MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 15 November 2017 00:33
Miskin Pengetahuan dan Alat Pertanian

Produktivitas Minim, Butuh Bantuan Pemerintah

MASIH MANUAL: Petani Kampung Sumber Mulya, kecamatan Talisayan kesulitan mengembangkan padi. Minimnya pengetahuan maupun fasilitas menjadi penyebab utamanya.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Petani di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan masih terkendala dalam mengembangkan pertanian karena minimnya pengetahuan dan fasilitas penunjang kerja.

Hal itu dikatakan Yono, petani di Kampung Sumber Mulya. Tidak adanya pengetahuan tersebut akunya, membuat produksi pun tidak pernah meningkat. Saat ini Yono hanya mampu memproduksi beberapa ratus kilogram saja.

“Satu hektarnya kami hanya mampu menghasilkan ratusan kilogram saja. Kalau hitungan ton masih jauh. Bahkan, jumlah produksi petani di sini berbeda-beda,” katanya kepada Berau Post, Selasa (14/11).

Kendala lainnya ujar Yono, karena dirinya masih menggunakan kerbau untuk membajak sawah. Cara itu, menurut dia, cukup memakan waktu dan menguras energi. “Begitupun saat proses tanam. Untuk mempercepatnya, terkadang saya mengupah orang untuk membantu menanam benih. Kalau serba mesin, akan mempermudah petani. Bahkan lahan yang belum dimanfaatkan, bakal difungsikan menjadi areal persawahan,” katanya.

Santo, petani lainnya di Kampung Eka Sapta menambahkan, masalah utama yang dihadapi para petani adalah sumber daya manusia. Tidak hanya dari segi jumlah, tapi juga pengetahuan seperti yang diungkapkan Yono.  “Meskipun memiliki alat pertanian yang memadai, kalau hasil produktivitas masih rendah. Sama saja bohong. Tentu kita inginkan keduanya,” paparnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta perhatian penuh dari pemerintah daerah, agar bisa memberikan mesin pertanian demi

sekiranya dapat merealisasikan kekurangan alat pertanian yang menjadi kendala petani Sumber Mulya. Serta menambah pengetahuan bagi petani untuk meningkatkan produksi. “Perhatian dari pemerintah itu yang kami harapkan. Apa yang menjadi kendala kami dapat dicarikan solusi.,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Senin, 07 Mei 2018 11:42

Petani Dilema, Pemasaran Sulit dan Rendahnya Harga Jual

TALISAYAN – Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kampung di Kecamatan Talisayan, dalam memenuhi…

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…

Minggu, 22 April 2018 12:30

Sistem Diubah, Dispora Pesimistis

TANJUNG REDEB – Jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, pesimistis target retribusi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .