MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 14 Desember 2017 09:35
Rijal: PLN, Capek Deh

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Bayur sudah bisa dipastikan meleset dari target akhir tahun ini. Penyebabnya, karena mesin buatan Jepang yang dirakit di Semarang, belum tiba hingga kini. Hal itu memantik kegeraman anggota DPRD Berau.

Dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD Berau Achmad Rijal, pihaknya sudah lelah menunggu operasional pembangkit yang bisa menjadi solusi masalah kelistrikan Bumi Batiwakkal.

“PLN, cape deh,” ucapnya kepada Berau Post, Rabu (13/12).

Menurutnya, sejak dimulainya peresmian pembangunan 10 September 2015 lalu, pihak PLN berjanji bahwa PLTU Teluk Bayur akan segera beroperasi. Bahkan sejak 2016 silam, terang Rijal, ada janji dari PLN bahwa pembangkit listrik kapasitas 2x7 Megawatt (MW) itu sudah dapat dioperasikan tahun ini. Nyatanya, hingga kini janji tersebut tak kunjung terwujud. (lihat grafis)

Politikus Partai NasDem tersebut mengaku kecewa dengan komitmen PLN yang hingga kini tidak terlihat wujudnya. Apalagi sebagai perusahaan milik negara yang mengurus kelistrikan, persoalan krisis listrik di Berau, tentu berpengaruh pada kepercayaan pelanggan.

“Pada Juli 2016, saya ingat benar waktu itu kami (DPRD) melakukan rapat kerja dengan PLN. Saat itu mereka mengatakan, bahwa kebutuhan listrik di Berau terus meningkat. Tapi akan teratasi,” terangnya.

Ya, dengan tambahan 14 MW daya dari PLTU Teluk Bayur dan 10 MW dari mesin 10x1 MW, ditambah suplai 15 MW dari PLTU Lati, maka PLN Berau akan kelebihan daya karena beban puncak penggunaan listrik pelanggan saat ini hanya mencapai 21 MW. Sayangnya, jumlah tersebut tak kunjung terwujud hingga kini.

“Dengan jumlah surplus listrik sebanyak itu, saya sempat tanyakan kepada PLN, apakah tidak akan merugi secara bisnis? Kata mereka tidak, karena banyak antrean pelanggan baru yang mau memasang,” ungkap Rijal.

Sementara, Manajer Rayon Tanjung Redeb PLN Area Berau Teguh Octavianto menjelaskan, PLN tidak hanya memikirkan listrik hanya dari satu kawasan tertentu saja. Tapi Berau secara menyeluruh. Daerah seperti Merasa, Batu Putih dan Pulau Derawan mendapat subsidi dari PLN untuk kebutuhan listriknya. 

Ia menjelaskan, biaya produksi dari PLN, rata-rata mencapai Rp 1.800 per Kwh. Sementara itu, harga jual per Kwh kepada pelanggan Rp 1.300. Sedangkan harga beli listrik dari PT Indo Pusaka Berau kepada PLN sebesar Rp 787 per Kwh.

“Masyarakat taunya biaya beli dari PLTU Lati di bawah per Kwh memang. Tapi kita ada namanya dengan subsidi silang. Karena PLN melihat seluruh Berau. Untuk sama-sama membangun ekonomi, tidak hanya pada satu daerah tertentu saja,” akunya.

Ia menjelaskan, jika hanya memikirkan untung saja, PLN tidak akan masuk ke Kampung Merasa, Pulau Derawan dan Tanjung Batu yang baru diresmikan beberapa waktu lalu. “Ketika PLN masuk ke suatu tempat, selama masyarakat masih ada, kami akan terus di situ,” tandasnya. (rio/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:31

Mengaku Panggilan Hati, Kian Mempertebal Iman

Rumah ibadah seperti masjid adalah tempat suci bagi umat Islam. Maka harus dibuat nyaman. Ya, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Yudha: Saya Pikir Itu Ranahnya DLHK

TANJUNG REDEB – Jalan Diponegoro dikeluhkan warga, lantaran berdebu dan membuat tidak nyaman untuk…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Dokter di Pulau Derawan Kosong, Akibat Kontrak Tahunan

PULAU DERAWAN – Masyarakat di Pulau Derawan tampaknya harus bersabar mendapat pelayanan kesehatan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

TANJUNG REDEB – Angin kencang disertai hujan lebat diprediksi terjadi hingga akhir bulan ini.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:28

Adu Peruntungan di Badai Politik

TANJUNG REDEB – 2018 tepat disebut sebagai tahun politik. Atmosfernya tidak hanya dirasakan oleh…

Jumat, 19 Januari 2018 11:44

Satu Parpol Penuhi Syarat, Lainnya Proses Perbaikan

TANJUNG REDEB - Sebagaimana mandat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2017, KPU Berau…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Pencegahan untuk Wabah Difteri, Vaksin Sangat Menentukan

TANJUNG REDEB – Beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terjangkit wabah penyakit difteri.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:42

2017, Klaim JKK Naik Signifikan, Tanda Kurang Baik Penerapan K3

TANJUNG REDEB - Jumlah klaim santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan peserta, di wilayah kerja…

Jumat, 19 Januari 2018 11:41

Tunggu Usulan dari Provinsi, Disbudpar Optimistis Penetapan KEK Maratua

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, optimistis tahun 2018, dapat mewujudkan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:39

Menikmati, Jadikan Mengurus Masjid sebagai Hobi

Kesukaan setiap orang memang berbeda-beda. Seperti halnya Muhammad Ramli, yang sangat menyukai kesehariannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .