MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 13 November 2017 10:45
Gelontorkan Rp 421 Juta untuk BUMK

Dongkrak Pendapatan Kampung, Tingkatkan Kesejahteraan

Abdul Hafid

PROKAL.CO, BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus melakukan terobosan guna memajukan pembangunan berbasis ekonomi masyarakat. Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) pun dijadikan pilot project demi tercapainya program yang dicanangkan.

Menunjukkan keseriusan itu, pemerintah kampung menggelontorkan Rp 421 juta yang bersumber dari Alokasi Dana Kampung (ADK) tahun ini, sebagai modal awal berjalannya lembaga usaha  kampung itu.

“Penyerahan baru dilakukan pekan terakhir ini. Insya Allah, dengan berjalannya BUMK program kami akan tercapai secara perlahan, namun pasti. Karena, BUMK menjadi ujung tombak pelaksana di lapangan. Tahun depan juga akan kami kucurkan lagi untuk program lainnya,”katanya kepada Berau Post, Minggu (12/11).

Modal awal yang diberikan, jelas pria yang karip disapa Hafid itu, untuk pengadaan satu unit mobil angkutan atau truk. Armada itu nantinya akan digunakan mengangkut  tandan buah segar (TBS), sekaligus Crude Plam Oil (CPO) milik perusahaan perkebunan kelapa sawit di daerahnya.

“Satu unit ini fungsinya 2 in 1. Jika lagi musim panen, akan dijadikan pengangkut buah. Begitupun ketika masuk tahapan produksi, akan dialihkan menjadi pengangkut minyak mentah (CPO). Pengadaan unit tahun ini juga dilakukan,” terangnya.

Pihaknya juga akan melakukan penambahan armada angkutan jika program tersebut berjalan sukses. “Kita lihat dulu progresnya. Jika menguntungkan dan diperlukan penambahan, kenapa tidak. Keuntungan yang didapat nantinya, digunakan untuk penambahan lagi,” bebernya.

Apalagi, koperasi di daerah kepemimpinannya, memiliki Surat Perintah Kerja (SPK) dengan PT Dwiwira Lestari Jaya selaku investor perkebunam kelapa sawit di Kecamatan Biatan.

“SPK itu kita manfaatkan menjalankan program ini. Jadi tidak hanya mereka (investor, Red) yang menikmati kekayaan alam kami. Kami pun punya andil atau hak mutlak menikmatinya. Bukan sebagai penonton yang melihat kendaraan angkutan mereka lalu lalang,” imbuhnya.

Tujuan pengadaan truk tersebut dijelaskannya kembali, tak hanya sekadar menggerakkan peran BUMK sebagai motor pelaksana pembangunan berbasis ekonomi. Tetapi, ikut memanfaatkan potensi yang ada di Kecamatan Biatan demi kesejahteraan masyarakat.

Hafid pun optimistis, program yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat itu, akan berhasil dan terlihat nyata. Terutama sebagai penyumbang pendapatan kampung.

“Ini hasilnya sudah nyata, dan memang tidak ada ruginya. Apa yang kita lakukan ini sudah direncanakan dan diperhitungkan dengan matang,” ujarnya.

Selain program tersebut, pihaknya juga akan membuat sistem pemasaran satu pintu tahun depan melalui koperasi yang dikelola BUMK tahun depan. Nantinya, hasil pertanian di Kampung Biatan Ilir akan dikoordinasi oleh BUMK untuk ditemukan pembeli. Hal itu untuk mencegah terjadinya pengaturan harga yang dilakukan tengkulak kepada petani.

Tujuan diterapkannya pemasaran satu pintu, agar terjadi pemerataan ekonomi, terutama petani. Pasalnya, hasil produksi pertanian selama ini dibeli dengan harga yamg murah dan tidak menentu. “Nanti BUMK yang beli semua hasil pertanian petani dengan harga sesuai. Jadi petani tidak boleh dijual langsung kepada tengkulak. Kita juga akan buatkan perjanjian dan akan dituangkan ke dalam Perkam (peraturan kampung),” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 14:00

Harga Kedelai Naik, Tempe Masih Normal

TANJUNG REDEB - Naiknya harga kedelai tak berpengaruh besar terjadap penjualan tempe di Pasar Sanggam…

Selasa, 11 September 2018 13:51

Tingkatkan Budidaya Perikanan lewat Program Intensifikasi

TANJUNG REDEB – Program intensifikasi pembudidaya unggulan, mulai dijalankan Dinas Perikanan Berau.…

Senin, 10 September 2018 12:52

Harga Buah Impor Naik

TANJUNG REDEB – Diduga nilai tukar dolar terhadap rupiah yang melonjak tinggi, berpengaruh pada…

Senin, 10 September 2018 12:51

Turun Tiga Kali, Petani Keluhkan Harga Kelapa Sawit

BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kecamatan Batu Putih kembali mengeluh lantaran…

Kamis, 06 September 2018 15:06

Penyaluran Elpiji 3 Kg Masih Tak Tepat Sasaran

TANJUNG REDEB - Sulitnya mendapatkan tabung gas melon di sejumlah kampung wilayah pesisir selatan Berau,…

Selasa, 04 September 2018 10:58

Cuaca Tak Menentu Pengaruhi Harga Sayur

TANJUNG REDEB - Harga sayuran di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami perubahan begitu cepat setiap…

Selasa, 04 September 2018 10:57

Pertanian dan Perkebunan Jadi Andalan Sumber Mulya

TALISAYAN - Hingga kini sektor pertanian masih menjadi salah satu usaha dalam menopang perekonomian…

Jumat, 31 Agustus 2018 14:03

Gas Elpiji di Pesisir Kerap Kosong

TALISAYAN - Kurang lancarnya pasokan gas elpiji di sejumlah wilayah di pesisir selatan Berau, berdampak…

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35

Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik

TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan,…

Jumat, 24 Agustus 2018 13:40

Peternakan Berau Jadi Rujukan

SAMBALIUNG – Konsumsi daging ayam potong masyarakat Kabupaten Berau, terus meningkat dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .