MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Senin, 20 November 2017 10:02
Pulau Maratua-Sambit Terdata di PBB

KKP Sosialisasikan Perlindungan Pulau Kecil dan Terluar

PEMBAHASAN:KKP menggelar sosialisasi antisipasi untuk melindungi pulau-pulau kecil dan terluar di Bumi Batiwakkal.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar sosialisasi pemanfaatan pulau-pulau kecil dan terluar, di Kabupaten Berau, Jumat (17/11).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam menjaga beberapa pulau dan perairan yang berbatasan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina.

“Kita pernah kehilangan dua pulau (Sipadan dan Ligitan), jangan sampai terulang lagi,” kata Ahmad Aris, Kasubdit Pengolahan Ekosistem Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Saat ini, lanjut Aris, pemerintah telah mendaftarkan 16.056 pulau di wilayah Indonesia ke Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Dan masih ada 1.448 pulau yang belum didaftarkan. Pulau Sambit dan Pulau Maratua telah terdaftar di PBB.

Pulau Sambit dan Pulau Maratua juga masuk dalam kawasan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Meski begitu, masih terdapat berbagai persoalan yang muncul di beberapa pulau lainnya di Berau.

Persoalan tersebut, kata Aris, mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, sebagian pulau dan bahkan satu pulau ada yang dikuasai oleh koorporasi asing.

“Seperti Pulau Bakungan, sekarang dikelola oleh orang Jerman. Bahkan kami pun tidak bisa masuk ke pulau itu, ini berbahaya,” tegasnya.

Hal yang sama ditemukan di Pulau Maratua. Sejumlah perusahaan asing berinvestasi di Pulau Maratua dengan cara yang tidak prosedural. Aris mencontohkan, ada lahan yang dikuasai Warga Negara Asing (WNA).

“WNA ini menikah dengan warga Maratua yang punya lahan 20 hektare, kemudian dibanguni resor,” ungkapnya.

Sementara Pulau Maratua, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2017, masuk sebagai kawasan Pengelolaan Pulau Kecil Terluar. “Ini persoalan serius yang akan kami sampaikan ke presiden,” tegasnya.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Yunda Zuliarsih mengatakan, Pemkab Berau kesulitan mengatasi persoalan ini lantaran tidak lagi memiliki kewenangan.

“Tapi memang ada persoalan seperti itu, ada perusahaan asing yang mendirikan resor di Pulau Maratua termasuk di Nabuco, Pulau Kaniungan, dan sebagainya,” ungkap Yunda.

Pemerintah pusat melalui KKP tengah fokus untuk mengelola Pulau Maratua dan Pulau Sambit. KKP berencana membuat zona hak kelola lahan untuk masyarakat, sehingga selain untuk memberikan peluang usaha bagi masyarakat, juga untuk mencegah pulau terluar ini dikuasai asing.

Sosialisasi ini dihadiri sejumlah Lurah dan Camat, Perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Berau. (hms5/asa)

 


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 09:55

Berau Gelar Event Offroad Internasional Pertama

TANJUNG REDEB - Kabupaten Berau kedatangan tamu istimewa, ratusan penggemar olahraga ekstrem, offroader…

Kamis, 14 Desember 2017 09:53

Bupati Apresiasi AKBP Andy Ervyn Jaga Kamtibmas

TANJUNG REDEB - Pergantian Kapolres Berau dari AKBP Andy Ervyn kepada AKBP Pramuja Sigit Wahono diwarnai…

Kamis, 14 Desember 2017 09:52

Pertahankan Warisan Leluluh, Jadi Daya Tarik Pariwisata

Miniatur perahu layar berwarna kuning dilepaskan atau dilarung ke laut lepas di Kampung Tanjung Batu,…

Rabu, 13 Desember 2017 00:18

Sosialisasi Pilgub Kaltim 2018

TANJUNG REDEB - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Timur mengelar sosialisasi…

Rabu, 13 Desember 2017 00:17

Pengendalian Penduduk Hasilkan Masyarakat Berkualitas

TANJUNG REDEB - Sebagian masyarakat mungkin bertanya-tanya, apa alasan pemerintah menjalankan program…

Rabu, 13 Desember 2017 00:16

Hijaukan Kawasan TPA Bujangga

TANJUNG REDEB - Memperingati Hari Menanam Nasional. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau,…

Rabu, 13 Desember 2017 00:15

Dekranasda Pekalongan Kunjungi Berau

TANJUNG REDEB - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pekalongan melakukan kunjungan ke Kabupaten…

Selasa, 12 Desember 2017 00:20

Harus Bisa Ciptakan Peluang Kerja

TANJUNG REDEB - Pekerjaan yang masih menjadi primadona dan selalu dicari masyarakat adalah menjadi Aparatur…

Selasa, 12 Desember 2017 00:19

Berau Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

TANJUNG REDEB - Sejumlah kabupaten/kota mendapatkan penghargaan atas pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM).…

Selasa, 12 Desember 2017 00:19

Pemkab dan Polres Sinergi Amankan Lonjakan Harga

TANJUNG REDEB - Seperti tahun-tahun sebelumnya, jelang akhir tahun, sering terjadi lonjakan harga-harga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .