MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 13 Desember 2017 00:07
Bupati Tegaskan Tak Ada Intervensi
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram angkat bicara terkait dugaan intervensi yang dilakukan pihak tertentu, agar beberapa kepala kampung (kakam) terpilih mengundurkan diri sebelum dilantik, Kamis (14/12).

Ditegaskan Muharram, dirinya memang pernah bertemu Rijal, Kakam Merancang Ilir terpilih dan Jaiz, Kakam Kasai terpilih.

Dijelaskannya, kedua kakam terpilih tersebut memang tengah bermasalah karena adanya laporan masyarakat terkait dugaan ijazah palsu yang digunakan keduanya.

Karena masalah yang dihadapi itulah, Muharram kemudian menyarankan kepada kedua kakam tersebut untuk mengundurkan diri sebelum dilaksanakan pelantikan.

“Ketemunya tidak bersamaan dan memang tidak pernah diagendakan,” kata Muharram kepada Berau Post kemarin (12/12).

Dari pengakuan keduanya, lanjut Muharram, ijazah yang mereka gunakan untuk mendaftar pada pelaksanaan pilkakam, didapat secara ilegal.

“Keduanya meminta saran. Makanya saya sarankan lebih baik kalau mereka mengundurkan diri. Supaya pemanfaatan ijazahnya tidak dianggap sesuatu yang bisa lebih parah lagi pelanggarannya,” ujar Muharram.

Lanjut Muharram, Rijal mengaku mendapatkan ijazah SMP dari salah satu sekolah di Desa Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Ijazah tersebut sebenarnya milik orang dengan nama yang sama dengannya. Setelah ditelusuri, pemilik ijazah yang sama merupakan seorang TNI yang bertugas di Sumatera. “Polisi juga sudah mengecek ke sekolah itu. Jadi kalau ada polisi menganggap ijazah Rijal tidak bisa dibuktikan bermasalah, itu tanda tanya juga,” katanya.

Sedangkan berdasarkan pengakuan Jaiz, ijazahnya didapat secara ilegal. Karena saat SD, dirinya tidak hadir saat pelaksanaan ujian. “Pengakuannya juga ijazah SD-nya dari kepala SD 006 Tanjung Batu dulu,” terangnya.

Nah, dari pengakuan kedua kakam terpilih tersebut, Muharram merasa bodoh jika tetap melantik dua orang yang sudah mengakui kesalahan yang dilakukannya.

“Saya sebagai bupati, ketika ada pengakuan seperti itu, kan enggak benar juga kalau tetap melantik yang bermasalah. Tapi kalau tidak ada pengunduran diri dari yang bersangkutan, tetap saya lantik,” ujarnya.

Tapi, saran tersebut jangan dianggap sebagai intervensi. Karena keputusannya tetap dikembalikan kepada yang bersangkutan.

“Jadi, tidak ada upaya untuk sengaja mencederai demokrasi. Boleh jadi informasi yang diterima dari orang lain, dianggap saya mengintervensi,” lanjutnya.

Hal itu menurutnya, juga tak lepas dari kelalaian panitia pilkakam. “Boleh jadi panitia juga ada main mata dengan calon, sehingga tidak terungkap kalau ijazahnya bermasalah,” pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:50

Wisnu Haris Tutup Usia

TANJUNG REDEB - Mantan Staf Ahli Bidang Pembangunan Wisnu Haris (59), mengembuskan napas terakhirnya…

Selasa, 24 April 2018 11:48

Hanya Lima Sekolah Gelar UNBK

TANJUNG REDEB – Sebanyak 3.942 pelajar SMP sederajat, mengikuti ujian nasional kemarin (23/4).…

Selasa, 24 April 2018 11:47

Penyegaran untuk Menjawab Tantangan

BALIKPAPAN - Tantangan industri media yang semakin beragam, menuntut respons terbaik. Tak terkecuali…

Selasa, 24 April 2018 11:46

Perdata Mental, Bisa Dipidanakan

TANJUNG REDEB – Tunggakan pajak sebesar Rp 26 miliar oleh PT Kertas Nusantara (KN), bisa dibawa…

Selasa, 24 April 2018 11:46

Masih Belum Berhasil, Proses Lelang Tetap Jalan

Pemerintah Kabupaten Berau kembali melakukan pertemuan dengan warga yang meminta ganti rugi atas lahannya…

Senin, 23 April 2018 10:19

Dewan Setuju Kontraktor Diberi Sanksi

TANJUNG REDEB – Lalai dalam pemasangan papan proyek, Wakil Ketua DPRD Berau Saga, setuju agar…

Senin, 23 April 2018 10:18

PT KN Tunggak Pajak Rp 26 Miliar

TANJUNG REDEB – Belum selesai persoalan tunggakan gaji ribuan karyawan, muncul lagi masalah lain…

Senin, 23 April 2018 10:17

Dinas Perikanan Dilema

TANJUNG REDEB – Berbagai jenis olahan makanan berbahan utama Kima, sudah lama menjadi kuliner…

Senin, 23 April 2018 10:17

Wabup Temukan Kepsek Jarang Ngantor

KELAY – Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo dibuat kecewa saat berkunjung ke Kecamatan Kelay…

Senin, 23 April 2018 10:16

Selamatkan Ekosistem, Omzet Rp 22 Juta Per Bulan

Budaya masyarakat di wilayah pesisir Berau, khususnya Pulau Derawan dan Maratua, memiliki kecenderungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .