MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Kamis, 14 Desember 2017 09:59
Persoalan Tenaga Kerja Jadi Perhatian
JADI PRIORITAS: Tenaga kerja lokal yang banyak belum terserap oleh perusahaan, menjadi perhatian utama DPRD Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau Fery Kombong mengatakan, salah satu persoalan yang masih jadi perhatian yakni, masih tingginya jumlah putra-putri daerah Berau yang belum terserap di lapangan pekerjaan.

Sebagai bentuk perhatian dewan, pihaknya mengajukan satu rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif yang secara khusus mengakomodasi aspirasi masyarakat lokal untuk dapat diakomodasi dalam perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Berau.

Menurut dia, ada ratusan perusahaan yang beroperasi di Berau. Namun, angka pengangguran juga masih cukup tinggi. “Jadi dalam raperda inisiatif ini, ada yang ingin dicapai, yakni bagaimana tenaga kerja lokal dapat terakomodasi dan terlindungi,” katanya, beberapa waktu lalu.

Dalam perekrutan tenaga kerja, perusahaan diminta tidak lagi mengutamakann tenaga kerja luar dengan alasan membutuhkan skill khusus. Sebab, sudah banyak tenaga lokal memiliki skill khusus sesuai kebutuhan kerja. Selain itu, perusahaan juga memiliki tanggung jawab moral pada daerah, dalam urusan penyerapan tenaga kerja.

“Perusahaan bertanggung jawab terhadap pembangunan daerah melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Dana tesebut dapat digunakan untuk program peningkatan sumber daya manusia (SDM). Terutama untuk  anak-anak lokal yang berasal dari keluarga kurang mampu,” beber anggota DPRD asal Partai Gerindra ini.

Persoalan tenaga kerja ini juga jadi perhatian Ketua KOMISI I DPRD Berau Syahruni. Menurut dia, selain penyerapan tenaga kerja, hal lain yang jadi pertanyaan masyarakat yakni masalah upah. Terutama bagi karyawan toko atau rumah makan.

Ia mengakui, saat ini masih ada karyawan toko, rumah makan atau usaha sejenisnya yang menerima gaji di bawah upah minimum kabupaten (UMK). Padahal, setiap tahun pemerintah menetapkan UMK. “Ini juga perlu jadi perhatian. Mengenai upah penjaga toko akan kami sampaikan ke instansi terkait. Supaya ada kejelasan, mekanisme penetapannya seperti apa,” pungkasnya. (adv/rio)


BACA JUGA

Rabu, 21 Maret 2018 12:54

Cari Solusi Kelangkaan Gas Melon

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai kelangkaan gas melon atau elpiji ukuran 3 kilogram…

Rabu, 21 Maret 2018 12:53

Minta Seluruh Pihak Berpikir Positif

TANJUNG REDEB – Pro-kontra terhadap Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 21 Maret 2018 12:26

Konservasi Penyu Dinilai Gagal

Wakil Ketua DPRD Berau Saga, menyoroti kegiatan konservasi penyu yang dilakukan Balai Konservasi Sumber…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

DPRD Sahkan 5 Raperda jadi Perda

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menggelar Rapat Paripurna ke-2 di…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

BMI Presentasi ke Dewan

TANJUNG REDEB – Untuk menjaga keberlangsungan ubur-ubur tak menyengat di Pulau Kakaban, Kecamatan…

Rabu, 14 Februari 2018 13:23

Sekwan Kembalikan 13 Mobil Operasional Dewan

TANJUNG REDEB – Sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif…

Kamis, 08 Februari 2018 12:03

Dewan Tinjau Proyek Jalan di Maratua

TANJUNG REDEB – Selain meninjau pengelolaan objek wisata Pulau Kakaban, rombongan DPRD Berau juga…

Rabu, 07 Februari 2018 14:07

Dewan Sayangkan UPT PU “Mangkir”

TANJUNG REDEB - Tak hanya jalan nasional yang kerap menjadi sorotan. Jalan provinsi pun demikian. Seperti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .