MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 30 Desember 2017 14:36
Petani Berharap Harga Lada Membaik
URUNG NAIK: Harga lada di pasaran masih belum membaik. Petani berharap tahun depan harganya bisa kembali meningkat.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Mendekati pengujung 2017, harga lada di kalangan petani di wilayh pesisir selatan Berau, khususnya  di Kecamatan Batu Putih masih terpuruk. Pasalnya, harga salah satu bumbu dapur tersebut bertahan di harga Rp 50-55 ribu.

Kondisi tersebut menjadi polemik petani lada. Sebab, sejak anjlok 2016 lalu, belum ada solusi yang diberikan pemerintah terkait persoalan ini.

“Pembeli (tengkulak-red) beraninya hanya Rp 50 ribu per satu kilogram. Kita mau menyimpan terlalu lama, khawatir kualitasnya akan rusak. Ya, mau tak mau terpaksa dijual," ungkap Kurdiah, petani dari Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih kepada Berau Post, Jumat (29/12).

Ia mengaku, kurang bersemangat mengembangkan perkebunan miliknya di situasi anjloknya harga lada kini. Pasalnya, harga Rp 50 ribu per kilogeram (kg) membuat biaya operasional membengkak. “Memang tak sebanding. Cuma mau bagaimana lagi. Apalagi, perawatan lada ini juga cukup cerewet, dan rentan diserang hama,” jelasnya. 

Petani lada lainnya, Nur Sian juga mengatakan hal senada. Dirinya pun mengaku pasrah dengan kondisi harga tersebut. Kendati demikian, ia tetap berharap harga lada dapat kembali normal. “Kalau sudah harganya begitu, mau bagaimana lagi. Semoga saja, bisa normal lagi,” ujarnya. 

Sementara itu, Aziz salah seorang pengepul membenarkan masih terpuruknya harga tersebut. Dirinya pun tidak mengetahui secara pasti penyebab anjloknya harga lada. “Tidak tahu juga. Cuma yang pasti harganya memang sangat jatuh. Tak hanya di wilayah Berau. Di daerah lain juga sama,” bebernya. 

Tak hanya itu, harga pasaran lada di Kota Samarinda juga diakuinya tak jauh berbeda dengan harga lada di Berau. Ia menyebutkan, hanya berselisih Rp 5 ribu, yakni sekitar Rp 55 ribu per kg. Rendahnya harga laga diprediksi masih terjadi pada 2018.

“Sepertinya sampai tahun depan. Karena, sampai saat ini, harga lada dipasaran masih tetap rendah. Kalaupun naik, itu pun harganya tak jauh,” tandasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 14:05

Harga Lada Masih Anjlok

BATU PUTIH - Harga lada masih jadi sorotan petani, khususnya…

Jumat, 11 Januari 2019 16:38

Operasi Pasar Belum Mempan

TANJUNG REDEB – Operasi pasar yang dilakukan jajaran Pemkab Berau…

Jumat, 11 Januari 2019 14:07

Dapat Kucuran Rp 2,4 Milliar, Pemkab Bakal Bangun Dua Pasar

TANJUNG REDEB - Pemkab Berau kembali mendapat kucuran anggaran dari…

Jumat, 11 Januari 2019 13:57

Jumlah Penerima Rastra Turun

DATA penerima Beras Sejahtera (Rastra) oleh warga tak mampu di…

Kamis, 10 Januari 2019 13:13

Produksi Budidaya Tembus 2.358 Ton

HASIL produksi budidaya perikanan tahun 2018 mampu melebihi target. Dinas Perikanan…

Kamis, 10 Januari 2019 13:07

Stok Melimpah, Bawang Merah Tetap Mahal

TELUK BAYUR – Memasuki awal tahun 2019, pergerakan harga komoditas…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:51

Asosiasi Pedagang Pasar Kering Minta Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta Ketua Asosiasi…

Jumat, 04 Januari 2019 00:49

Tak Hanya Pertanian, Peternakan Sapi Dikembangkan

TALISAYAN - Pengembangan pertanian di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 04 Januari 2019 00:47

Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Masih Mahal

TANJUNG REDEB - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, minta…

Senin, 31 Desember 2018 14:38

Ayam Mahal, Jagung Diburu Warga

TANJUNG REDEB – Jelang pergantian tahun, pedagang jagung dadakan menjamur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*