MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 12 Desember 2017 00:08
Sempat Ingin Menyerah, Kini Dituntut Serba Bisa

Pengabdian Petugas-Petugas Kesehatan di Kampung: Windu Lestari (3)

SELALU SIAGA: Windu Lestari, bidan siaga di Polindes Kampung Tanjung Perangat.

PROKAL.CO, Bertugas sebagai bidan di kampung, memberikan tantangan besar bagi Windu Lestari. Menurut petugas kesehatan di Kampung Tanjung Perangat, Sambaliung ini, mengemban amanah di perkampungan bukan sekadar membutuhkan tenaga, tetapi pikirannya juga akan terkuras, terutama untuk memberi pemahaman pentingnya menjaga kesehatan bagi masyarakat.

 

SINJA LUKY, Tanjung Redeb

 

SENYUM ramah terpancar di wajah Windu Lestari. Dengan logat Berau yang kental, Windu menyambut kedatangan Berau Post yang telah mengatur janji bertemu di kediamannya, Jalan Al-Kautsar, Kelurahan Sambaliung, Senin (11/12) lalu.

Sejak awal 2016 lalu, Windu mengemban amanah sebagai bidan di Pondok Bersalin Desa (Polindes) Kampung Tanjung Perangat. Mendapat amanah yang dianggapnya sebagai tantangan, Windu mengaku sempat ingin menyerah.

“Ketika awal-awal bertugas, saya sempat gundah. Minimnya sarana dan infrastruktur, serta beratnya medan yang harus saya tempuh, sempat membuat saya hampir menyerah. Namun, kondisi yang sulit tersebut justru memacu semangat saya,” ungkapnya membuka perbincangan.

Namun, rasa ingin menyerah tersebut berhasil dikalahkan dengan besarnya dorongan untuk membantu masyarakat kampung yang kala itu memang sangat membutuhkan tenaga kesehatan. Apalagi, dengan akses menuju kampung yang kurang baik, memberinya keyakinan jika warga di sana sangat mengandalkan petugas kesehatan kampung untuk mendapat layanan kesehatan.

Harapan besar dari masyarakat itulah yang kemudian memberi motivasi bagi perempuan lulusan Akademi Kebidanan Jember tersebut untuk mengabdikan diri.

“Saat itu masyarakat di sana memang sangat membutuhkan tenaga medis, karena itu saya mau dan berusaha untuk memenuhi kewajiban saya membantu mereka yang ada di perkampungan,” ujarnya.

Selain mengamalkan keahliannya sebagai bidan, Windu juga turut mempelajari karakteristik masyarakatnya. Terutama kebiasaan masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Windu juga coba memahami kebiasaan masyarakat memperlakukan ibu hamil, hingga penanganan kesehatan dalam keadaan darurat. “Makanya sebelum saya bertugas, saya melakukan survei dulu di sana (Tanjung Perangat, red),” ungkapnya.

Selain bertugas melayani proses persalinan, mulai masa kehamilan, melahirkan hingga masa nifas. Selain itu, Windu juga dituntut untuk membantu menjaga kesehatan ibu dan anak dan memaksanya menjadi serba bisa dalam penanganan kesehatan.

“Yang sakit, asal sesuai dengan kemampuan harus saya tangani. Tapi jika memang tidak, akan saya sarankan untuk dirujuk ke puskesmas,” tuturnya.

Untungnya, peralatan kesehatan di polindes cukup memadai. Termasuk persediaan obat-obatan dari puskesmas selalu tercukupi. “Jika ada kesulitan dalam menangani pasien, kami langsung rujuk. Tapi itu juga dengan perhitungan matang, karena jarak ke puskesmas yang lumayan jauh,” jelasnya.

Sebagai bidan, Windu juga tak pernah segan membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, walau saat dirinya sedang tidak bertugas. Seperti pasien yang datang ke rumah, atau dijemput pada malam hari karena ada ibu hamil di kampung yang akan menjalani proses persalinan.

“Namanya tugas, harus terima apapun risikonya. Tetapi terlepas dari semua itu. Tapi itu juga memberikan kepuasan tersendiri, apalagi bisa menyelamatkan ibu dan anak selama proses persalinan. Yang jelas, saya hanya berusaha membantu, semua saya serahkan kepada yang Kuasa,” pungkas perempuan 23 tahun itu. (*/bersambung/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 13:09

Gaji dan Tunjangan Distop

TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau,…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:08

Masuk ‘Perangkap’ Polisi

TANJUNG REDEB – Dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu kembali…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:07

Hanya 9 Dapat Bantuan

TANJUNG REDEB – Tak dapat kursi di parlemen, partai politik…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:06

Kampanyekan Ecogreen sekaligus Membagikan Nasi Kuning

Keberhasilan Kabupaten Berau meraih trofi Adipura untuk kategori kota kecil,…

Jumat, 18 Januari 2019 14:15

Satlantas Amankan 10 Motor Balapan Liar

TANJUNG REDEB – Satlantas Polres Berau berhasil mengamankan 10 kendaraan…

Jumat, 18 Januari 2019 14:11

Lolos dari Jeruji Besi

TANJUNG REDEB – Direktur PT Nabucco Yusnadi, divonis bersalah oleh…

Jumat, 18 Januari 2019 14:09

Rp 30 M, Itu Kecil bagi Perusahaan

TANJUNG REDEB  - Mendapat instruksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim,…

Jumat, 18 Januari 2019 14:08

Istri Nelayan Bisnis Barang Haram

TANJUNG REDEB – Seorang nelayan dan ibu rumah tangga, terpaksa…

Jumat, 18 Januari 2019 14:06

Pilih Diam karena Takut Dipecat

TANJUNG REDEB – Gaji pegawai tidak tetap (PTT) kembali telat…

Jumat, 18 Januari 2019 14:04

Jawab Harapan Warga dengan Jembatan Kedasa

  Masyarakat Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung, kini bisa menikmati akses…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*