MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Senin, 20 November 2017 10:02
Pulau Maratua-Sambit Terdata di PBB

KKP Sosialisasikan Perlindungan Pulau Kecil dan Terluar

PEMBAHASAN:KKP menggelar sosialisasi antisipasi untuk melindungi pulau-pulau kecil dan terluar di Bumi Batiwakkal.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar sosialisasi pemanfaatan pulau-pulau kecil dan terluar, di Kabupaten Berau, Jumat (17/11).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam menjaga beberapa pulau dan perairan yang berbatasan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina.

“Kita pernah kehilangan dua pulau (Sipadan dan Ligitan), jangan sampai terulang lagi,” kata Ahmad Aris, Kasubdit Pengolahan Ekosistem Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Saat ini, lanjut Aris, pemerintah telah mendaftarkan 16.056 pulau di wilayah Indonesia ke Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Dan masih ada 1.448 pulau yang belum didaftarkan. Pulau Sambit dan Pulau Maratua telah terdaftar di PBB.

Pulau Sambit dan Pulau Maratua juga masuk dalam kawasan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Meski begitu, masih terdapat berbagai persoalan yang muncul di beberapa pulau lainnya di Berau.

Persoalan tersebut, kata Aris, mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, sebagian pulau dan bahkan satu pulau ada yang dikuasai oleh koorporasi asing.

“Seperti Pulau Bakungan, sekarang dikelola oleh orang Jerman. Bahkan kami pun tidak bisa masuk ke pulau itu, ini berbahaya,” tegasnya.

Hal yang sama ditemukan di Pulau Maratua. Sejumlah perusahaan asing berinvestasi di Pulau Maratua dengan cara yang tidak prosedural. Aris mencontohkan, ada lahan yang dikuasai Warga Negara Asing (WNA).

“WNA ini menikah dengan warga Maratua yang punya lahan 20 hektare, kemudian dibanguni resor,” ungkapnya.

Sementara Pulau Maratua, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2017, masuk sebagai kawasan Pengelolaan Pulau Kecil Terluar. “Ini persoalan serius yang akan kami sampaikan ke presiden,” tegasnya.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Yunda Zuliarsih mengatakan, Pemkab Berau kesulitan mengatasi persoalan ini lantaran tidak lagi memiliki kewenangan.

“Tapi memang ada persoalan seperti itu, ada perusahaan asing yang mendirikan resor di Pulau Maratua termasuk di Nabuco, Pulau Kaniungan, dan sebagainya,” ungkap Yunda.

Pemerintah pusat melalui KKP tengah fokus untuk mengelola Pulau Maratua dan Pulau Sambit. KKP berencana membuat zona hak kelola lahan untuk masyarakat, sehingga selain untuk memberikan peluang usaha bagi masyarakat, juga untuk mencegah pulau terluar ini dikuasai asing.

Sosialisasi ini dihadiri sejumlah Lurah dan Camat, Perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Berau. (hms5/asa)

 


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 01:14

Bupati Hadiri Halal Bihalal PGRI

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram bersama Sekretaris Kabupaten (Sekkab) M Gazali dan pejabat di…

Selasa, 17 Juli 2018 01:13

WUIIHH..!! Bakal Ada Patung Soekarno di Maratua

TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) berencana…

Selasa, 17 Juli 2018 01:13

Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat

TANJUNG REDEB - Memiliki wilayah daratan yang luas dengan hutan yang masih terjaga dengan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:12

Wabup Buka Diklat Capas 2018

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga…

Senin, 16 Juli 2018 15:52

PAD Sektor Pariwisata Terus Meningkat

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, terus menggencarkan pengembangan sektor pariwisata…

Senin, 16 Juli 2018 15:51

Beri Dukungan Penuh Pembangunan Rumah Ibadah

TANJUNG REDEB – Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tanjung Redeb, menggelar pesta pembangunan…

Senin, 16 Juli 2018 15:50

Bupati Muharram Nikahkan Putri Sulung

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengelar resepsi pernikahan putri pertamanya, Mufidah Haulah…

Senin, 16 Juli 2018 15:49

Maluang dan Tanjung Redeb Masuk 3 Besar

TANJUNG REDEB – Kampung Maluang dan Kelurahan Tanjung Redeb masuk dalam tiga besar pada keikutsertaannya…

Jumat, 13 Juli 2018 13:54

PKHB Masuk Tahap Implementasi Penuh

TANJUNG REDEB – Setelah berjalan selama 9 tahun, saat ini Program Karbon Hutan Berau (PKHB) akan…

Jumat, 13 Juli 2018 13:53

Maratua Jazz and Dive Fiesta Kembali Digelar

TANJUNG REDEB - Festival Maratua Jazz and Dive Fiesta akan kembali digelar di Pulau Maratua bulan ini.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .