MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 15 November 2017 00:33
Miskin Pengetahuan dan Alat Pertanian

Produktivitas Minim, Butuh Bantuan Pemerintah

MASIH MANUAL: Petani Kampung Sumber Mulya, kecamatan Talisayan kesulitan mengembangkan padi. Minimnya pengetahuan maupun fasilitas menjadi penyebab utamanya.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Petani di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan masih terkendala dalam mengembangkan pertanian karena minimnya pengetahuan dan fasilitas penunjang kerja.

Hal itu dikatakan Yono, petani di Kampung Sumber Mulya. Tidak adanya pengetahuan tersebut akunya, membuat produksi pun tidak pernah meningkat. Saat ini Yono hanya mampu memproduksi beberapa ratus kilogram saja.

“Satu hektarnya kami hanya mampu menghasilkan ratusan kilogram saja. Kalau hitungan ton masih jauh. Bahkan, jumlah produksi petani di sini berbeda-beda,” katanya kepada Berau Post, Selasa (14/11).

Kendala lainnya ujar Yono, karena dirinya masih menggunakan kerbau untuk membajak sawah. Cara itu, menurut dia, cukup memakan waktu dan menguras energi. “Begitupun saat proses tanam. Untuk mempercepatnya, terkadang saya mengupah orang untuk membantu menanam benih. Kalau serba mesin, akan mempermudah petani. Bahkan lahan yang belum dimanfaatkan, bakal difungsikan menjadi areal persawahan,” katanya.

Santo, petani lainnya di Kampung Eka Sapta menambahkan, masalah utama yang dihadapi para petani adalah sumber daya manusia. Tidak hanya dari segi jumlah, tapi juga pengetahuan seperti yang diungkapkan Yono.  “Meskipun memiliki alat pertanian yang memadai, kalau hasil produktivitas masih rendah. Sama saja bohong. Tentu kita inginkan keduanya,” paparnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta perhatian penuh dari pemerintah daerah, agar bisa memberikan mesin pertanian demi

sekiranya dapat merealisasikan kekurangan alat pertanian yang menjadi kendala petani Sumber Mulya. Serta menambah pengetahuan bagi petani untuk meningkatkan produksi. “Perhatian dari pemerintah itu yang kami harapkan. Apa yang menjadi kendala kami dapat dicarikan solusi.,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 00:14

Petani Lada Masih Cemas

TALISAYAN – Petani lada di wilayah Kecamatan Talisayan, masih khawatir harga salah satu komoditi…

Senin, 15 Januari 2018 12:22

Petani Hanya Gigit Jari

TALISAYAN –Tingginya harga cabai di pasaran, justru tak dinikmati petani di wilayah pesisir selatan…

Senin, 15 Januari 2018 12:19

Pemerintah Harus Tetapkan HET Cabai

TANJUNG REDEB – Persoalan harga cabai memang menjadi polemik pasar yang cukup “pedas”…

Minggu, 14 Januari 2018 10:18

Harga Lada Kian Darurat, Petani Ubah Pola Penanaman

TANJUNG REDEB – Penurunan harga lada sejak tahun lalu, membuat para petani kian resah. Pada pertemuan…

Minggu, 14 Januari 2018 10:16

Cuaca Buruk, Pasokan Ikan Stabil

TELUK BAYUR – Stok ikan di Berau masih dalam kondisi aman, meski saat ini sedang memasuki musim…

Minggu, 14 Januari 2018 10:10

Harga Cabai Tak Kunjung Turun

TANJUNG REDEB - Jika di beberapa daerah harga komoditas sayuran sudah mulai menurun saat memasuki pertengahan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:21

Tekan Harga Sembako Agar Tetap Stabil

TANJUNG REDEB - Untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok, Dinas Perindustrian…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:06

Pencairan Dana Bergulir bagi UMKM, Tunggu Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Selasa, 09 Januari 2018 11:28

Lirik Perkebunan Sawit, Tetap Perhatikan Pertanian

TALISAYAN – Berbeda dengan Imam Supriadi, mantan Kepala Kampung Eka Sapta yang menggeliatkan komoditas…

Selasa, 09 Januari 2018 11:24

Tambah Anggaran untuk Balai Benih Ikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, tengah fokus dalam mengembangkan budidaya ikan di Kabupaten Berau.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .