MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 15 November 2017 00:33
Miskin Pengetahuan dan Alat Pertanian

Produktivitas Minim, Butuh Bantuan Pemerintah

MASIH MANUAL: Petani Kampung Sumber Mulya, kecamatan Talisayan kesulitan mengembangkan padi. Minimnya pengetahuan maupun fasilitas menjadi penyebab utamanya.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Petani di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan masih terkendala dalam mengembangkan pertanian karena minimnya pengetahuan dan fasilitas penunjang kerja.

Hal itu dikatakan Yono, petani di Kampung Sumber Mulya. Tidak adanya pengetahuan tersebut akunya, membuat produksi pun tidak pernah meningkat. Saat ini Yono hanya mampu memproduksi beberapa ratus kilogram saja.

“Satu hektarnya kami hanya mampu menghasilkan ratusan kilogram saja. Kalau hitungan ton masih jauh. Bahkan, jumlah produksi petani di sini berbeda-beda,” katanya kepada Berau Post, Selasa (14/11).

Kendala lainnya ujar Yono, karena dirinya masih menggunakan kerbau untuk membajak sawah. Cara itu, menurut dia, cukup memakan waktu dan menguras energi. “Begitupun saat proses tanam. Untuk mempercepatnya, terkadang saya mengupah orang untuk membantu menanam benih. Kalau serba mesin, akan mempermudah petani. Bahkan lahan yang belum dimanfaatkan, bakal difungsikan menjadi areal persawahan,” katanya.

Santo, petani lainnya di Kampung Eka Sapta menambahkan, masalah utama yang dihadapi para petani adalah sumber daya manusia. Tidak hanya dari segi jumlah, tapi juga pengetahuan seperti yang diungkapkan Yono.  “Meskipun memiliki alat pertanian yang memadai, kalau hasil produktivitas masih rendah. Sama saja bohong. Tentu kita inginkan keduanya,” paparnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta perhatian penuh dari pemerintah daerah, agar bisa memberikan mesin pertanian demi

sekiranya dapat merealisasikan kekurangan alat pertanian yang menjadi kendala petani Sumber Mulya. Serta menambah pengetahuan bagi petani untuk meningkatkan produksi. “Perhatian dari pemerintah itu yang kami harapkan. Apa yang menjadi kendala kami dapat dicarikan solusi.,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:08

Gara-Gara Ini, Stop Kembangkan Rumput Laut

TALISAYAN - Para petani rumput laut di Kampung Sumber Agung, Kecamatan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:16

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik

TANJUNG REDEB – Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, sejumlah…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Petani Sawit Menjerit

BATU PUTIH – Kelapa sawit hanya dihargai Rp 400 per…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:54

Dana Bergulir Menunjang Pertumbuhan UMKM

TANJUNG REDEB - Rencana program dana Usaha Mikro, Kecil dan…

Jumat, 07 Desember 2018 13:37

Pemerintah Serba Salah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengakui keluhan pedagang blok…

Kamis, 06 Desember 2018 13:26

Pertamina Tambah Kuota LPG

TANJUNG REDEB – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2019,…

Selasa, 04 Desember 2018 13:38

Tuding karena Banyak ‘Pasar Tandingan’

TANJUNG REDEB – Aktivitas bazar yang terus berlangsung dalam dua…

Jumat, 30 November 2018 14:01

Pasarkan Produk lewat Teknologi

TANJUNG REDEB – Kemajuan teknologi kian pesat, segala sesuatunya lebih…

Rabu, 28 November 2018 13:57

Perusahaan Patok Harga Rendah

TANJUNG REDEB – Petani sawit di pesisir Bumi Batiwakkal, mengeluhkan…

Selasa, 27 November 2018 13:48

Gas Elpiji 3 Kg Kosong?

TANJUNG REDEB – Gas elpiji 3 Kilogram (Kg) lagi sulit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .