MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 10 Desember 2017 12:05
Senang Mengabdi di Kampung Meski Fasilitas Terbatas

Pengabdian Petugas-Petugas Kesehatan di Kampung: Yuanita (1)

SENANG BISA MEMBANTU: Bidan Kampung Yuanita yang ditugaskan di Polindes Tasuk Kecamatan Gunung Tabur saat bersama dengan salah satu pasiennya, kemarin (9/12)

PROKAL.CO, Bertugas di Pondok Bersalin Desa (Polindes) Kampung Tasuk Kecamatan Gunung Tabur, dianggap Yuanita sebagai berkah. Meski harus bekerja di dengan segala keterbatasan fasilitas di sana, sama sekali tidak menjadi hambatan untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

 

EKA RUSDIANA, Tanjung Redeb

 

BIDAN Yunita, begitu ia sering disapa. Masa pengabdiannya dimulai sejak tahun 2009, saat ia ditetapkan resmi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bidan di Kampung Tasuk. Bak gayung bersambut, perempuan kelahiran Gunung Tabur, 25 Agustus 1984 ini tidak perlu terlalu jauh berpisah dari keluarga besarnya.

Meski begitu, bukan berarti ibu dua anak ini tidak pernah melalui masa-masa sulit. Selama kurang lebih tujuh tahun, ia juga harus bertugas di Puskesmas di Sambarata Kilometer 21. Perjalanan ekstrem menuju ke sana sudah menjadi “makanan” sehari-hari.  

“Jalan menuju ke sana luar biasa, apalagi kalau hujan. Belum naik speed-nya lagi, pokoknya perjuangan lah,” ungkap Yunita, kemarin (9/12).

Pengalaman yang demikian justru membuatnya senang. Apalagi jika dirinya sukses membantu persalinan warga di kampung. “Sekarang sudah enggak lagi, cuma di Tasuk bawah ini aja,” ujarnya.

Alumnus Diploma III Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Balikpapan ini, bersyukur ia ditempatkan di Tasuk. Dengan begitu ia bisa membantu persalinan dan ibu hamil di sana tidak perlu jauh-jauh lagi jika ingin memeriksakan dirinya.

Hanya saja, ia mengaku tidak enak dengan aturan Permenkes 75 soal persalinan yang tidak boleh dilakukan di rumah. Padahal Polindes di Tasuk sendiri, ungkapnya, tidak layak dijadikan sebagai tempat persalinan. Di samping ruangannya yang kecil, peralatan medisnya pun masih kurang.

“Oksigen enggak ada, padahal itu yang pentingkan. Tempat tidur untuk persalinan juga tidak memadai, bagaimana kita mau lakukan persalinan di Polindes. Susah. Di situlah kadang orang-orang di sini (Tasuk) mengeluhnya. Padahal kan penginnya mereka enggak perlu jauh-jauh,” jelas perempuan 33 tahun ini.

Selama ini, jika ada pasien yang akan melahirkan terpaksa harus dirujuk ke Klinik 24 Jam di Puskesmas Gunung Tabur. Untuk merujuknya pun masih butuh perjuangan lagi. Pasalnya, Polindes Kampung Tasuk tidak memiliki mobil siaga yang sewaktu-waktu diperlukan seperti saat harus merujuk pasien. “Kalau pinjam, repot. Orang-orang enggak siap, di sana aja sebenarnya tidak enaknya itu,” tegasnya.

Harapannya, Polindes tempat ia mengabdi ini suatu saat akan dilirik oleh pemerintah maupun perusahaan yang beroperasi di sekitar Kampung Tasuk. Artinya, dibantu dari segi kelayakan bangunan hingga fasilitas pendukung lain, seperti peralatan medis.(*/app)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Yudha: Saya Pikir Itu Ranahnya DLHK

TANJUNG REDEB – Jalan Diponegoro dikeluhkan warga, lantaran berdebu dan membuat tidak nyaman untuk…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Dokter di Pulau Derawan Kosong, Akibat Kontrak Tahunan

PULAU DERAWAN – Masyarakat di Pulau Derawan tampaknya harus bersabar mendapat pelayanan kesehatan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

TANJUNG REDEB – Angin kencang disertai hujan lebat diprediksi terjadi hingga akhir bulan ini.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:28

Adu Peruntungan di Badai Politik

TANJUNG REDEB – 2018 tepat disebut sebagai tahun politik. Atmosfernya tidak hanya dirasakan oleh…

Jumat, 19 Januari 2018 11:44

Satu Parpol Penuhi Syarat, Lainnya Proses Perbaikan

TANJUNG REDEB - Sebagaimana mandat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2017, KPU Berau…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Pencegahan untuk Wabah Difteri, Vaksin Sangat Menentukan

TANJUNG REDEB – Beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terjangkit wabah penyakit difteri.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:42

2017, Klaim JKK Naik Signifikan, Tanda Kurang Baik Penerapan K3

TANJUNG REDEB - Jumlah klaim santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan peserta, di wilayah kerja…

Jumat, 19 Januari 2018 11:41

Tunggu Usulan dari Provinsi, Disbudpar Optimistis Penetapan KEK Maratua

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, optimistis tahun 2018, dapat mewujudkan…

Kamis, 18 Januari 2018 00:28

Masih Aman, Difteri Terus Diwaspadai

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai…

Kamis, 18 Januari 2018 00:07

COP Bakal Lepasliarkan 5 Orangutan

KELAY – Keberadaan Orangutan di sekitar Hutan Lindung Lesan, Kecamatan Kelay kian hari semakin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .