MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 06 Desember 2017 11:33
Nakal saat Masih Kecil

PROKAL.CO, SEBELUM nama Aldi Rizal, bocah perokok asal Banyuasin, Sumatera Selatan, heboh menjadi pemberitaan, Habibie Wahid pemilik medali perunggu SEA Games Malaysia 2017, ternyata sempat menjadi perokok aktif sewaktu balita. Hal itu disampaikan sang bapak, Abdul Wahid. “Habibie waktu kecil merokok,” kata Abdul Wahid.

Mendengar cerita itu, Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Berau Iwan Rifani Wijaya langsung terkejut. Iwan yang menemani Berau Post mengunjungi rumah orangtua Habibie di Jalan Pangeran Diguna, Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (3/12) lalu, terbelalak mendengar cerita itu.

Mengapa Habibie merokok? Karena sang ayah juga perokok aktif sejak muda hingga kini, ketika umurnya telah 68 tahun. Tak ada larangan dari Abdul Wahid kepada Habibie kecil untuk merokok. Sang ibu, Juga tidak bisa berbuat banyak.

Selain itu, lingkungan di sekitar Habibie juga yang menyebabkan ia sempat merokok. Pekerja pembuat meja dan kursi di tempat Abdul Wahid, kerap menawarkan Habibie rokok. Itulah penyebab Habibie merokok.

Bagi kedua orangtuanya, Habibie merokok karena tidak tahu. Bukan karena dia ingin. “Tapi namanya anak-anak susah dikasih tahu,” ujar Abdul Wahid. Apalagi Habibie adalah anak yang keras kepala. Jika dilarang, pasti akan marah.

Tidak dilarang hingga beberapa lama, Habibie akhirnya berhenti dengan sendirinya. Tepatnya ketika almarhum Dono Warkop DKI meninggal dunia pada 2001 silam. Abdul Wahid ingat betul kejadian itu. Bahkan, Habibie sendiri yang ingin bertobat untuk tidak mengisap tembakau yang terdiri dari kandungan tar dan nikotin itu.

“Dia berhenti karena menonton berita Dono meninggal karena penyakit paru-paru. Saya juga tidak mengerti kenapa, tiba-tiba dia berhenti saja,” akunya.

Terpisah, Habibie yang berada di Jerman kembali terbahak-bahak ketika Berau Post mengonfirmasi cerita itu. Ia juga tidak tahu mengapa hal-hal bodoh seperti ingin bunuh diri dan merokok dilakukannya sewaktu kecil. “Saya juga enggak tahu,” selorohnya.

Selain merokok, kenakalan lain yang sewaktu kecil dilakukan Habibie adalah mengambil uang orangtuanya. Sekali mengambil Rp 1.000 untuk berbelanja. Tapi Habibie juga sering minta uang kepada bapak atau ibunya. Biasanya sehari bisa puluhan kali. “Namanya juga anak-anak. Saya suka minta duit,” akunya.

Tidak berhenti di situ, ia juga pernah dihukum gurunya sewaktu SD karena berkelahi saat pelajaran olahraga. Habibie menerangkan, tidak ingin kalah dengan temannya pada suatu pertandingan tenis meja. Tapi ia merasa dicurangi. Terjadilah baku pukul antara anak kecil.

Tapi ia juga tidak menyesali perbuatan itu. Terpenting, bagi Habibie saat ini, dia menjadi seorang atlet profesional. Juga mencapai mimpinya untuk bisa berlaga di Asian Games Indonesia 2018.(rio/udi/asa)

 


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:28

Hari Ini, Bantuan Diberangkatkan

BANTUAN kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah, melalui Posko Ikatan Kerukunan Keluarga…

Senin, 15 Oktober 2018 13:27

Gangguan yang Sangat Mengganggu

GANGGUAN pelayanan telekomunikasi, kelistrikan dan air bersih yang terjadi kemarin (14/10), turut disayangkan…

Senin, 15 Oktober 2018 13:26

Jasa Pelayanan ‘KO’ di Akhir Pekan

TANJUNG REDEB – Listrik padam, air tidak mengalir dan koneksi internet terputus, terjadi dalam…

Senin, 15 Oktober 2018 13:25

Hasilnya Tak Berkah, Ada Cela pada Hukum Indonesia

Hasil tangkapannya melimpah. Namun tidak pernah dirasakan membawa berkah. Ali pun telah menyadarinya.…

Senin, 15 Oktober 2018 13:22

Pertimbangan Sarana, TC Digelar di Samarinda

Ingin mencatatkan sejarah, kontingen senam Berau optimistis mampu membawa pulang minimal dua medali…

Senin, 15 Oktober 2018 13:20

DKPP Sebut Belum Jadi Laporan

TANJUNG REDEB – Informasi dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:47

Presiden Bakal ke Maratua?

TANJUNG REDEB – Sejak mulai beroperasional pada akhir tahun 2017 lalu, akhirnya Bandara Maratua…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:45

Saksi Adief Tak Hadir di Sidang

TANJUNG REDEB - Proses gugatan mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PT Tirta Segah Adief…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:44

Posko Masih Terima Bantuan

JELANG keberangkatan menuju Sulawesi Tengah untuk membawa berbagai bantuan dari masyarakat Berau, Posko…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:42

Hadapi Banyak Kendala, Siap Berjuang hingga Akhir

Cabor basket minimal targetkan lolos fase grup pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .