MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 13 Desember 2017 00:14
Pengusaha Menolak Kebijakan Pemkab

Pajak Sarang Walet Dianggap Memberatkan

BANYAK MENOLAK: Para pengusaha sarang burung walet rumahan di Kecamatan Talisayan menolak jika penarikan pajak sebesar 7 persen ditetapkan.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Penarikan pajak sarang burung walet yang tengah gencar dilakukan Pemkab Berau, mendapat penolakan oleh sejumlah pengusaha di Kecamatan Talisayan. Pasalnya, penarikan pajak sebesar 7 persen dari penghasilan dari penjualan sarang, dinilai sangat membebankan.

Hal itu dikatakan pengusaha walet rumahan Kecamatan Talisayan, Khairil. Ia merasa pemerintah harusnya melakukan sosialisasi dahulu sebelum membuat sebuah kebijakan. Apalagi untuk bisnis sarang burung walet ujarnya, cukup banyak orang yang bergantung.

“Harus disosialisasikan dulu. Ini seperti eputusan sepihak tampak mendengarkan keluh kesah kami,” katanya kepada awak Berau Post, Selasa (12/12).

Khairil bukan tidak mendukung rencana Pemkab Berau dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sarang burung walet rumahan. Tetapi, para pengusaha merasa, belum ada kontribusi dari pemerintah terhadap budidaya sarang walet rumahan. Seperti membantu program budidaya atau meningkatkan konstruksi bangunan sarang walet.

 “Ini sama saja perampokan namanya. Kesepakatan diambil sepihak, timbal balik ke kami tidak ada. Dimana ada retribusi, disitu ada kontribusi dong. Keberlangsungan budidaya harus diperhatikan,”kesalnya.

Apalagi, dalam setahun ini harga sarang burung walet kerap mengalami penurunan. ”Apakah harga turun, pajak juga ikut turun. Tidak kan. Ini tidak dipikirkan pemerintah. Harga jual tidak pernah stagnan,” pungkasnya.

Sira, pengusaha lainnya juga mengutarakan hal serupa.  Ia menuturkan, apalagi suara pemancing burung buatan, dibatasi waktu lantaran dianggap menganggu lingkungan sekitar.

“Jam 3-5 sore harus dimatikan suara pemancing burung buatan. Pemerintah bisa menjamin burung tidak pergi. Kasihan yang baru mulai jika ditetapkan hal itu. Lagi pula jam segitu bukan waktu istirahat. Malah jam segitu warga masih beraktivitas padat,” singkatnya.

Wisno, pengusaha lain yang keberatan dengan ketetapan 7 persen penarikan pajak sarang burung walet. Menurutnya, penerapan pajak harus direvisi pemerintah dengan menyaring pendapat pengusaha walet perumahan terlebih dulu.

Karena dirinya mendengar, tidak hanya penarikan dari daerah. Penarikan retribusi sarang burung walet juga akan diberlakukan sebagai penyumbang pendapatan kampung.

“Jika dikaji ulang penarikan pajak, juga harus melihat situasi di lapangan. Pemerintah jangan menetapkan sepihak. Karena penghasilan tiap usaha berbeda-beda,” pintanya. (jun/rio)


BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 00:14

Petani Lada Masih Cemas

TALISAYAN – Petani lada di wilayah Kecamatan Talisayan, masih khawatir harga salah satu komoditi…

Senin, 15 Januari 2018 12:22

Petani Hanya Gigit Jari

TALISAYAN –Tingginya harga cabai di pasaran, justru tak dinikmati petani di wilayah pesisir selatan…

Senin, 15 Januari 2018 12:19

Pemerintah Harus Tetapkan HET Cabai

TANJUNG REDEB – Persoalan harga cabai memang menjadi polemik pasar yang cukup “pedas”…

Minggu, 14 Januari 2018 10:18

Harga Lada Kian Darurat, Petani Ubah Pola Penanaman

TANJUNG REDEB – Penurunan harga lada sejak tahun lalu, membuat para petani kian resah. Pada pertemuan…

Minggu, 14 Januari 2018 10:16

Cuaca Buruk, Pasokan Ikan Stabil

TELUK BAYUR – Stok ikan di Berau masih dalam kondisi aman, meski saat ini sedang memasuki musim…

Minggu, 14 Januari 2018 10:10

Harga Cabai Tak Kunjung Turun

TANJUNG REDEB - Jika di beberapa daerah harga komoditas sayuran sudah mulai menurun saat memasuki pertengahan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:21

Tekan Harga Sembako Agar Tetap Stabil

TANJUNG REDEB - Untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok, Dinas Perindustrian…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:06

Pencairan Dana Bergulir bagi UMKM, Tunggu Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Selasa, 09 Januari 2018 11:28

Lirik Perkebunan Sawit, Tetap Perhatikan Pertanian

TALISAYAN – Berbeda dengan Imam Supriadi, mantan Kepala Kampung Eka Sapta yang menggeliatkan komoditas…

Selasa, 09 Januari 2018 11:24

Tambah Anggaran untuk Balai Benih Ikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, tengah fokus dalam mengembangkan budidaya ikan di Kabupaten Berau.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .