MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 10:59
Kejagung Utus Empat Jaksa, Cek Fisik Proyek Sarana Air Bersih di Berau

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kasus penyediaan sarana air bersih perkotaan di Dinas Pekerjaan Umum Berau, menjadi perhatian serius Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Baru-baru ini, Kejagung sudah mengutus empat jaksanya ke Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – melakukan pengecekan fisik proyek dengan anggaran ratusan miliar tersebut.

Direktur PDAM Tirta Segah Adief Mulyadi mengaku, jika kantornya sudah didatangi sejumlah jaksa. Namun, dia tak mengetahui apakah kedatangan Korps Adhyaksa itu berkaitan dengan penanganan kasus air bersih tersebut.

Dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau Nasrullah Syam, membenarkan jika keempat jaksa dari Kejagung datang ke Kabupaten Berau terkait kasus yang tengah ditangani oleh Kejagung. Namun, ditegaskan Nasrullah, pada kasus ini, pihaknya sama sekali tidak dilibatkan atau ikut menanganinya.

“Mereka datang dan cek ke PDAM fisik proyeknya, kami hanya mendampingi. Selebihnya menjadi urusan mereka karena perkara bukan ditangani Kejari Berau,” terangnya kepada Berau Post, Rabu (6/12).

Di Berau, lanjut Nasrullah, empat jaksa Kejagung hanya mengunjungi PDAM Tirta Segah di Jalan Raja Alam. Sementara, untuk pengecekan atau pemeriksaan pihak terkait di Dinas Pekerjaan Umum, tidak dilakukan.

“Cuma PDAM saja, di tempat lain tidak ada yang dikunjungi. Terkait hal-hal lain, saya juga kurang paham. Yang jelas sudah selesai pengecekan mereka, pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidikan kasus dugaan korupsi penyediaan sarana air bersih perkotaan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Berau, dipastikan terus berlanjut tak hanya dengan menetapkan tiga tersangka. Seiring dengan proses penyidikan yang terus berlangsung, sangat mungkin muncul tersangka lain dari pihak Pemkab Berau.

“Penyidikannya masih berjalan. Yang pasti kita tak pandang bulu, siapa saja (swasta ataupun pejabat Pemkab Berau) berpeluang bisa jadi tersangka,” ucap Muhammad Rum, kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), saat ditemui Kaltim Post di ruang kerjanya, Senin (4/12) lalu. Pihak yang berpeluang jadi tersangka tersebut, lanjut Rum, adalah mereka yang punya keterkaitan kuat dengan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan ketiga tersangka.

Yakni CAD, SB, dan CAO. Mereka yang tadinya saksi menjadi tersangka menyusul keluarnya Surat Perintah Penyidikan tertanggal 18 Oktober 2017.

CAD yang merupakan karyawan BUMN, resmi jadi tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka yang ditandatangani Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik JAM Pidsus) Warih Sadono, Nomor: Print-43/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 18 Oktober 2017.

Sementara SB (wiraswasta) menjadi tersangka sesuai Surat Penetapan Tersangka Dirdik JAM Pidsus Nomor: Print-44/F.2/Fd.1/10/2017. Terakhir CAO (swasta) berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print-45/F.2/Fd.1/10/2017. Rum menegaskan, untuk melengkapi pembuktian kasus ketiga tersangka, hingga pekan lalu penyidik pada JAM Pidsus sudah memeriksa 27 saksi dan seorang ahli.

Kamis lalu, lanjut Rum, penyidik memeriksa Manager Divisi Sipil Umum PT Wijaya Karya Hari Respati. Diketahui, proyek penyediaan sarana air bersih perkotaan PU Berau dikerjakan lewat skema tahun jamak atau multiyears contract (MYC) 2007 sampai 2010. Bersumber dari APBD pada kegiatan tahap I senilai Rp 96 miliar dan tahap II Rp 133 miliar.

Informasi yang dihimpun, berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian akibat proyek tersebut sebesar Rp 35 miliar dari total Rp 229 miliar. (app/udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 01:12

Disdik Tunggu Laporan PPDB

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau tengah menunggu laporan dari seluruh sekolah jenjang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:10

Perkara Jadi Pembelajaran Menjaga Keutuhan Rumah Tangga

Berprofesi sama dengan sang ayah sebenarnya tidak pernah menjadi cita-cita Muhammad Iqbal saat kecil.…

Kamis, 19 Juli 2018 01:05

PKPI Juga Tak Lapor Kesbangpol

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar tidak mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:32

Hanura Berau Ikut Kepengurusan OSO-Herry

Mendaftar di hari terakhir penyerahan berkas, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…

Rabu, 18 Juli 2018 13:29

PKPI dan Garuda Tak Mendaftar

TANJUNG REDEB – Hingga penutupan pengajuan daftar calon anggota legislatif tadi malam (17/7),…

Rabu, 18 Juli 2018 13:27

Seluruh Pendaftar Lolos Verifikasi Berkas

Setelah jumlah pendaftar minimal terpenuhi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) melanjutkan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:24

Diperiksa KY Gara-Gara Perkara Warisan

Lahir dari keluarga petugas kesehatan, tak membuat Uray Gapima Aprianto mengikuti jejak sang ayah. Jalan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:05

Sport Center Bukan untuk Porprov

TANJUNG REDEB - Walau serius membangun, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau memastikan Sport Center…

Selasa, 17 Juli 2018 01:04

Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran

TANJUNG REDEB – Masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan ikut serta pada pemilihan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:03

Klinik Bersalin Pilih Jadi RS

TANJUNG REDEB – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Klinik Bersalin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .