MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 10:59
Kejagung Utus Empat Jaksa, Cek Fisik Proyek Sarana Air Bersih di Berau

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kasus penyediaan sarana air bersih perkotaan di Dinas Pekerjaan Umum Berau, menjadi perhatian serius Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Baru-baru ini, Kejagung sudah mengutus empat jaksanya ke Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – melakukan pengecekan fisik proyek dengan anggaran ratusan miliar tersebut.

Direktur PDAM Tirta Segah Adief Mulyadi mengaku, jika kantornya sudah didatangi sejumlah jaksa. Namun, dia tak mengetahui apakah kedatangan Korps Adhyaksa itu berkaitan dengan penanganan kasus air bersih tersebut.

Dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau Nasrullah Syam, membenarkan jika keempat jaksa dari Kejagung datang ke Kabupaten Berau terkait kasus yang tengah ditangani oleh Kejagung. Namun, ditegaskan Nasrullah, pada kasus ini, pihaknya sama sekali tidak dilibatkan atau ikut menanganinya.

“Mereka datang dan cek ke PDAM fisik proyeknya, kami hanya mendampingi. Selebihnya menjadi urusan mereka karena perkara bukan ditangani Kejari Berau,” terangnya kepada Berau Post, Rabu (6/12).

Di Berau, lanjut Nasrullah, empat jaksa Kejagung hanya mengunjungi PDAM Tirta Segah di Jalan Raja Alam. Sementara, untuk pengecekan atau pemeriksaan pihak terkait di Dinas Pekerjaan Umum, tidak dilakukan.

“Cuma PDAM saja, di tempat lain tidak ada yang dikunjungi. Terkait hal-hal lain, saya juga kurang paham. Yang jelas sudah selesai pengecekan mereka, pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidikan kasus dugaan korupsi penyediaan sarana air bersih perkotaan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Berau, dipastikan terus berlanjut tak hanya dengan menetapkan tiga tersangka. Seiring dengan proses penyidikan yang terus berlangsung, sangat mungkin muncul tersangka lain dari pihak Pemkab Berau.

“Penyidikannya masih berjalan. Yang pasti kita tak pandang bulu, siapa saja (swasta ataupun pejabat Pemkab Berau) berpeluang bisa jadi tersangka,” ucap Muhammad Rum, kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), saat ditemui Kaltim Post di ruang kerjanya, Senin (4/12) lalu. Pihak yang berpeluang jadi tersangka tersebut, lanjut Rum, adalah mereka yang punya keterkaitan kuat dengan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan ketiga tersangka.

Yakni CAD, SB, dan CAO. Mereka yang tadinya saksi menjadi tersangka menyusul keluarnya Surat Perintah Penyidikan tertanggal 18 Oktober 2017.

CAD yang merupakan karyawan BUMN, resmi jadi tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka yang ditandatangani Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik JAM Pidsus) Warih Sadono, Nomor: Print-43/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 18 Oktober 2017.

Sementara SB (wiraswasta) menjadi tersangka sesuai Surat Penetapan Tersangka Dirdik JAM Pidsus Nomor: Print-44/F.2/Fd.1/10/2017. Terakhir CAO (swasta) berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print-45/F.2/Fd.1/10/2017. Rum menegaskan, untuk melengkapi pembuktian kasus ketiga tersangka, hingga pekan lalu penyidik pada JAM Pidsus sudah memeriksa 27 saksi dan seorang ahli.

Kamis lalu, lanjut Rum, penyidik memeriksa Manager Divisi Sipil Umum PT Wijaya Karya Hari Respati. Diketahui, proyek penyediaan sarana air bersih perkotaan PU Berau dikerjakan lewat skema tahun jamak atau multiyears contract (MYC) 2007 sampai 2010. Bersumber dari APBD pada kegiatan tahap I senilai Rp 96 miliar dan tahap II Rp 133 miliar.

Informasi yang dihimpun, berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian akibat proyek tersebut sebesar Rp 35 miliar dari total Rp 229 miliar. (app/udi)

 


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 10:53

Bikin Regu Keberangkatan Haji 2018

KANTOR Kementerian Agama (Kemenag) Berau, mengumpulkan 120 calon jemaah haji Berau yang bakal diberangkatkan…

Senin, 18 Desember 2017 10:52

Kesampingkan Kepentingan Pribadi, Duka Dijadikan Suka

Mengenal lingkungan dan memahami karakter masyarakat, jadi hal pertama yang dilakukan Dadang Munandar…

Senin, 18 Desember 2017 10:51

Batas Penangguhan UMK Sisa Lima Hari

TANJUNG REDEB –Penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau berjalan mulus. Hal itu disampaikan…

Minggu, 17 Desember 2017 18:55

Dihakimi Massa sebelum Digiring ke Polisi

TANJUNG REDEB – Tak kuasa membendung hawa nafsunya, Ramli (22) warga RT 05, Gunung Tabur, dibantu…

Minggu, 17 Desember 2017 00:11

PU Evaluasi Proyek U-Gutter

TANJUNG REDEB - Pemasangan u-gutter di simpang tiga Jalan Dr Soetomo dan Pangeran Antasari, bakal dievaluasi.…

Minggu, 17 Desember 2017 00:09

Beruntung karena Ditugaskan di Kampung Halaman

Menjadi seorang bidan, memang sudah dicita-citakan Hefi Theopani sejak kecil. Apalagi bisa ditugaskan…

Minggu, 17 Desember 2017 00:07

Penanganan Bujangga Terancam Molor

TANJUNG REDEB – Proyek penanganan Jalan Bujangga dengan membangun kembali jalan yang ambles sekaligus…

Sabtu, 16 Desember 2017 15:03
BREAKING NEWS

Remas Payudara Pengendara, Pelaku Dipukul Massa

TANJUNG REDEB - Aksi pelecehan terhadap wanita menggegerkan warga di Jalan Niaga I, Tanjung Redeb, sekitar…

Sabtu, 16 Desember 2017 13:03

Sodikin Tewas Tertembak Senjata Sendiri

TALISAYAN – Senjata makan tuan. Itulah yang terjadi pada Sodikin (30), warga Jalan Kenangan RT…

Sabtu, 16 Desember 2017 12:59

Jauh dari Suami, Pelayanan Juga untuk Wisatawan

Pulau Derawan menjadi salah satu destinasi wisata andalan Berau dan Kaltim yang sudah mendunia. Sebagian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .