MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 03 Januari 2018 00:04
Monyet Rugikan Petani, Minta Distertan Mengambil Tindakan
BIKIN RUGI: Serangan hama monyet di Kampung Tembudan kian parah.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Hama monyet kian meresahkan petani palawija di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih. Oleh sebab itu, petani meminta Pemkab Berau dalam hal ini Dinas Peternakan dan Pertanian (Distertan) mencarikan solusi dalam mengatasi polemik yang sudah terjadi sejak lama.

“Banyak tanaman kami yang rusak akibat serangan monyet. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan. Kondisi ini sangat merugikan kami,” kata Surana, petani dari Kampung Tembudan kepada Berau Post, Selasa (2/1).

Pasalnya, serangan monyet semakin menjadi. Dulu, ungkap dia, para petani memelihara hewan peliharaan untuk menjaga dan mengusir gerombolan monyet. Namun populasi monyet kian tahunsemakin meningkat. Sehingga pengusiran menggunakan hewan peliharaan, sudah tidak efisien. “Sekarang malah anjing yang dikejar-kejar puluhan  monyet,” ucapnya.

Dirinya sempat berpikir untuk memusnahkan hama menggunakan senjata api (senpi) jenis penabur. Namun beberapa tahun lalu ada sosialisasi larangan memiliki senpi dan harus diserahkan ke kepolisian. Jika tidak, pemilik akan berhadapan dengan hukum.

“Pernah juga saya berpikir untuk menjeratnya, Tapi saya dilarang dibunuh karena termaksud hewan dilindungi,” tuturnya.

Hal serupa juga dikatakan Ramli, petani lainnya. Hama monyet tidak hanya menyerang lahan pertanian warga. Namun, turut menyerang perkebunan buah-buahan. Alhasil, buah tidak maksimal ketika musim panen. “Pohon buah yang baru berbunga pun dirusak. Sehingga, buahnya berkurang dan tak maksimal,” katanya.

Berkurangnya hasil panen, juga memengaruhi pendapatannya. Kendati tidak menyebutkan nilai kerugian, penurunan omzet akunya mencapai 50 persen.

“Penurunan cukup besar mulai terlihat sejak 2015 lalu. Ya semenjak populasi monyet di sini semakin banyak,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan hal ini menjadi perhatian serius dari Pemkab Berau. ”Setidaknya kami diberitahu cara untuk menghadapi hama monyet. Jadi kami tidak hanya melongo kebun kami digerogoti monyet,” pungkasnya.(jun/rio)


BACA JUGA

Kamis, 19 April 2018 12:47

Pacu Pertumbuhan Peternakan Rakyat

TANJUNG REDEB - Mendukung pengembangan usaha peternakan yang dikelola masyarakat, Dinas Pertanian dan…

Rabu, 18 April 2018 00:15

Harga Lada Ditentukan Kualitas

TANJUNG REDEB – Berau ditunjuk menjadi sentra pengembangan komoditas lada di Benua Etam-sebutan…

Senin, 16 April 2018 10:55

Kian Tua, Petani Perlu Regenerasi

BATU PUTIH - Kondisi pertanian di Kabupaten Berau, khususnya di wilayah pesisir selatan Berau masih…

Sabtu, 14 April 2018 12:06

Harga Masih Rendah, Petani Lada Dilema

BATU PUTIH - Tren harga lada yang buruk sepertinya masih akan terus berlanjut di wilayah pesisir selatan…

Sabtu, 14 April 2018 12:03

Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai…

Sabtu, 14 April 2018 12:02

HBA Stabil, Ekonomi Membaik

TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk…

Jumat, 13 April 2018 11:50

Faktor Kondisi Tanah, Setara dengan Kelapa Sawit

Ada banyak cara untuk mendongkrak perekonomian. Salah satu yang dapat dicontoh seperti mengikuti langkah…

Jumat, 13 April 2018 11:48

Tumbuhkan Motivasi UMKM

TANJUNG REDEB - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga kini masih menjadi salah satu sektor unggulan…

Jumat, 13 April 2018 11:47

Intensitas Hujan Tinggi, Pengusaha Bata Merugi

TANJUNG REDEB – Hujan dalam beberapa pekan terakhir, menghambat  proses pengeringan bata.…

Kamis, 12 April 2018 12:57

Siapkan Sistem Distribusi dan Pengawasan

TALISAYAN – Pembahasan pendistribusian dan pengawasan tabung elpiji tiga kilogram (3 kg) dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .