MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 14 Desember 2017 09:35
Rijal: PLN, Capek Deh

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Bayur sudah bisa dipastikan meleset dari target akhir tahun ini. Penyebabnya, karena mesin buatan Jepang yang dirakit di Semarang, belum tiba hingga kini. Hal itu memantik kegeraman anggota DPRD Berau.

Dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD Berau Achmad Rijal, pihaknya sudah lelah menunggu operasional pembangkit yang bisa menjadi solusi masalah kelistrikan Bumi Batiwakkal.

“PLN, cape deh,” ucapnya kepada Berau Post, Rabu (13/12).

Menurutnya, sejak dimulainya peresmian pembangunan 10 September 2015 lalu, pihak PLN berjanji bahwa PLTU Teluk Bayur akan segera beroperasi. Bahkan sejak 2016 silam, terang Rijal, ada janji dari PLN bahwa pembangkit listrik kapasitas 2x7 Megawatt (MW) itu sudah dapat dioperasikan tahun ini. Nyatanya, hingga kini janji tersebut tak kunjung terwujud. (lihat grafis)

Politikus Partai NasDem tersebut mengaku kecewa dengan komitmen PLN yang hingga kini tidak terlihat wujudnya. Apalagi sebagai perusahaan milik negara yang mengurus kelistrikan, persoalan krisis listrik di Berau, tentu berpengaruh pada kepercayaan pelanggan.

“Pada Juli 2016, saya ingat benar waktu itu kami (DPRD) melakukan rapat kerja dengan PLN. Saat itu mereka mengatakan, bahwa kebutuhan listrik di Berau terus meningkat. Tapi akan teratasi,” terangnya.

Ya, dengan tambahan 14 MW daya dari PLTU Teluk Bayur dan 10 MW dari mesin 10x1 MW, ditambah suplai 15 MW dari PLTU Lati, maka PLN Berau akan kelebihan daya karena beban puncak penggunaan listrik pelanggan saat ini hanya mencapai 21 MW. Sayangnya, jumlah tersebut tak kunjung terwujud hingga kini.

“Dengan jumlah surplus listrik sebanyak itu, saya sempat tanyakan kepada PLN, apakah tidak akan merugi secara bisnis? Kata mereka tidak, karena banyak antrean pelanggan baru yang mau memasang,” ungkap Rijal.

Sementara, Manajer Rayon Tanjung Redeb PLN Area Berau Teguh Octavianto menjelaskan, PLN tidak hanya memikirkan listrik hanya dari satu kawasan tertentu saja. Tapi Berau secara menyeluruh. Daerah seperti Merasa, Batu Putih dan Pulau Derawan mendapat subsidi dari PLN untuk kebutuhan listriknya. 

Ia menjelaskan, biaya produksi dari PLN, rata-rata mencapai Rp 1.800 per Kwh. Sementara itu, harga jual per Kwh kepada pelanggan Rp 1.300. Sedangkan harga beli listrik dari PT Indo Pusaka Berau kepada PLN sebesar Rp 787 per Kwh.

“Masyarakat taunya biaya beli dari PLTU Lati di bawah per Kwh memang. Tapi kita ada namanya dengan subsidi silang. Karena PLN melihat seluruh Berau. Untuk sama-sama membangun ekonomi, tidak hanya pada satu daerah tertentu saja,” akunya.

Ia menjelaskan, jika hanya memikirkan untung saja, PLN tidak akan masuk ke Kampung Merasa, Pulau Derawan dan Tanjung Batu yang baru diresmikan beberapa waktu lalu. “Ketika PLN masuk ke suatu tempat, selama masyarakat masih ada, kami akan terus di situ,” tandasnya. (rio/udi)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Pasien Dirawat di Lorong

TANJUNG REDEB –Ruang Dahlia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai kembali penuh. Bahkan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:08

Pembahasan Kompensasi Floating Crane Diundur

TANJUNG REDEB - Setelah dua bulan sejak aksi buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menuntut pembagian…

Jumat, 20 Juli 2018 00:07

Dipaksa ‘Tinggalkan’ Anak dan Istri

Tak sekalipun Helman pernah bercita-cita untuk menjadi seorang hakim. Bahkan Helman sempat menjadi pengajar…

Kamis, 19 Juli 2018 01:14

Hakim Tolak Eksepsi Bupati

TANJUNG REDEB - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menolak eksepsi terdakwa pelanggaran…

Kamis, 19 Juli 2018 01:12

Disdik Tunggu Laporan PPDB

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau tengah menunggu laporan dari seluruh sekolah jenjang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:10

Perkara Jadi Pembelajaran Menjaga Keutuhan Rumah Tangga

Berprofesi sama dengan sang ayah sebenarnya tidak pernah menjadi cita-cita Muhammad Iqbal saat kecil.…

Kamis, 19 Juli 2018 01:05

PKPI Juga Tak Lapor Kesbangpol

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar tidak mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:36
Bupati Jalani Sidang Perdana Pidana Kampanye Pilgub Kaltim 2018

Nyatakan Keberatan atas Dakwaan JPU

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menjalani sidang perdana atas dugaan pelanggaran pidana…

Rabu, 18 Juli 2018 13:32

Hanura Berau Ikut Kepengurusan OSO-Herry

Mendaftar di hari terakhir penyerahan berkas, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…

Rabu, 18 Juli 2018 13:29

PKPI dan Garuda Tak Mendaftar

TANJUNG REDEB – Hingga penutupan pengajuan daftar calon anggota legislatif tadi malam (17/7),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .