MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 30 Desember 2017 14:32
Dinkes Petakan Kawasan Rawan DBD
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau menyebut beberapa kawasan di Bumi Batiwakkal, jadi titik rawan penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD). Menurut Kepala Dinkes Berau Totoh Hermanto, setidaknya ada enam kawasan di Tanjung Redeb yang menjadi titik rawan. Yakni, kawasan Jalan Durian I, Durian II dan Durian III. Selanjutnya di Jalan Manggis, kawasan Gunung Panjang dan permukiman di Jalan Pulau Panjang. Penyebaran kawasan rawan, lanjut dia, juga sangat memungkinkan hingga ke Kelurahan Gunung Tabur dan Kelurahan Rinding.

“Kasus DBD juga sudah muncul di Kecamatan Segah, Talisayan hingga Bidukbiduk,” ujar Totoh kepada Berau Post kemarin (29/12).

Dijelaskan, musim hujan seperti saat ini, memang menjadi masa krusial pengembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang membawa virus DBD. Untuk itu, pihaknya tetap menggencarkan kegiatan pengasapan atau fogging di kawasan rawan, untuk meredam penyebaran DBD semakin meluas.

"Setiap hari kita lakukan fogging. Lokasi-lokasi yang dianggap rawan, kita fogging karena lebih baik mencegah daripada mengobati," ungkapnya.

"Sekarang memang cukup sulit diatasi karena masuk musim hujan dan pertumbuhan jentik-jentik menjadi nyamuk itu fasenya hanya beberapa minggu untuk menetas," sambungnya.

Namun ujar Totoh, pengasapan hanya efektif untuk membunuh nyamuk Aedes Aegypti saja, sementara jentik-jentik nyamuk tak akan mati dengan pengasapan. "Jadi tidak cukup hanya dengan fogging, harus dibarengi dengan menjaga kebersihan lingkungan dan penaburan bubuk abate ke tempat-tempat penampungan air," ujarnya.

Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. “Upaya yang kami lakukan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari masyarakat. Harus ada kesadaran dari masyarakat dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama mengurangi titik-titik genangan-genangan air,” pungkasnya. (*/sin/udi)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:21

Dishub Bakal Tinjau Kelengkapan Keamanan Transportasi Air

TANJUNG REDEB - Pengawasan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, dipastikan tidak hanya menyasar…

Jumat, 20 Juli 2018 00:20

DPRD Bakal Panggil Pelaksana Proyek

TANJUNG REDEB - Anggota Komisi III DPRD Berau, Jasmine Hambali, berencana memanggil CV Mutiara Mas Sejahtera…

Jumat, 20 Juli 2018 00:19

Tiga Kampung Belum Teraliri Listrik

TALISAYAN - Listrik menjadi persoalan yang kerap jadi keluhan di beberapa kecamatan dan kampung di Kabupaten…

Jumat, 20 Juli 2018 00:13

Pemerintah Kampung Diminta Segera Cairkan ADK

BIDUKBIDUK- Hingga kini, seluruh kampung terus menggenjot penyelesaian program kerja serta surat pertanggungjawaban…

Jumat, 20 Juli 2018 00:13

Ada Penganut Ahmadiyah di Batu Putih

BATU PUTIH - Beredar kabar, muncul aliran Ahmadiyah di Kecamatan Batu Putih. Hal itu dikarenakan, sejumlah…

Jumat, 20 Juli 2018 00:11

Peringatkan Truk Pengangkut Material

TANJUNG REDEB - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, rutin melakukan pembersihan debu…

Kamis, 19 Juli 2018 01:35

Gali Potensi dan Bakat, Berharap Fasilitas Olahraga

TALISAYAN - Tingginya antusias masyarakat di Kabupaten Berau dalam bidang olahraga, baik cabang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:31

Korsleting, FCO di Jalan Murjani II Terbakar

TANJUNG REDEB - Terkait padamnya listrik di kawasan Jalan Dr Murjani II pada Selasa (17/7) lalu, sehingga…

Kamis, 19 Juli 2018 01:24

Transparansi Proyek Jalan Gang Gerilya Terus Dipertanyakan

TALISAYAN – Proyek semenisasi jalan di Gang Gerilya, Jalan Soekarno Hatta, RT 12 Kampung Talisayan,…

Rabu, 18 Juli 2018 13:57

Proyek Masuk Harus Ada Pemberitahuan

TALISAYAN - Menghindari adanya proyek siluman yang dikerjakan secara asal-asalan. Baik itu melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .