MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 09 Desember 2017 12:30
Bupati Instruksikan PU Segera Meninjau

Kondisi Jembatan Sei Lempake di Biatan

BUTUH PENANGANAN: Beberapa besi penopang badan jalan di Jembatan Sei Lempake terlihat patah. Kondisi ini sangat meresahkan warga setempat karena dinilai mengurangi kekuatan jembatan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Guna memastikan kondisi Jembatan Sei Lempake atau yang biasa disebut Jembatan Sei Slengkop, Kecamatan Biatan, Bupati Berau Muharram menginstruksikan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau segera melakukan pengamatan.

Hal itu untuk menyikapi kekhawatiran para pengguna jembatan, terlebih setelah ditemukannya beberapa besi penopang badan jalan di bagian bawah jembatan yang patah. “Segera akan saya tugaskan DPUPR mencermati kondisi jembatan tersebut,” ungkapnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (8/12).

Namun ditegaskannya, Pemkab Berau tidak bisa berbuat banyak dalam penaganan jembatan tersebut karena kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi Kaltim. “Hasil pengamatan DPUPR nanti yang akan kita sampaikan ke provinsi supaya segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Terkait usulan warga untuk membatasi kendaraan yang melintas, menurut Muharram akan ditentukan setelah DPUPR melakukan pengamatan jembatan tersebut. “Itu juga akan dijadikan dasar untuk menginstruksikan agar beban setiap kendaraan tidak terlalu berlebihan saat melintasinya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kekhawatiran akan ambruknya Jembatan Sei Lempake masih menghantui pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan Berau Post, walau dari atas kondisi jembatan sudah terlihat baik, namun tidak di bagian bawah jembatan. Beberapa besi bagian bawah jembatan sudah tampak patah.

Salah seorang pengguna jalan Arman, yang ditemui wartawan mengaku merasa cemas ketika melintas di jembatan itu, terlebih saat beriringan dengan truk bermuatan.

“Ngeri kalau melintas. Makanya kalau ada truk angkutan, saya bergegas mendahului truk itu. Takut ambruk jembatannya. Apalagi lantai jembatannya sudah tiga kali ambles,” katanya, Selasa (5/12) lalu.

Menurutnya, tingginya intensitas curah hujan bukan penyebab utama kerusakan jembatan, tapi karena kendaraan pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) atau Crude Palm Oil (CPO) yang tidak sebanding dengan kekuatan jembatan.

“Pakai logika aja. Jembatan hanya mampu dilintasi kendaraan dengan bobot maksimum 8 ton. Sementara, tiap harinya puluhan kendaraan sawit dengan bobot lebih dari itu banyak melintas. Apa enggak bonyok itu jembatan,” paparnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 13:21

Pelindo Tak Pernah Terima Permohonan Pandu

TANJUNG REDEB – Manajer Pelayanan Kapal Pelindo IV Berau, Manggi, menyebut tugboat Bintang Setiawan…

Selasa, 25 September 2018 13:18

Minim Jam Terbang, Tingkatkan Intensitas Latihan

Terbilang cabang olahraga baru dan kurang dikenal di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 13:17

Progres Perbaikan Masih 15 Persen

MARATUA – Perbaikan atas kerusakan beberapa fasilitas di Pulau Kakaban, belum menunjukkan progres…

Selasa, 25 September 2018 13:17

Hanya 1 Formasi untuk K2

TANJUNG REDEB – Menjelang dibukanya tahap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018,…

Senin, 24 September 2018 13:21

Terseret Tongkang, Tugboat Bintang Setiawan Terbalik

TANJUNG REDEB – Tugboat atau kapal tunda dengan nama lambung TB Bintang Setiawan 98, kandas di…

Senin, 24 September 2018 13:20

Gelar Pemusatan Latihan di Bidukbiduk

Cabang olahraga Dayung ingin tampil maksimal di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutim.…

Senin, 24 September 2018 13:19

Perekrutan Dilakukan Sekolah

TANJUNG REDEB – Sekretaris Dinas Pendidikan Berau Didi Rahmadi, mengakui jika instruksi presiden…

Minggu, 23 September 2018 15:32

Pusat Diminta Cari Solusi, Larangan Pemkab Mengangkat Guru Honorer

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, anggap keputusan Presiden Republik Indonesia yang meminta…

Minggu, 23 September 2018 15:30

Agendakan World Summit Coral Triangle di Maratua

TANJUNG REDEB - Banyak gagasan yang bisa dilakukan dalam mempromosikan Pulau Maratua di Berau, sebagai…

Minggu, 23 September 2018 15:26

Target Dua Emas, Yakin dengan Kualitas Atlet

Cabang olahraga wushu bukanlah cabang baru di Berau, khalayaknya Gateball maupun Woodball. Dua medali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .