MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 28 Desember 2017 15:21
Obat Kaki Gajah Mulai Dibagikan, Minta Masyarakat Mengkonsumsi
MULAI DISEBAR: Dinkes Berau mulai membagikan obat untuk penyakit kaki gajah melalui Puskesmas terdekat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Demi mencegah penyakit Filarisasis atau yang dikenal kaki gajah pada seluruh masyarakat Kabupaten Berau, Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali membagi obat tersebut di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat.

Kepala Dinas Kesehatan Totoh Hermanto mengatakan, pemberian obat dan pencegahan massal (POPM) filariasis sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu.

Obat yang diberikan yaitu kombinasi tablet Diethylcarbamazine (DEC) 100 miligram dan tablet Albendazole (Alben) 400 miligram yang wajib diminum semua warga wilayah endemis berusia 2 tahun hingga 70 tahun. Adapun dosisnya, anak usia 2-5 tahun diberikan 1 tablet DEC dan 1 tablet Alben, usia 6-14 tahun diberikan 2 tablet DEC dan 1 tablet Alben. Sementara usia di atas 14 tahun, diberikan 3 tablet DEC dan 1 tablet Alben.

Totoh mengimbau agar masyarakat yang belum menerima obat, bisa langsung mendatangi Puskesmas terdekat dan meminta obat POPM filariasis agar segera terhindar dari ancaman penyakit kaki gajah.

 “Untuk pengonsumsiannya dianjurkan setelah makan. Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah bagi masyarakat yang menderita penyakit berat seperti stroke dan muntah darah tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini,” paparnya.

Untuk penyebaran penyakit filariasis di Kabupaten Berau terjadi pada 2016 lalu, Dinkes Berau menemukan penderita filariasis di Sambarata. “Setelah kami temukan ada penderita filariasis, tim kami langsung bergegas dan mengambil sampel darah semua penduduk di Sambarata. Hasilnya pun beberapa persen masyarakat di sana sudah tertular,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap untuk kedepannya masyarakat bisa menjaga lingkungan sekitar agar meminimalisir nyamuk yang menjadi sarana penyebaran cacing fileria kepada manusia. “Semoga saja tidak ada masyarakat Berau lagi yang menderita penyakit tersebut,” harapnya. (*/mar/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 13:15

Minta Alat Pengolah Limbah

TELUK BAYUR – Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) pernah menyabet…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:14

Uji Coba Berhasil, Kakam Desak PLN

BIDUKBIDUK – Pelayanan listrik di Kabupaten Berau belum merata, seperti…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:12

Perhatikan Kodisi Kendaraan Sebelum Berkendara

BIDUKBIDUK – Kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa di Kampung Batu…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:11

Setarakan Gaji Guru Honorer

TANJUNG REDEB – Tahun ini, Bupati Berau Muharram pastikan gaji…

Sabtu, 19 Januari 2019 13:11

Tata Ruang Maratua Mendesak

TANJUNG REDEB – Perkembangan pariwisata di Pulau Maratua dalam beberapa…

Jumat, 18 Januari 2019 14:21

Lagi, Portal Bujangga “Dihantam” Truk

TANJUNG REDEB – Portal Bujangga, kembali jadi “korban” truk, Kamis…

Jumat, 18 Januari 2019 14:20

Dampingi Lebih dari 200 Kegiatan

TANJUNG REDEB-Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau, melalui Tim Pengawal dan Pengaman…

Jumat, 18 Januari 2019 14:18

Musrenbang Bidukbiduk Digelar Akhir Januari

BIDUKBIDUK - Sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk bakal melaksanakan Musyawarah…

Jumat, 18 Januari 2019 14:13

Badan Jalan Terancam, Perlu Penahan Abrasi

BIDUKBIDUK - Hampir sebagian besar kampung yang berada di Kecamatan…

Kamis, 17 Januari 2019 13:16

Taman Laut di Balikukup Terus Dikembangkan

BATU PUTIH – Pemerintah Kampung Balikukup, terus mengembangkan taman laut di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*