MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 13 Desember 2017 00:07
Bupati Tegaskan Tak Ada Intervensi
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram angkat bicara terkait dugaan intervensi yang dilakukan pihak tertentu, agar beberapa kepala kampung (kakam) terpilih mengundurkan diri sebelum dilantik, Kamis (14/12).

Ditegaskan Muharram, dirinya memang pernah bertemu Rijal, Kakam Merancang Ilir terpilih dan Jaiz, Kakam Kasai terpilih.

Dijelaskannya, kedua kakam terpilih tersebut memang tengah bermasalah karena adanya laporan masyarakat terkait dugaan ijazah palsu yang digunakan keduanya.

Karena masalah yang dihadapi itulah, Muharram kemudian menyarankan kepada kedua kakam tersebut untuk mengundurkan diri sebelum dilaksanakan pelantikan.

“Ketemunya tidak bersamaan dan memang tidak pernah diagendakan,” kata Muharram kepada Berau Post kemarin (12/12).

Dari pengakuan keduanya, lanjut Muharram, ijazah yang mereka gunakan untuk mendaftar pada pelaksanaan pilkakam, didapat secara ilegal.

“Keduanya meminta saran. Makanya saya sarankan lebih baik kalau mereka mengundurkan diri. Supaya pemanfaatan ijazahnya tidak dianggap sesuatu yang bisa lebih parah lagi pelanggarannya,” ujar Muharram.

Lanjut Muharram, Rijal mengaku mendapatkan ijazah SMP dari salah satu sekolah di Desa Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Ijazah tersebut sebenarnya milik orang dengan nama yang sama dengannya. Setelah ditelusuri, pemilik ijazah yang sama merupakan seorang TNI yang bertugas di Sumatera. “Polisi juga sudah mengecek ke sekolah itu. Jadi kalau ada polisi menganggap ijazah Rijal tidak bisa dibuktikan bermasalah, itu tanda tanya juga,” katanya.

Sedangkan berdasarkan pengakuan Jaiz, ijazahnya didapat secara ilegal. Karena saat SD, dirinya tidak hadir saat pelaksanaan ujian. “Pengakuannya juga ijazah SD-nya dari kepala SD 006 Tanjung Batu dulu,” terangnya.

Nah, dari pengakuan kedua kakam terpilih tersebut, Muharram merasa bodoh jika tetap melantik dua orang yang sudah mengakui kesalahan yang dilakukannya.

“Saya sebagai bupati, ketika ada pengakuan seperti itu, kan enggak benar juga kalau tetap melantik yang bermasalah. Tapi kalau tidak ada pengunduran diri dari yang bersangkutan, tetap saya lantik,” ujarnya.

Tapi, saran tersebut jangan dianggap sebagai intervensi. Karena keputusannya tetap dikembalikan kepada yang bersangkutan.

“Jadi, tidak ada upaya untuk sengaja mencederai demokrasi. Boleh jadi informasi yang diterima dari orang lain, dianggap saya mengintervensi,” lanjutnya.

Hal itu menurutnya, juga tak lepas dari kelalaian panitia pilkakam. “Boleh jadi panitia juga ada main mata dengan calon, sehingga tidak terungkap kalau ijazahnya bermasalah,” pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Pasien Dirawat di Lorong

TANJUNG REDEB –Ruang Dahlia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai kembali penuh. Bahkan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:08

Pembahasan Kompensasi Floating Crane Diundur

TANJUNG REDEB - Setelah dua bulan sejak aksi buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menuntut pembagian…

Jumat, 20 Juli 2018 00:07

Dipaksa ‘Tinggalkan’ Anak dan Istri

Tak sekalipun Helman pernah bercita-cita untuk menjadi seorang hakim. Bahkan Helman sempat menjadi pengajar…

Kamis, 19 Juli 2018 01:14

Hakim Tolak Eksepsi Bupati

TANJUNG REDEB - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menolak eksepsi terdakwa pelanggaran…

Kamis, 19 Juli 2018 01:12

Disdik Tunggu Laporan PPDB

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau tengah menunggu laporan dari seluruh sekolah jenjang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:10

Perkara Jadi Pembelajaran Menjaga Keutuhan Rumah Tangga

Berprofesi sama dengan sang ayah sebenarnya tidak pernah menjadi cita-cita Muhammad Iqbal saat kecil.…

Kamis, 19 Juli 2018 01:05

PKPI Juga Tak Lapor Kesbangpol

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar tidak mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:36
Bupati Jalani Sidang Perdana Pidana Kampanye Pilgub Kaltim 2018

Nyatakan Keberatan atas Dakwaan JPU

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menjalani sidang perdana atas dugaan pelanggaran pidana…

Rabu, 18 Juli 2018 13:32

Hanura Berau Ikut Kepengurusan OSO-Herry

Mendaftar di hari terakhir penyerahan berkas, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…

Rabu, 18 Juli 2018 13:29

PKPI dan Garuda Tak Mendaftar

TANJUNG REDEB – Hingga penutupan pengajuan daftar calon anggota legislatif tadi malam (17/7),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .