MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 03 Januari 2018 00:12
ASN Dapat “Hadiah” Tahun Baru

Terlambat Kerja, Potong Insentif Rp 100 Ribu

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Menjadi pembina apel pertama di tahun 2018, Bupati Berau Muharram mengumumkan akan memberikan “hadiah” kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) nakal. Hadiah yang dimaksud ialah pemotongan insentif pegawai yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran.

Aturan itu ditegaskan Muharram, sudah akan diterapkan pada pencairan insentif pegawai sejak Januari ini. Hal itu dijelaskannya, telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) yang dalam waktu dekat bakal diterbitkan.

“Bukan hanya yang tidak hadir, yang terlambat pun akan dipotong insentifnya,” tegasnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (2/1).

Muharram menegaskan, setiap ASN yang bolos kerja atau sekadar terlambat sampai ke kantor, akan diganjar pemotongan insentif sebesar Rp 100 ribu. Untuk memastikannya, pihaknya akan melakukan pengecekan hasil absensi sidik jari yang diwajibkan bagi seluruh ASN.

Muharram juga menyontohkan, jika insentif yang diterima ASN sebesar Rp 2,4 juta per bulan, tapi selalu terlambat atau malah membolos selama 24 hari kerja, maka ASN nakal tersebut tak akan menerima insentif seperti biasanya.

Tegasnya aturan tersebut, harap Muharram, bisa membuat seluruh ASN menghargai pentingnya kedisiplinan saat melakukan absensi. “Saya yakin dengan ada sistem seperti ini, absensi akan ada nilainya secara real. Selama ini, ada yang menganggap absen enggak ada pengaruhnya sehingga kadang diabaikan,” ujarnya.

Hal itu juga diterapkan untuk memberikan penghargaan kepada pegawai yang bekerja rajin dan baik. “Masa pendapatan yang rajin dan yang malas sama, itu kan tidak betul. Ini warning bagi ASN,” lanjutnya.

Untuk pengawasan dan penerapannya, Muharram akan menginstruksikan seluruh OPD mengontrol hasil absensi sidik jari, yang kemudian dilaporkan ke bendahara masing-masing OPD. Sementara untuk OPD yang belum menerapkan sistem absensi sidik jari, seperti kecamatan, pengawasan kehadiran dan kedisiplinan ASN dilakukan manual oleh pimpinan OPD masing-masing. Hal itu diakuinya, cukup rentan terjadinya kecurangan, terutama jika masalah keterlambatan dan kedisiplinan justru dipercontohkan pimpinan OPD tersebut.

“Tapi saya berkeyakinan yang seperti itu tidak banyak. Kalau memang nanti kedapatan, tentu akan ada sanksi lebih spesial untuk mereka,” jelasnya.

Sementara hasil pemotongan insentif ASN nakal. Akan dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, seperti untuk membantu ASN yang tertimpa musibah, terbaring sakit, atau persoalan lainnya.

“Hal itu juga sudah saya sampaikan ke seluruh kepala OPD dalam rapat koordinasi usai apel tadi (kemarin, red) pagi. Saya harap seluruh kepala OPD bisa memberi contoh yang baik kepada stafnya,” pungkas Muharram. (sam/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:35

Bayang-Bayang Kekerasan terhadap Perempuan

DI tengah gencarnya beberapa pihak memperjuangkan kesetaraan gender secara nasional, tampaknya belum…

Sabtu, 21 April 2018 10:30

Pakai Dana Pribadi, Tahun Ini Dua Kampung Dulu

Tak hanya Balikukup di Kecamatan Batu Putih yang menjadi sasaran pendirian Sekolah Alam tingkat SMP.…

Jumat, 20 April 2018 00:28

Maksimalkan Pajak Daerah dari THM

TANJUNG REDEB – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Pemkab Berau dipimpin Wakil Bupati…

Jumat, 20 April 2018 00:27

Soal Pengecatan Pasar yang Mendahului Proyek, Bupati: Itu Menyalahi Aturan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram memastikan akan melakukan evaluasi dalam jajaran Dinas Perindustrian…

Jumat, 20 April 2018 00:26

Pendanaan dari Tiga Sumber

PELAKSANAAN Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kaltim pada Mei 2018 nanti, sudah kian…

Jumat, 20 April 2018 00:24

OPD Butuh Pendampingan TP4D

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Syarifatul Syadiah, menyayangkan…

Jumat, 20 April 2018 00:24

Datangkan Pendiri Sekolah Alam, Balikukup Lokasi Survei Pertama

Pemerintah Indonesia mewajibkan pendidikan hingga ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) atau 12 tahun.…

Kamis, 19 April 2018 12:45

Dinas dan UPT Tak Sinkron

TELUK BAYUR – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau Wiyati,…

Kamis, 19 April 2018 12:42

DPT Berau Berkurang

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT)…

Kamis, 19 April 2018 12:41

Periksa Dokumen Perizinan, Temukan Peredaran Miras

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Berau bersama tim gabungan instansi terkait,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .