MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 12 Desember 2017 00:05
Kurangi Beban Angkutan, Kadishub Berharap Kesadaran Perusahaan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perhubungan Kadishub) Berau Abdurrahman, meminta instansi terkait di Pemprov Kaltim melakukan pengkajian ulang untuk memastikan kekuatan jembatan-jembatan yang ada di Bumi Batiwakkal.

Usulan itu diutarakan Abdurrahman menyikapi kondisi Jembatan Sei Lempake yang kondisinya sangat mengkhawatirkan.

“Kita minta dikaji ulang rancangannya, apakah memungkinkan diperbaiki apa diganti baru. Karena kendaraan yang lewat sudah lebih dari batas maksimal,” ungkapnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (11/12).

Dikatakannya, kapasitas seluruh jembatan di Berau, sama dengan kekuatan jalan-jalan protokol dengan batas maksimal 8 ton. Hal itu tidak sebanding dengan banyaknya kendaraan milik perusahaan, terutama pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit yang bebannya minimal 15 ton. “Bahkan bisa lebih dari itu (beban 15 ton),” katanya.

Peninjauan ulang segera dilakukan sehingga bisa memperkirakan berapa kebutuhan biaya perbaikannya guna diperjuangkan saat penyusunan anggaran.

“Tapi sambil menunggu, kami akan coba tinjau juga ke sana. Kalau kondisinya memang mengkhawatirkan, kami akan pasang rambu hati-hati,” ungkapnya.

“Kita harap perusahaan juga sadar diri dengan mulai mengurangi bebannya sesuai kapasitas jembatan,” tambah Abdurrahman.

Seperti diketahui, aspal jembatan yang juga dikenal dengan sebutan Jembatan Sei Slengkop, sudah jebol. Bahkan, beberapa besi di bagian bawah jembatan juga terlihat patah. Kondisi itu membuat pengendara merasa khawatir ketika melintasi jembatan di Ibu Kota Kecamatan Biatan itu.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau Rudi P Mangungsong juga menganggap kerusakan itu harus menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim. Sebab jembatan itu merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan Tanjung Redeb dengan empat kecamatan yang ada di kawasan pesisir selatan Berau, seperti Kecamatan Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk.

Menurutnya, penanganan Jembatan Sei Lempake tidak bisa sekadar melakukan peremajaan, tapi dengan membangun jembatan baru. Itu karena fungsinya yang sudah tidak sama lagi dengan tujuan saat awal pembangunan jembatan.

“Bisa jadi dulunya jembatan itu dibangun untuk dilewati mobil-mobil kecil. Namun seiring perkembangan di kawasan pesisir, kini jembatan itu dilintasi truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) maupun Tandan Buah Segar (TBS), makanya jembatan lebih cepat rusak,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya juga mengharapkan kepada seluruh perusahaan sawit yang beroperasi di kawasan pesisir selatan Berau untuk bersama-sama menjaga jembatan tersebut. Salah satunya dengan mulai mengurangi beban kendaraan ketika hendak melintasi jembatan.

“Itu kan untuk kepentingan dia juga, bayangkan saja ketika jembatan itu putus maka mereka juga yang akan rugi dan perekonomian masyarakat di sana juga akan ikut terganggu,” pungkasnya.

Sementara Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi yang sempat dimintai komentarnya, mengaku terkejut mengetahui beberapa besi penopang di bagian bawah jembatan ada yang patah. Dirinya berjanji segera menginstruksikan DPUPR Kaltim untuk mengambil tindakan.

“Kalau begitu ini darurat dan bahaya untuk pengendara, apalagi akses tiga kecamatan. Segera saya minta penanganan darurat ini,” tegasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:07

Dipaksa ‘Tinggalkan’ Anak dan Istri

Tak sekalipun Helman pernah bercita-cita untuk menjadi seorang hakim. Bahkan Helman sempat menjadi pengajar…

Kamis, 19 Juli 2018 01:14

Hakim Tolak Eksepsi Bupati

TANJUNG REDEB - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menolak eksepsi terdakwa pelanggaran…

Kamis, 19 Juli 2018 01:12

Disdik Tunggu Laporan PPDB

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau tengah menunggu laporan dari seluruh sekolah jenjang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:10

Perkara Jadi Pembelajaran Menjaga Keutuhan Rumah Tangga

Berprofesi sama dengan sang ayah sebenarnya tidak pernah menjadi cita-cita Muhammad Iqbal saat kecil.…

Kamis, 19 Juli 2018 01:05

PKPI Juga Tak Lapor Kesbangpol

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar tidak mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:36
Bupati Jalani Sidang Perdana Pidana Kampanye Pilgub Kaltim 2018

Nyatakan Keberatan atas Dakwaan JPU

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menjalani sidang perdana atas dugaan pelanggaran pidana…

Rabu, 18 Juli 2018 13:32

Hanura Berau Ikut Kepengurusan OSO-Herry

Mendaftar di hari terakhir penyerahan berkas, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…

Rabu, 18 Juli 2018 13:29

PKPI dan Garuda Tak Mendaftar

TANJUNG REDEB – Hingga penutupan pengajuan daftar calon anggota legislatif tadi malam (17/7),…

Rabu, 18 Juli 2018 13:27

Seluruh Pendaftar Lolos Verifikasi Berkas

Setelah jumlah pendaftar minimal terpenuhi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) melanjutkan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:24

Diperiksa KY Gara-Gara Perkara Warisan

Lahir dari keluarga petugas kesehatan, tak membuat Uray Gapima Aprianto mengikuti jejak sang ayah. Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .