MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 12 Desember 2017 00:05
Kurangi Beban Angkutan, Kadishub Berharap Kesadaran Perusahaan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perhubungan Kadishub) Berau Abdurrahman, meminta instansi terkait di Pemprov Kaltim melakukan pengkajian ulang untuk memastikan kekuatan jembatan-jembatan yang ada di Bumi Batiwakkal.

Usulan itu diutarakan Abdurrahman menyikapi kondisi Jembatan Sei Lempake yang kondisinya sangat mengkhawatirkan.

“Kita minta dikaji ulang rancangannya, apakah memungkinkan diperbaiki apa diganti baru. Karena kendaraan yang lewat sudah lebih dari batas maksimal,” ungkapnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (11/12).

Dikatakannya, kapasitas seluruh jembatan di Berau, sama dengan kekuatan jalan-jalan protokol dengan batas maksimal 8 ton. Hal itu tidak sebanding dengan banyaknya kendaraan milik perusahaan, terutama pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit yang bebannya minimal 15 ton. “Bahkan bisa lebih dari itu (beban 15 ton),” katanya.

Peninjauan ulang segera dilakukan sehingga bisa memperkirakan berapa kebutuhan biaya perbaikannya guna diperjuangkan saat penyusunan anggaran.

“Tapi sambil menunggu, kami akan coba tinjau juga ke sana. Kalau kondisinya memang mengkhawatirkan, kami akan pasang rambu hati-hati,” ungkapnya.

“Kita harap perusahaan juga sadar diri dengan mulai mengurangi bebannya sesuai kapasitas jembatan,” tambah Abdurrahman.

Seperti diketahui, aspal jembatan yang juga dikenal dengan sebutan Jembatan Sei Slengkop, sudah jebol. Bahkan, beberapa besi di bagian bawah jembatan juga terlihat patah. Kondisi itu membuat pengendara merasa khawatir ketika melintasi jembatan di Ibu Kota Kecamatan Biatan itu.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau Rudi P Mangungsong juga menganggap kerusakan itu harus menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim. Sebab jembatan itu merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan Tanjung Redeb dengan empat kecamatan yang ada di kawasan pesisir selatan Berau, seperti Kecamatan Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk.

Menurutnya, penanganan Jembatan Sei Lempake tidak bisa sekadar melakukan peremajaan, tapi dengan membangun jembatan baru. Itu karena fungsinya yang sudah tidak sama lagi dengan tujuan saat awal pembangunan jembatan.

“Bisa jadi dulunya jembatan itu dibangun untuk dilewati mobil-mobil kecil. Namun seiring perkembangan di kawasan pesisir, kini jembatan itu dilintasi truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) maupun Tandan Buah Segar (TBS), makanya jembatan lebih cepat rusak,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya juga mengharapkan kepada seluruh perusahaan sawit yang beroperasi di kawasan pesisir selatan Berau untuk bersama-sama menjaga jembatan tersebut. Salah satunya dengan mulai mengurangi beban kendaraan ketika hendak melintasi jembatan.

“Itu kan untuk kepentingan dia juga, bayangkan saja ketika jembatan itu putus maka mereka juga yang akan rugi dan perekonomian masyarakat di sana juga akan ikut terganggu,” pungkasnya.

Sementara Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi yang sempat dimintai komentarnya, mengaku terkejut mengetahui beberapa besi penopang di bagian bawah jembatan ada yang patah. Dirinya berjanji segera menginstruksikan DPUPR Kaltim untuk mengambil tindakan.

“Kalau begitu ini darurat dan bahaya untuk pengendara, apalagi akses tiga kecamatan. Segera saya minta penanganan darurat ini,” tegasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:50

Wisnu Haris Tutup Usia

TANJUNG REDEB - Mantan Staf Ahli Bidang Pembangunan Wisnu Haris (59), mengembuskan napas terakhirnya…

Selasa, 24 April 2018 11:48

Hanya Lima Sekolah Gelar UNBK

TANJUNG REDEB – Sebanyak 3.942 pelajar SMP sederajat, mengikuti ujian nasional kemarin (23/4).…

Selasa, 24 April 2018 11:47

Penyegaran untuk Menjawab Tantangan

BALIKPAPAN - Tantangan industri media yang semakin beragam, menuntut respons terbaik. Tak terkecuali…

Selasa, 24 April 2018 11:46

Masih Belum Berhasil, Proses Lelang Tetap Jalan

Pemerintah Kabupaten Berau kembali melakukan pertemuan dengan warga yang meminta ganti rugi atas lahannya…

Senin, 23 April 2018 10:16

Selamatkan Ekosistem, Omzet Rp 22 Juta Per Bulan

Budaya masyarakat di wilayah pesisir Berau, khususnya Pulau Derawan dan Maratua, memiliki kecenderungan…

Minggu, 22 April 2018 12:18

SDM Berau Bisa Jadi Kekuatan Baru di Indonesia

Persoalan pendidikan di Indonesia tak hanya karena kurangnya fasilitas, tapi lebih kepada sistem pendidikan…

Minggu, 22 April 2018 12:17

Ada 40 TKI Terancam Hukuman Mati

Selama satu jam, Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi memberikan ceramah di Lembaga Ketahanan Nasional…

Minggu, 22 April 2018 12:16

Bupati Minta PU Tegur Kontraktor

TANJUNG REDEB – Tak ingin malu saat menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat…

Minggu, 22 April 2018 12:15

Jika Tidak Melaporkan Pelanggaran yang Dibuat Jajarannya, Pimpinan OPD yang Diberi Sanksi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Berau Anwar, menyebut pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)…

Sabtu, 21 April 2018 10:35

Bayang-Bayang Kekerasan terhadap Perempuan

DI tengah gencarnya beberapa pihak memperjuangkan kesetaraan gender secara nasional, tampaknya belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .