MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 03 Januari 2018 00:12
ASN Dapat “Hadiah” Tahun Baru

Terlambat Kerja, Potong Insentif Rp 100 Ribu

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Menjadi pembina apel pertama di tahun 2018, Bupati Berau Muharram mengumumkan akan memberikan “hadiah” kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) nakal. Hadiah yang dimaksud ialah pemotongan insentif pegawai yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran.

Aturan itu ditegaskan Muharram, sudah akan diterapkan pada pencairan insentif pegawai sejak Januari ini. Hal itu dijelaskannya, telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) yang dalam waktu dekat bakal diterbitkan.

“Bukan hanya yang tidak hadir, yang terlambat pun akan dipotong insentifnya,” tegasnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (2/1).

Muharram menegaskan, setiap ASN yang bolos kerja atau sekadar terlambat sampai ke kantor, akan diganjar pemotongan insentif sebesar Rp 100 ribu. Untuk memastikannya, pihaknya akan melakukan pengecekan hasil absensi sidik jari yang diwajibkan bagi seluruh ASN.

Muharram juga menyontohkan, jika insentif yang diterima ASN sebesar Rp 2,4 juta per bulan, tapi selalu terlambat atau malah membolos selama 24 hari kerja, maka ASN nakal tersebut tak akan menerima insentif seperti biasanya.

Tegasnya aturan tersebut, harap Muharram, bisa membuat seluruh ASN menghargai pentingnya kedisiplinan saat melakukan absensi. “Saya yakin dengan ada sistem seperti ini, absensi akan ada nilainya secara real. Selama ini, ada yang menganggap absen enggak ada pengaruhnya sehingga kadang diabaikan,” ujarnya.

Hal itu juga diterapkan untuk memberikan penghargaan kepada pegawai yang bekerja rajin dan baik. “Masa pendapatan yang rajin dan yang malas sama, itu kan tidak betul. Ini warning bagi ASN,” lanjutnya.

Untuk pengawasan dan penerapannya, Muharram akan menginstruksikan seluruh OPD mengontrol hasil absensi sidik jari, yang kemudian dilaporkan ke bendahara masing-masing OPD. Sementara untuk OPD yang belum menerapkan sistem absensi sidik jari, seperti kecamatan, pengawasan kehadiran dan kedisiplinan ASN dilakukan manual oleh pimpinan OPD masing-masing. Hal itu diakuinya, cukup rentan terjadinya kecurangan, terutama jika masalah keterlambatan dan kedisiplinan justru dipercontohkan pimpinan OPD tersebut.

“Tapi saya berkeyakinan yang seperti itu tidak banyak. Kalau memang nanti kedapatan, tentu akan ada sanksi lebih spesial untuk mereka,” jelasnya.

Sementara hasil pemotongan insentif ASN nakal. Akan dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, seperti untuk membantu ASN yang tertimpa musibah, terbaring sakit, atau persoalan lainnya.

“Hal itu juga sudah saya sampaikan ke seluruh kepala OPD dalam rapat koordinasi usai apel tadi (kemarin, red) pagi. Saya harap seluruh kepala OPD bisa memberi contoh yang baik kepada stafnya,” pungkas Muharram. (sam/udi)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:44

Satu Parpol Penuhi Syarat, Lainnya Proses Perbaikan

TANJUNG REDEB - Sebagaimana mandat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2017, KPU Berau…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Pencegahan untuk Wabah Difteri, Vaksin Sangat Menentukan

TANJUNG REDEB – Beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terjangkit wabah penyakit difteri.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:42

2017, Klaim JKK Naik Signifikan, Tanda Kurang Baik Penerapan K3

TANJUNG REDEB - Jumlah klaim santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan peserta, di wilayah kerja…

Jumat, 19 Januari 2018 11:41

Tunggu Usulan dari Provinsi, Disbudpar Optimistis Penetapan KEK Maratua

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, optimistis tahun 2018, dapat mewujudkan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:39

Menikmati, Jadikan Mengurus Masjid sebagai Hobi

Kesukaan setiap orang memang berbeda-beda. Seperti halnya Muhammad Ramli, yang sangat menyukai kesehariannya…

Kamis, 18 Januari 2018 00:28

Masih Aman, Difteri Terus Diwaspadai

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai…

Kamis, 18 Januari 2018 00:07

COP Bakal Lepasliarkan 5 Orangutan

KELAY – Keberadaan Orangutan di sekitar Hutan Lindung Lesan, Kecamatan Kelay kian hari semakin…

Kamis, 18 Januari 2018 00:06

Dewan Sayangkan Laka Kerja di PLTU, Perusahaan Masih Bungkam soal Kejadian

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Eko Wiyono, menyayangkan…

Kamis, 18 Januari 2018 00:06

Buat Suasana Masjid Senyaman Mungkin

Membangun dan memenuhi fasilitas masjid, hampir semuanya dilakukan oleh pengurus masjid. Ha itu untuk…

Rabu, 17 Januari 2018 11:57

Rangkap Ketua Irma, Senang Melihat Masjid Ramai

Walau memiliki banyak kesibukan, Marten tetap melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .