MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 10:59
Kejagung Utus Empat Jaksa, Cek Fisik Proyek Sarana Air Bersih di Berau

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kasus penyediaan sarana air bersih perkotaan di Dinas Pekerjaan Umum Berau, menjadi perhatian serius Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Baru-baru ini, Kejagung sudah mengutus empat jaksanya ke Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – melakukan pengecekan fisik proyek dengan anggaran ratusan miliar tersebut.

Direktur PDAM Tirta Segah Adief Mulyadi mengaku, jika kantornya sudah didatangi sejumlah jaksa. Namun, dia tak mengetahui apakah kedatangan Korps Adhyaksa itu berkaitan dengan penanganan kasus air bersih tersebut.

Dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau Nasrullah Syam, membenarkan jika keempat jaksa dari Kejagung datang ke Kabupaten Berau terkait kasus yang tengah ditangani oleh Kejagung. Namun, ditegaskan Nasrullah, pada kasus ini, pihaknya sama sekali tidak dilibatkan atau ikut menanganinya.

“Mereka datang dan cek ke PDAM fisik proyeknya, kami hanya mendampingi. Selebihnya menjadi urusan mereka karena perkara bukan ditangani Kejari Berau,” terangnya kepada Berau Post, Rabu (6/12).

Di Berau, lanjut Nasrullah, empat jaksa Kejagung hanya mengunjungi PDAM Tirta Segah di Jalan Raja Alam. Sementara, untuk pengecekan atau pemeriksaan pihak terkait di Dinas Pekerjaan Umum, tidak dilakukan.

“Cuma PDAM saja, di tempat lain tidak ada yang dikunjungi. Terkait hal-hal lain, saya juga kurang paham. Yang jelas sudah selesai pengecekan mereka, pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidikan kasus dugaan korupsi penyediaan sarana air bersih perkotaan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Berau, dipastikan terus berlanjut tak hanya dengan menetapkan tiga tersangka. Seiring dengan proses penyidikan yang terus berlangsung, sangat mungkin muncul tersangka lain dari pihak Pemkab Berau.

“Penyidikannya masih berjalan. Yang pasti kita tak pandang bulu, siapa saja (swasta ataupun pejabat Pemkab Berau) berpeluang bisa jadi tersangka,” ucap Muhammad Rum, kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), saat ditemui Kaltim Post di ruang kerjanya, Senin (4/12) lalu. Pihak yang berpeluang jadi tersangka tersebut, lanjut Rum, adalah mereka yang punya keterkaitan kuat dengan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan ketiga tersangka.

Yakni CAD, SB, dan CAO. Mereka yang tadinya saksi menjadi tersangka menyusul keluarnya Surat Perintah Penyidikan tertanggal 18 Oktober 2017.

CAD yang merupakan karyawan BUMN, resmi jadi tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka yang ditandatangani Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik JAM Pidsus) Warih Sadono, Nomor: Print-43/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 18 Oktober 2017.

Sementara SB (wiraswasta) menjadi tersangka sesuai Surat Penetapan Tersangka Dirdik JAM Pidsus Nomor: Print-44/F.2/Fd.1/10/2017. Terakhir CAO (swasta) berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print-45/F.2/Fd.1/10/2017. Rum menegaskan, untuk melengkapi pembuktian kasus ketiga tersangka, hingga pekan lalu penyidik pada JAM Pidsus sudah memeriksa 27 saksi dan seorang ahli.

Kamis lalu, lanjut Rum, penyidik memeriksa Manager Divisi Sipil Umum PT Wijaya Karya Hari Respati. Diketahui, proyek penyediaan sarana air bersih perkotaan PU Berau dikerjakan lewat skema tahun jamak atau multiyears contract (MYC) 2007 sampai 2010. Bersumber dari APBD pada kegiatan tahap I senilai Rp 96 miliar dan tahap II Rp 133 miliar.

Informasi yang dihimpun, berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian akibat proyek tersebut sebesar Rp 35 miliar dari total Rp 229 miliar. (app/udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28

Pengungsi asal Sigi Diterima di SMPN 3

RATUSAN korban bencana asal Donggala, Sigi dan Palu, sudah berada di Kabupaten Berau untuk mengungsi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26

Tak Punya Pelatih, Atlet Berlatih Mandiri

Walau belum memiliki pelatih profesional, atlet-atlet dansa Berau tetap tak ingin menjadi penggembira…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:33

NM Bantah Semua Tuduhan

TANJUNG REDEB – NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang dilaporkan telah meminta…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:25

Semua Atlet Menetap di Samarinda

Melihat performa dan hasil pada pra-porprov tahun lalu di Samarinda. Pengurus Petanque Berau optimistis…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .