MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 12 Desember 2017 00:05
Kurangi Beban Angkutan, Kadishub Berharap Kesadaran Perusahaan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perhubungan Kadishub) Berau Abdurrahman, meminta instansi terkait di Pemprov Kaltim melakukan pengkajian ulang untuk memastikan kekuatan jembatan-jembatan yang ada di Bumi Batiwakkal.

Usulan itu diutarakan Abdurrahman menyikapi kondisi Jembatan Sei Lempake yang kondisinya sangat mengkhawatirkan.

“Kita minta dikaji ulang rancangannya, apakah memungkinkan diperbaiki apa diganti baru. Karena kendaraan yang lewat sudah lebih dari batas maksimal,” ungkapnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (11/12).

Dikatakannya, kapasitas seluruh jembatan di Berau, sama dengan kekuatan jalan-jalan protokol dengan batas maksimal 8 ton. Hal itu tidak sebanding dengan banyaknya kendaraan milik perusahaan, terutama pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit yang bebannya minimal 15 ton. “Bahkan bisa lebih dari itu (beban 15 ton),” katanya.

Peninjauan ulang segera dilakukan sehingga bisa memperkirakan berapa kebutuhan biaya perbaikannya guna diperjuangkan saat penyusunan anggaran.

“Tapi sambil menunggu, kami akan coba tinjau juga ke sana. Kalau kondisinya memang mengkhawatirkan, kami akan pasang rambu hati-hati,” ungkapnya.

“Kita harap perusahaan juga sadar diri dengan mulai mengurangi bebannya sesuai kapasitas jembatan,” tambah Abdurrahman.

Seperti diketahui, aspal jembatan yang juga dikenal dengan sebutan Jembatan Sei Slengkop, sudah jebol. Bahkan, beberapa besi di bagian bawah jembatan juga terlihat patah. Kondisi itu membuat pengendara merasa khawatir ketika melintasi jembatan di Ibu Kota Kecamatan Biatan itu.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau Rudi P Mangungsong juga menganggap kerusakan itu harus menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim. Sebab jembatan itu merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan Tanjung Redeb dengan empat kecamatan yang ada di kawasan pesisir selatan Berau, seperti Kecamatan Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk.

Menurutnya, penanganan Jembatan Sei Lempake tidak bisa sekadar melakukan peremajaan, tapi dengan membangun jembatan baru. Itu karena fungsinya yang sudah tidak sama lagi dengan tujuan saat awal pembangunan jembatan.

“Bisa jadi dulunya jembatan itu dibangun untuk dilewati mobil-mobil kecil. Namun seiring perkembangan di kawasan pesisir, kini jembatan itu dilintasi truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) maupun Tandan Buah Segar (TBS), makanya jembatan lebih cepat rusak,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya juga mengharapkan kepada seluruh perusahaan sawit yang beroperasi di kawasan pesisir selatan Berau untuk bersama-sama menjaga jembatan tersebut. Salah satunya dengan mulai mengurangi beban kendaraan ketika hendak melintasi jembatan.

“Itu kan untuk kepentingan dia juga, bayangkan saja ketika jembatan itu putus maka mereka juga yang akan rugi dan perekonomian masyarakat di sana juga akan ikut terganggu,” pungkasnya.

Sementara Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi yang sempat dimintai komentarnya, mengaku terkejut mengetahui beberapa besi penopang di bagian bawah jembatan ada yang patah. Dirinya berjanji segera menginstruksikan DPUPR Kaltim untuk mengambil tindakan.

“Kalau begitu ini darurat dan bahaya untuk pengendara, apalagi akses tiga kecamatan. Segera saya minta penanganan darurat ini,” tegasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 13:09

Gaji dan Tunjangan Distop

TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau,…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:08

Masuk ‘Perangkap’ Polisi

TANJUNG REDEB – Dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu kembali…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:07

Hanya 9 Dapat Bantuan

TANJUNG REDEB – Tak dapat kursi di parlemen, partai politik…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:06

Kampanyekan Ecogreen sekaligus Membagikan Nasi Kuning

Keberhasilan Kabupaten Berau meraih trofi Adipura untuk kategori kota kecil,…

Jumat, 18 Januari 2019 14:15

Satlantas Amankan 10 Motor Balapan Liar

TANJUNG REDEB – Satlantas Polres Berau berhasil mengamankan 10 kendaraan…

Jumat, 18 Januari 2019 14:11

Lolos dari Jeruji Besi

TANJUNG REDEB – Direktur PT Nabucco Yusnadi, divonis bersalah oleh…

Jumat, 18 Januari 2019 14:09

Rp 30 M, Itu Kecil bagi Perusahaan

TANJUNG REDEB  - Mendapat instruksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim,…

Jumat, 18 Januari 2019 14:08

Istri Nelayan Bisnis Barang Haram

TANJUNG REDEB – Seorang nelayan dan ibu rumah tangga, terpaksa…

Jumat, 18 Januari 2019 14:06

Pilih Diam karena Takut Dipecat

TANJUNG REDEB – Gaji pegawai tidak tetap (PTT) kembali telat…

Jumat, 18 Januari 2019 14:04

Jawab Harapan Warga dengan Jembatan Kedasa

  Masyarakat Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung, kini bisa menikmati akses…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*