MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 17 Desember 2017 18:55
Dihakimi Massa sebelum Digiring ke Polisi

Dua Pelaku Peremas Payudara di Jalan Raya

BIAR JERA: Kedua pelaku yang kini mendekam di ruang tahanan Polres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Sabtu (16/12).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tak kuasa membendung hawa nafsunya, Ramli (22) warga RT 05, Gunung Tabur, dibantu rekannya Jemy Sudono (20), warga Jalan AKB Sanipah, Tanjung Redeb, nekat meremas payudara SK yang sedang berkendara di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Mapolres Berau, sekitar pukul 10.00 Wita, kemarin (16/12).

Berdasarkan pengakuan korban, saat dirinya melintas di Jalan Pemuda, memang merasa ada yang mengikutinya. Tepat di depan Mapolres Berau, dua orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha Fino KT 2348 GZ, mendekati dirinya. “Saat sejajar, tiba-tiba orang yang dibonceng (Ramli, red) langsung meraba dada saya,” akunya kepada Berau Post kemarin.

Tak terima dengan perbuatan itu, korban langsung berteriak meminta tolong sambil mengejar pelaku yang memacu motornya lebih kencang. Warga yang mendengar teriakan korban berupaya menghentikan pelaku. Pelaku yang berusaha kabur, akhirnya dihentikan paksa oleh beberapa warga di Jalan Niaga I, Tanjung Redeb.

Korban yang masih menangis, menceritakan perbuatan tak senonoh yang diterimanya dari pelaku kepada warga yang sudah berkumpul. Warga yang turut emosi mendengar pengakuan korban, lantas memukuli kedua pelaku. Warga juga melucuti pakaian kedua pelaku hingga menyisakan celana pendek saja. Beruntung, aparat kepolisian segera tiba di lokasi dan langsung menggiring kedua pelaku ke Mapolres Berau.

Selain pelaku yang digiring ke mapolres dengan tangan terikat, korban juga dimintai keterangannya untuk kepentingan penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Berau melalui Kaur Bin Ops Iptu Suwarno menjelaskan, untuk menghindari massa yang lebih anarkis, kedua pelaku memang langsung diamankan ke Mapolres Berau.

Berdasarkan pengakuan pelaku kepada penyidik, Ramli nekat melakukan hal tersebut karena nafsu melihat korban yang mengendarai motor sendirian. “Ngakunya karena nafsu aja,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 289 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perbuatan cabul dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal sembilan tahun. (sam/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…

Senin, 21 Januari 2019 14:16

Kerugian Negara Capai Rp 149 Juta

TANJUNG REDEB – Walau sudah mendapatkan angka kerugian negara berdasarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*