MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 10 Desember 2017 12:05
Senang Mengabdi di Kampung Meski Fasilitas Terbatas

Pengabdian Petugas-Petugas Kesehatan di Kampung: Yuanita (1)

SENANG BISA MEMBANTU: Bidan Kampung Yuanita yang ditugaskan di Polindes Tasuk Kecamatan Gunung Tabur saat bersama dengan salah satu pasiennya, kemarin (9/12)

PROKAL.CO, Bertugas di Pondok Bersalin Desa (Polindes) Kampung Tasuk Kecamatan Gunung Tabur, dianggap Yuanita sebagai berkah. Meski harus bekerja di dengan segala keterbatasan fasilitas di sana, sama sekali tidak menjadi hambatan untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

 

EKA RUSDIANA, Tanjung Redeb

 

BIDAN Yunita, begitu ia sering disapa. Masa pengabdiannya dimulai sejak tahun 2009, saat ia ditetapkan resmi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bidan di Kampung Tasuk. Bak gayung bersambut, perempuan kelahiran Gunung Tabur, 25 Agustus 1984 ini tidak perlu terlalu jauh berpisah dari keluarga besarnya.

Meski begitu, bukan berarti ibu dua anak ini tidak pernah melalui masa-masa sulit. Selama kurang lebih tujuh tahun, ia juga harus bertugas di Puskesmas di Sambarata Kilometer 21. Perjalanan ekstrem menuju ke sana sudah menjadi “makanan” sehari-hari.  

“Jalan menuju ke sana luar biasa, apalagi kalau hujan. Belum naik speed-nya lagi, pokoknya perjuangan lah,” ungkap Yunita, kemarin (9/12).

Pengalaman yang demikian justru membuatnya senang. Apalagi jika dirinya sukses membantu persalinan warga di kampung. “Sekarang sudah enggak lagi, cuma di Tasuk bawah ini aja,” ujarnya.

Alumnus Diploma III Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Balikpapan ini, bersyukur ia ditempatkan di Tasuk. Dengan begitu ia bisa membantu persalinan dan ibu hamil di sana tidak perlu jauh-jauh lagi jika ingin memeriksakan dirinya.

Hanya saja, ia mengaku tidak enak dengan aturan Permenkes 75 soal persalinan yang tidak boleh dilakukan di rumah. Padahal Polindes di Tasuk sendiri, ungkapnya, tidak layak dijadikan sebagai tempat persalinan. Di samping ruangannya yang kecil, peralatan medisnya pun masih kurang.

“Oksigen enggak ada, padahal itu yang pentingkan. Tempat tidur untuk persalinan juga tidak memadai, bagaimana kita mau lakukan persalinan di Polindes. Susah. Di situlah kadang orang-orang di sini (Tasuk) mengeluhnya. Padahal kan penginnya mereka enggak perlu jauh-jauh,” jelas perempuan 33 tahun ini.

Selama ini, jika ada pasien yang akan melahirkan terpaksa harus dirujuk ke Klinik 24 Jam di Puskesmas Gunung Tabur. Untuk merujuknya pun masih butuh perjuangan lagi. Pasalnya, Polindes Kampung Tasuk tidak memiliki mobil siaga yang sewaktu-waktu diperlukan seperti saat harus merujuk pasien. “Kalau pinjam, repot. Orang-orang enggak siap, di sana aja sebenarnya tidak enaknya itu,” tegasnya.

Harapannya, Polindes tempat ia mengabdi ini suatu saat akan dilirik oleh pemerintah maupun perusahaan yang beroperasi di sekitar Kampung Tasuk. Artinya, dibantu dari segi kelayakan bangunan hingga fasilitas pendukung lain, seperti peralatan medis.(*/app)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:02

10 Sekolah Dibina SMP 2

TANJUNG REDEB – Bersama 17 SMP lainnya di Kaltim, SMPN 2 Tanjung Redeb menjadi satu-satunya perwakilan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:01

Siap Ladeni Somasi NM

TANJUNG REDEB – Tak cukup laporannya ditangani Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Partai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:58

Kekurangan Dana Sisa Rp 1,3 M

TANJUNG REDEB – Alotnya proses pembahasan anggaran untuk memberangkatkan kontingen Berau mengikuti…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:24

Hapus Diskriminasi bagi Penyandang Disabilitas

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau menyerahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penyelenggaraan…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:23

Perusahaan Di-deadline Tiga Hari

TANJUNG REDEB – Kekurangan anggaran untuk memenuhi kebutuhan kontingen Berau mengikuti Pekan Olahraga…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:20

Terima dengan Tangan Terbuka

KORBAN bencana asal Palu, Donggala dan Sigi yang mengungsi ke Berau, disambut dengan tangan terbuka…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:18

Pengungsi Pilih Menatep di Berau

BIDUKBIDUK – Kecamatan Bidukbiduk jadi wilayah yang paling banyak menampung pengungsi asal Palu,…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:38

PPP dan Gerindra Membantah

TANJUNG REDEB – Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .