MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 25 Desember 2017 12:20
Pengganti Kalstar Tak Kunjung Terbang

Masuk Peak Season, Maskapai Tak Ajukan Extra Flight

MASUK PEAK SEASON: Para penumpang ketika tiba di Bandara Kalimarau Berau, kemarin (24/12).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Memasuki peak season libur panjang anak sekolah, jumlah penumpang di Bandara Kalimarau, mengalami lonjakan. Bahkan untuk mencari tiket pesawat saat ini harus memesan jauh-jauh hari jika tidak ingin kehabisan.

Berdasarkan data Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, peningkatan jumlah penumpang di akhir tahun dimulai sejak November lalu. Apalagi pada Oktober jumlah penumpang mengalami penurunan sejak maskapai Kalstar Aviation tak beroperasi lagi. (selengkapnya lihat grafis)

Diakui Kepala UPBU Kalimarau, Bambang Hartato, kenaikan jumlah penumpang diprediksi hingga awal 2018.

“Kalau harapan kami sebagai pengelola, bandara biar tiap hari makin ramai dan Berau makin ramai. Hingga berdampak pada perekonomian agar maju dan tumbuh,” ujarnya kepada Berau Post kemarin (24/12). Disebutkannya, tingkat isian penumpang di tiap penerbangan rata-rata mencapai 100 persen.

Meski diakuinya, untuk mendapatkan tiket penerbangan saat ini cukup sulit, namun maskapai yang beroperasi belum mengajukan penambahan jadwal penerbangan (extra flight). Total ada 8 penerbangan reguler dari tiga maskapai yang beroperasi, yakni Sriwijaya Air, Wings Air dan Garuda Indonesia.

“Airline itu terkendala di rotasi jumlah armadanya, walaupun permintaan sangat tinggi jelang Natal dan Tahun Baru 2018, atau musim liburan,” jelasnya.

“Sriwijaya ada rencana tambah frekuensi, tapi kendala di armada yang terbatas, jadi belum terpenuhi,” sambung Bambang.

Pihaknya berharap ada maskapai baru yang hendak melayani rute Kalstar Aviation. Sementara kabar dari Xpressair yang akan beroperasi di Berau, hingga akhir tahun ini tak kunjung terealiasi. Beberapa kali, Bambang menanyakannya kepada manajemen maskapai tersebut, pihak Xpressair mengaku belum siap.

“Jadi kebanyakan itu on tiket jauh-jauh hari, kecuali ada pembatalan. Semoga kalau sudah kekuatan landasan meningkat, pesawat lebih besar bisa masuk Berau,” pungkasnya. (app/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 13:39

6.221 KTP-el Dibakar

TANJUNG REDEB – Sebanyak 6.221 keping KTP-el yang rusak dan…

Rabu, 19 Desember 2018 13:36

Dua Pekan Ditelantarkan di Pinggir Jalan

TANJUNG REDEB – Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 19 Desember 2018 13:34

Berkas Perkara Diteliti Kejaksaan

TANJUNG REDEB – Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor)…

Rabu, 19 Desember 2018 13:31

Tetap Yakin Tak Bersalah

TANJUNG REDEB – Pelimpahan berkas perkara dugaan korupsi pengadaan kapal…

Selasa, 18 Desember 2018 12:18

Tak Menghilangkan Pertanggungjawaban Pidana

TANJUNG REDEB – Dua pelaku kasus dugaan tindak pidana korupsi…

Selasa, 18 Desember 2018 12:17

Tuntut Pejabat Berinovasi

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau untuk pertama kalinya menggelar mutasi…

Selasa, 18 Desember 2018 12:15

Bully Membunuh Karakter Anak

KETUA Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Berau…

Selasa, 18 Desember 2018 12:13

Berkiprah di Tingkat Nasional, Ulang Prestasi di Apsetra X

Teater Aji Kannik Barrau Sanipah (AKBS) SMAN 1 Berau terus…

Senin, 17 Desember 2018 14:54

Tutup ‘Wisata Seribu Lubang’

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan poros pesisir…

Senin, 17 Desember 2018 14:53

Penyu Sisik Masuk Daftar Merah Kepunahan

TANJUNG REDEB – Ketegasan Pemkab Berau yang tidak akan menolerir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .