MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 15 Desember 2017 00:28
Sektor Pertanian Menggeliat di Kampung Tasuk
MENINGKAT: Salah satu lahan pertanian di daerah Kampung Tasuk yang saat ini tengah mengalami peningkatan luasan tanam dan produktivitasnya.

PROKAL.CO, GUNUNG TABUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pertanian terus mengupayakan peningkatkan sektor pertanian. Mulai dari infrastruktur hingga persoalan bibit untuk menjaga keberlangsungan lahan pertanian agar tidak beralihfungsi. Hasilnya cukup terlihat di beberapa daerah, termasuk lahan pertanian Padat Karya di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur.

Kepala Bidang Pengembangan Lahan, Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, Heru Sahuno mengatakan bahwa pertanian di Kampung Tasuk memang cukup memperlihatkan kemajuan, baik di tingkat luasan tanam maupun produktivitas padi per hektarenya.

“Tasuk memang sedang menggeliat, kita melihatnya itu di banding dua hingga tiga tahun yang lalu. Dari hal kecil saja, mulai dari tahun 2016 kemarin teman-teman petani di Tasuk sudah intens berkomunikasi dengan kami,” jelas Heru, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Peningkatan pertanian di Kampung Tasuk terlihat sejak pemerintah pusat menggencarkan bantuan alat mesin bertanian (alsintan). Kampung Tasuk sendiri, merupakan salah satu kawasan pertanian yang mendapatkan bantuan alsintan ini, termasuk alat pendukung lainnya seperti alat panen padi dan mesin pompa air.

Pasalnya selama ini, pengolahan lahan pertanian di Tasuk masih menggunakan sistem tradisional yang dalam pengerjaannya manual dan minim sentuhan teknologi. Sementara saat ini, produksi padi di Kampung Tasuk disebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sana dan memiliki sisa untuk pemasaran.

“Semangat bertani ditandai dari berbagai kegiatan pertanian yang mereka laksanakan. Terutama balai penyuluhan Gunung Tabur yang sering melaksanakan Demontration Plot/Demplot (percontohan),” ujarnya.

Kemajuan sektor pertanian di Kampung Tasuk tahun ini bahkan membuatnya dipercaya melakukan demplot pertanian organik. Metode pertanian yang melakukan penanaman padi tanpa menggunakan pupuk kimia dan hanya mengandalkan pupuk kompos. Selain itu, Kampung Tasuk juga dipilih sebagai lokasi demplot kecamatan untuk kegiatan pertanian.

Dirinya berharap, perkembangan seperti ini bisa juga terjadi di daerah lain sehingga lambat-lambat kemandirian pangan di Berau bisa diwujudkan. “Alhamdulillah, soalnya sebelumnya Tasuk ini agak loyo pertaniannya. Semoga yang lain juga menyusul. Sekarang ini keluhan mereka hanya gilingan padi. Tetapi di 2018 tidak ada dana untuk bantuan alsintan,” tandasnya. (*/ech/app)


BACA JUGA

Sabtu, 14 April 2018 12:06

Harga Masih Rendah, Petani Lada Dilema

BATU PUTIH - Tren harga lada yang buruk sepertinya masih akan terus berlanjut di wilayah pesisir selatan…

Sabtu, 14 April 2018 12:03

Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai…

Sabtu, 14 April 2018 12:02

HBA Stabil, Ekonomi Membaik

TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk…

Jumat, 13 April 2018 11:50

Faktor Kondisi Tanah, Setara dengan Kelapa Sawit

Ada banyak cara untuk mendongkrak perekonomian. Salah satu yang dapat dicontoh seperti mengikuti langkah…

Jumat, 13 April 2018 11:48

Tumbuhkan Motivasi UMKM

TANJUNG REDEB - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga kini masih menjadi salah satu sektor unggulan…

Jumat, 13 April 2018 11:47

Intensitas Hujan Tinggi, Pengusaha Bata Merugi

TANJUNG REDEB – Hujan dalam beberapa pekan terakhir, menghambat  proses pengeringan bata.…

Kamis, 12 April 2018 12:57

Siapkan Sistem Distribusi dan Pengawasan

TALISAYAN – Pembahasan pendistribusian dan pengawasan tabung elpiji tiga kilogram (3 kg) dengan…

Kamis, 12 April 2018 12:39

Stok Beras Bulog Aman hingga Ramadan

TANJUNG REDEB – Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau memastikan stok beras aman untuk memenuhi…

Kamis, 12 April 2018 12:37

Pedagang Resah, Kerugian Menghantui

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok, terutama bumbu dapur mengalami fluktuasi dalam beberapa…

Rabu, 11 April 2018 11:55

Akui Kelapa Sawit Lebih Menguntungkan

BATU PUTIH – Polemik sektor pertanian masih terjadi. Bahkan, di Kecamatan Batu Putih, para petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .