MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Kamis, 07 Desember 2017 11:17
Waspada Kerusakan Lingkungan

Pemerintah Diminta Mengawasi Investasi

HARUS SEIMBANG: Keberadaan pihak swasta yang menanamkan uangnya di Berau untuk berinvestasi harus diperhatikan agar tidak merusak lingkungan. Tampak pekerja perkebunan kelapa sawit sedang melakukan panen.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Perkembangan ekonomi di Berau tidak terlepas dari investasi dari pihak luar. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua I DPRD Berau meminta kepada Pemkab Berau agar melakukan pengawasan secara ketat dan memberi tindakan kepada investor yang tidak patuh pada aturan.

Meski demikian, ia mengaku tidak masalah kepada para investor tersebut. Bahkan sangat baik pada pembangunan, terutama di kondisi keuangan daerah sedang menipis. Namun, jika para investor tersebut tidak memerhatikan efek negatif terhadap lingkungan, ia meminta agar mendapat tindakan tegas terhadap bisnis yang dijalankan.

“Dampak negatifnya yang perlu diminimalisasi. Karena memulihkan kerusakan lingkungan tidak mudah dan tidak murah. Apalagi kalau sampai berdampak sosial,” kata Saga, belum lama ini.

Dikatakan Saga, pemerintah harus memastikan setiap perusahaan memenuhi kewajiban melakukan reklamasi hutan untuk mengembalikan fungsi lahan pascatambang. Instansi terkait seperti Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim harus benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya. Baik itu melakukan pengawasan atau memberikan tindakan bagi yang tidak memperhatikan lingkungan.

Selain pertambangan, sektor perkebunan kelapa sawit yang mencapai ribuan hektare di Kabupaten Berau menurut Saga juga menyimpan ancaman serius bagi lingkungan. “Kita juga perlu waspada terhadap alih fungsi lahan menjadi areal perkebunan sawit. Karena kita tahu, pohon kelapa sawit ini menyerap banyak air tanah,” katanya. 

Bahkan, ada beberapa kampung yang menurut Saga sudah merasakan dampak negatif keberadaan perkebunan kelapa sawit. Seperti debit air sungai  yang berkurang. Menurut dia, kondisi ini bisa membuat permasalahan besar jika sampai seluruh sumber air untuk masyarakat habis.

Bahkan diungkapkan, dirinya menyaksikan sendiri ada anak sungai yang kini hilang. Seperti sumber air di kecamatan Batu Putih. Karena itu, Saga berharap, pemberian izin lokasi untuk perkebunan kelapa sawit harus memperhatikan kawasan-kawasan yang terdampak.

“Artinya jangan memberikan lahan yang menjadi sumber air atau sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat,” jelasnya. 

Memang menurutnya, perkebunan sawit memberikan dampak ekonomi yang cukup besar dan manfaat lainnya. Juga memberikan peluang lapangan kerja yang banyak. Akan tetapi, sebisa mungkin dampak negatif yang ditimbulkan bisa diminimalisir. “Jangan sampai dampak negatifnya lebih besar daripada nilai investasinya,” tandas Saga. (adv/rio)


BACA JUGA

Senin, 07 Mei 2018 11:36

Dewan Agendakan Hearing Lanjutan

TANJUNG REDEB – Jajaran Komisi I dan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menggelar…

Jumat, 06 April 2018 10:14

DPRD Butuh Pendapat Hukum

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau melakukan kerja sama dalam bidang…

Jumat, 06 April 2018 10:13

Terima LKPJ Tahun Anggaran 2017

TANJUNG REDEB – Rapat Paripurna keempat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau…

Rabu, 04 April 2018 12:46

Desak Pemkab Perhatikan Pedagang Pasar SAD

TANJUNG REDEB – Komisi II, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar jajak pendapat…

Rabu, 04 April 2018 12:45

DPRD Barito Timur Tukar Pikiran

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau mendapat kunjungan kerja (kunker)…

Kamis, 29 Maret 2018 12:26

DPRD Minta KONI Presentasi

TANJUNG REDEB – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau telah mengirimkan surat permohonan…

Rabu, 21 Maret 2018 12:54

Cari Solusi Kelangkaan Gas Melon

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai kelangkaan gas melon atau elpiji ukuran 3 kilogram…

Rabu, 21 Maret 2018 12:53

Minta Seluruh Pihak Berpikir Positif

TANJUNG REDEB – Pro-kontra terhadap Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 21 Maret 2018 12:26

Konservasi Penyu Dinilai Gagal

Wakil Ketua DPRD Berau Saga, menyoroti kegiatan konservasi penyu yang dilakukan Balai Konservasi Sumber…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

DPRD Sahkan 5 Raperda jadi Perda

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menggelar Rapat Paripurna ke-2 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .