MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Jumat, 22 Desember 2017 10:48
Bina Kelompok Tani dalam Program Ketahanan Pangan
FOTO BERSAMA: Para peserta seminar dan pelatihan pertanian terintegrasi di Kampung Labanan Jaya, foto bersama usai praktik pembuatan kompos pada akhir November lalu.

PROKAL.CO, TELUK BAYUR - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau, menggelar pelatihan pertanian terintegrasi bagi kelompok tani Kampung Labanan Jaya, Teluk Bayur.

Bekerja sama dengan Bank Indonesia, petani diajak untuk belajar membuat pupuk organik super bokashi, pestisida organik, pembuatan pakan sapi, ayam dan ikan organik dengan teknik fermentasi, dan pelatihan budidaya ikan tanpa pakan dengan kolam portabel.

Ketua Baznas Berau, Radjudin Abdurachman, menuturkan BI Kalimantan Timur (Kaltim) sangat antusias dalam pembinaan petani mandiri, khususnya di Kabupaten Berau. Kelompok tani di Labanan Jaya merupakan salah satu yang dibina dalam hal ketahanan pangan.

DisampaikanStaf Ahli Pengembangan UMKM BI Kaltim, Yusuf Arif Setiawan merencanakan akan membuat demplot percontohan sebagai pilot project. “Yang harapannya akan menjadi tempat belajar, tempat diskusi, dan tempat melatih petani agar lebih maju,” katanya.

Program pendampingan kluster ketahanan pangan itu, umumnya dilaksanakan selama 3 tahun. Tahun pertama akan fokus pada perbaikan kualitas produksi. Dilanjutkan tahun kedua, menguatkan kelembagaan kelompok. Dalam hal ini membantu perencanaan bisnis, perbaikan pencatatan, dan organisasi.

“Mencatat apa yang dikerjakan, juga mengerjakan apa yang dicatat. Pada tahun ketiga, BI akan mendorong petani lebih mandiri terkait pemasaran dan lainnya. Baik pemasaran secara online maupun offline,” tambah Yusuf.

“Kita yang katanya negeri agraris, tidak bisa berbuat apa-apa. Bisanya hanya membeli makanan. Kalau swasembada pangan berhasil, tentunya kita mengekspor dong. Ini kan sebaliknya. Maka, yang kita perlukan adalah mengubah konsep bertani secara total, supaya Indonesia menjadi negara agraris betulan,” kata Nugroho Widiasmadi.

Yakni dengan membuat pertanian berkelanjutan agar nusantara tetap dikenal gemah ripah loh jinawi. Para petani yang menjadi ujung tombak perubahan kini, tidak boleh mengulangi kesalahan pengelolaan tanah pertanian. Misalnya dalam penggunaan pupuk kimia yang semestinya dapat diganti secara organik.

“Unsur N (nitrogen) bisa bapak peroleh dari air kelapa, unsur P (fosfor) dari gedebok pisang, dan unsur K (kalium) bisa kita dapat dari sabut kelapa. Tapi memang, harus yakin dilakukan dan dengan bekal pengetahuan yang cukup. Supaya takarannya tidak salah-salah dan akhirnya menyerah,” tutur Nugroho. (humasbaznas/app)

 


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Upayakan Terus Bersinergi dengan Pemda

TANJUNG REDEB – Memperingati Hari Jadi ke-53 PT Bankaltimtara, khususnya di Cabang Tanjung Redeb…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:06

Pimpin STIEM Tanjung Redeb

TANJUNG REDEB – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah (STIEM) Tanjung Redeb, menggelar pelantikan…

Minggu, 07 Oktober 2018 14:06

KKMB Terjunkan Relawan ke Sulteng

TANJUNG REDEB – Relawan Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) resmi dilepas oleh Ketua KKMB…

Sabtu, 06 Oktober 2018 14:04

Baznas Peduli Sulteng

TANJUNG REDEB – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap…

Sabtu, 06 Oktober 2018 14:03

Tiga Hari Galang Dana

TANJUNG REDEB – Usai melakukan penggalangan dana dan mengumpulkan barang siap pakai, PT Indo Pusaka…

Sabtu, 06 Oktober 2018 14:03

Peduli Sesama, Ingin Ringankan Beban

TANJUNG REDEB - Persatuan Istri Karyawan (Periska) PT Indo Pusaka Berau (IPB) turut berkontribusi dalam…

Sabtu, 06 Oktober 2018 14:02

Donasi untuk Korban Bencana Sulteng

TANJUNG REDEB – Koperasi TKBM Nusa Bahari Berau Tanjung Batu, turut menyerahkan bantuan peduli…

Jumat, 05 Oktober 2018 14:39

Pererat Sinergitas TNI-Polri

TANJUNG REDEB – Dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI pada 5 Oktober, Polres Berau memberikan…

Jumat, 05 Oktober 2018 14:39

Nginap di Grand Parama Bisa Umrah dan ke Malaysia

TANJUNG REDEB – Grand Parama Hotel, tak henti-hentinya memanjakan para pelanggan setianya. Kali…

Kamis, 04 Oktober 2018 15:42

Galang Dana, PT IPB Bantu Korban di Sulteng

TANJUNG REDEB - PT Indo Pusaka Berau (IPB) turut melakukan penggalangan dana untuk korban gempa dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .