MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 13 Desember 2017 00:07
Bupati Tegaskan Tak Ada Intervensi
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram angkat bicara terkait dugaan intervensi yang dilakukan pihak tertentu, agar beberapa kepala kampung (kakam) terpilih mengundurkan diri sebelum dilantik, Kamis (14/12).

Ditegaskan Muharram, dirinya memang pernah bertemu Rijal, Kakam Merancang Ilir terpilih dan Jaiz, Kakam Kasai terpilih.

Dijelaskannya, kedua kakam terpilih tersebut memang tengah bermasalah karena adanya laporan masyarakat terkait dugaan ijazah palsu yang digunakan keduanya.

Karena masalah yang dihadapi itulah, Muharram kemudian menyarankan kepada kedua kakam tersebut untuk mengundurkan diri sebelum dilaksanakan pelantikan.

“Ketemunya tidak bersamaan dan memang tidak pernah diagendakan,” kata Muharram kepada Berau Post kemarin (12/12).

Dari pengakuan keduanya, lanjut Muharram, ijazah yang mereka gunakan untuk mendaftar pada pelaksanaan pilkakam, didapat secara ilegal.

“Keduanya meminta saran. Makanya saya sarankan lebih baik kalau mereka mengundurkan diri. Supaya pemanfaatan ijazahnya tidak dianggap sesuatu yang bisa lebih parah lagi pelanggarannya,” ujar Muharram.

Lanjut Muharram, Rijal mengaku mendapatkan ijazah SMP dari salah satu sekolah di Desa Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Ijazah tersebut sebenarnya milik orang dengan nama yang sama dengannya. Setelah ditelusuri, pemilik ijazah yang sama merupakan seorang TNI yang bertugas di Sumatera. “Polisi juga sudah mengecek ke sekolah itu. Jadi kalau ada polisi menganggap ijazah Rijal tidak bisa dibuktikan bermasalah, itu tanda tanya juga,” katanya.

Sedangkan berdasarkan pengakuan Jaiz, ijazahnya didapat secara ilegal. Karena saat SD, dirinya tidak hadir saat pelaksanaan ujian. “Pengakuannya juga ijazah SD-nya dari kepala SD 006 Tanjung Batu dulu,” terangnya.

Nah, dari pengakuan kedua kakam terpilih tersebut, Muharram merasa bodoh jika tetap melantik dua orang yang sudah mengakui kesalahan yang dilakukannya.

“Saya sebagai bupati, ketika ada pengakuan seperti itu, kan enggak benar juga kalau tetap melantik yang bermasalah. Tapi kalau tidak ada pengunduran diri dari yang bersangkutan, tetap saya lantik,” ujarnya.

Tapi, saran tersebut jangan dianggap sebagai intervensi. Karena keputusannya tetap dikembalikan kepada yang bersangkutan.

“Jadi, tidak ada upaya untuk sengaja mencederai demokrasi. Boleh jadi informasi yang diterima dari orang lain, dianggap saya mengintervensi,” lanjutnya.

Hal itu menurutnya, juga tak lepas dari kelalaian panitia pilkakam. “Boleh jadi panitia juga ada main mata dengan calon, sehingga tidak terungkap kalau ijazahnya bermasalah,” pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:33

NM Bantah Semua Tuduhan

TANJUNG REDEB – NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang dilaporkan telah meminta…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:25

Semua Atlet Menetap di Samarinda

Melihat performa dan hasil pada pra-porprov tahun lalu di Samarinda. Pengurus Petanque Berau optimistis…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tolak Ikan Hasil Bom untuk Sejahterakan Nelayan

Memerangi penggunaan bom untuk menangkap ikan akan sia-sia jika masyarakat masih membeli ikan hasil…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:19

Latihan Online, Konsentrasi Jadi Kunci

Menurunkan 10 atlet terbaik, pengurus Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Berau menargetkan dua…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:18

Dipecat Dinilai Tepat

DUGAAN pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner KPU Berau, juga dicermati Pangi Syarwi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:17

DKPP Terima Laporan Bawaslu

TANJUNG REDEB – Penanganan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .