut di Kampung Sumber Agung, Kecamatan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:16

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik

TANJUNG REDEB – Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, sejumlah…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Petani Sawit Menjerit

BATU PUTIH – Kelapa sawit hanya dihargai Rp 400 per…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:54

Dana Bergulir Menunjang Pertumbuhan UMKM

TANJUNG REDEB - Rencana program dana Usaha Mikro, Kecil dan…

Jumat, 07 Desember 2018 13:37

Pemerintah Serba Salah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengakui keluhan pedagang blok…

Kamis, 06 Desember 2018 13:26

Pertamina Tambah Kuota LPG

TANJUNG REDEB – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2019,…

Selasa, 04 Desember 2018 13:38

Tuding karena Banyak ‘Pasar Tandingan’

TANJUNG REDEB – Aktivitas bazar yang terus berlangsung dalam dua…

Jumat, 30 November 2018 14:01

Pasarkan Produk lewat Teknologi

TANJUNG REDEB – Kemajuan teknologi kian pesat, segala sesuatunya lebih…

Rabu, 28 November 2018 13:57

Perusahaan Patok Harga Rendah

TANJUNG REDEB – Petani sawit di pesisir Bumi Batiwakkal, mengeluhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .