MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 03 Januari 2018 00:04
Monyet Rugikan Petani, Minta Distertan Mengambil Tindakan
BIKIN RUGI: Serangan hama monyet di Kampung Tembudan kian parah.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Hama monyet kian meresahkan petani palawija di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih. Oleh sebab itu, petani meminta Pemkab Berau dalam hal ini Dinas Peternakan dan Pertanian (Distertan) mencarikan solusi dalam mengatasi polemik yang sudah terjadi sejak lama.

“Banyak tanaman kami yang rusak akibat serangan monyet. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan. Kondisi ini sangat merugikan kami,” kata Surana, petani dari Kampung Tembudan kepada Berau Post, Selasa (2/1).

Pasalnya, serangan monyet semakin menjadi. Dulu, ungkap dia, para petani memelihara hewan peliharaan untuk menjaga dan mengusir gerombolan monyet. Namun populasi monyet kian tahunsemakin meningkat. Sehingga pengusiran menggunakan hewan peliharaan, sudah tidak efisien. “Sekarang malah anjing yang dikejar-kejar puluhan  monyet,” ucapnya.

Dirinya sempat berpikir untuk memusnahkan hama menggunakan senjata api (senpi) jenis penabur. Namun beberapa tahun lalu ada sosialisasi larangan memiliki senpi dan harus diserahkan ke kepolisian. Jika tidak, pemilik akan berhadapan dengan hukum.

“Pernah juga saya berpikir untuk menjeratnya, Tapi saya dilarang dibunuh karena termaksud hewan dilindungi,” tuturnya.

Hal serupa juga dikatakan Ramli, petani lainnya. Hama monyet tidak hanya menyerang lahan pertanian warga. Namun, turut menyerang perkebunan buah-buahan. Alhasil, buah tidak maksimal ketika musim panen. “Pohon buah yang baru berbunga pun dirusak. Sehingga, buahnya berkurang dan tak maksimal,” katanya.

Berkurangnya hasil panen, juga memengaruhi pendapatannya. Kendati tidak menyebutkan nilai kerugian, penurunan omzet akunya mencapai 50 persen.

“Penurunan cukup besar mulai terlihat sejak 2015 lalu. Ya semenjak populasi monyet di sini semakin banyak,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan hal ini menjadi perhatian serius dari Pemkab Berau. ”Setidaknya kami diberitahu cara untuk menghadapi hama monyet. Jadi kami tidak hanya melongo kebun kami digerogoti monyet,” pungkasnya.(jun/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 14:09

Diprediksi Perubahan Pola Konsumsi

TANJUNG REDEB – Penetapan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi oleh PT Pertamina…

Senin, 01 Oktober 2018 14:15

Solar Sulit karena Pasokan Terbatas

TANJUNG REDEB - Kelangkaan Solar di sejumlah kampung pesisir selatan Berau, mulai dikeluhkan sejak sepekan…

Minggu, 30 September 2018 00:02

Yakin Produk Kerajinan Lokal Tembus Pasar Nasional

TANJUNG REDEB – Diikutkannya produk-produk lokal dari para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah…

Minggu, 30 September 2018 00:00

Bulog Bakal Tambah Komoditas Baru

TANJUNG REDEB – Tak hanya menyiapkan persediaan beras, Badan Urusan Logistik atau Bulog Berau…

Kamis, 27 September 2018 15:48

Harga Lada dan Kelapa Sawit Masih Anjlok

BATU PUTIH - Dua komoditas perkebunan paling populer di wilayah pesisir selatan Berau, yakni kelapa…

Rabu, 26 September 2018 13:36

Perikanan Penggerak Ekonomi di Talisayan

TALISAYAN – Sektor perikanan di Talisayan memiliki potensi melimpah. Hal itu, membuat aktivitas…

Kamis, 20 September 2018 00:19

Tingkatkan Gairah Perekonomian Dunia Kemaritiman

TANJUNG REDEB – Berlokasi di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Tanjung Redeb,…

Kamis, 13 September 2018 14:02

Bensin Eceran Kembali Rp 10 Ribu Per Botol

TALISAYAN - Sempat turun menjadi Rp 8.000 per botol, harga bensin eceran di Kampung Talisayan, naik…

Kamis, 13 September 2018 14:00

Harga Kedelai Naik, Tempe Masih Normal

TANJUNG REDEB - Naiknya harga kedelai tak berpengaruh besar terjadap penjualan tempe di Pasar Sanggam…

Selasa, 11 September 2018 13:51

Tingkatkan Budidaya Perikanan lewat Program Intensifikasi

TANJUNG REDEB – Program intensifikasi pembudidaya unggulan, mulai dijalankan Dinas Perikanan Berau.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .