MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 03 Januari 2018 00:12
ASN Dapat “Hadiah” Tahun Baru

Terlambat Kerja, Potong Insentif Rp 100 Ribu

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Menjadi pembina apel pertama di tahun 2018, Bupati Berau Muharram mengumumkan akan memberikan “hadiah” kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) nakal. Hadiah yang dimaksud ialah pemotongan insentif pegawai yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran.

Aturan itu ditegaskan Muharram, sudah akan diterapkan pada pencairan insentif pegawai sejak Januari ini. Hal itu dijelaskannya, telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) yang dalam waktu dekat bakal diterbitkan.

“Bukan hanya yang tidak hadir, yang terlambat pun akan dipotong insentifnya,” tegasnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (2/1).

Muharram menegaskan, setiap ASN yang bolos kerja atau sekadar terlambat sampai ke kantor, akan diganjar pemotongan insentif sebesar Rp 100 ribu. Untuk memastikannya, pihaknya akan melakukan pengecekan hasil absensi sidik jari yang diwajibkan bagi seluruh ASN.

Muharram juga menyontohkan, jika insentif yang diterima ASN sebesar Rp 2,4 juta per bulan, tapi selalu terlambat atau malah membolos selama 24 hari kerja, maka ASN nakal tersebut tak akan menerima insentif seperti biasanya.

Tegasnya aturan tersebut, harap Muharram, bisa membuat seluruh ASN menghargai pentingnya kedisiplinan saat melakukan absensi. “Saya yakin dengan ada sistem seperti ini, absensi akan ada nilainya secara real. Selama ini, ada yang menganggap absen enggak ada pengaruhnya sehingga kadang diabaikan,” ujarnya.

Hal itu juga diterapkan untuk memberikan penghargaan kepada pegawai yang bekerja rajin dan baik. “Masa pendapatan yang rajin dan yang malas sama, itu kan tidak betul. Ini warning bagi ASN,” lanjutnya.

Untuk pengawasan dan penerapannya, Muharram akan menginstruksikan seluruh OPD mengontrol hasil absensi sidik jari, yang kemudian dilaporkan ke bendahara masing-masing OPD. Sementara untuk OPD yang belum menerapkan sistem absensi sidik jari, seperti kecamatan, pengawasan kehadiran dan kedisiplinan ASN dilakukan manual oleh pimpinan OPD masing-masing. Hal itu diakuinya, cukup rentan terjadinya kecurangan, terutama jika masalah keterlambatan dan kedisiplinan justru dipercontohkan pimpinan OPD tersebut.

“Tapi saya berkeyakinan yang seperti itu tidak banyak. Kalau memang nanti kedapatan, tentu akan ada sanksi lebih spesial untuk mereka,” jelasnya.

Sementara hasil pemotongan insentif ASN nakal. Akan dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, seperti untuk membantu ASN yang tertimpa musibah, terbaring sakit, atau persoalan lainnya.

“Hal itu juga sudah saya sampaikan ke seluruh kepala OPD dalam rapat koordinasi usai apel tadi (kemarin, red) pagi. Saya harap seluruh kepala OPD bisa memberi contoh yang baik kepada stafnya,” pungkas Muharram. (sam/udi)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 19:52

Pupuk Kepedulian Menjaga Urat Nadi Perekonomian

Persoalan sampah merupakan masalah yang tak pernah terselesaikan sejak dulu.…

Senin, 12 November 2018 19:49

AJ dan SN Hanya Wajib Lapor

TANJUNG REDEB – Berkas perkara perusakan bus karyawan di Kampung…

Senin, 12 November 2018 19:44

Siapkan Genset 80 kVA, Antisipasi Pemadaman Listrik Mendadak saat SKD CPNS

TANJUNG REDEB – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri…

Senin, 12 November 2018 18:39

Bakal Lepas dari Krisis Anggaran

TANJUNG REDEB - Tahun depan, Kabupaten Berau diperkirakan bakal lepas…

Minggu, 11 November 2018 17:57

UMK 2019 Disepakati Rp 3.120.996

TANJUNG REDEB -  Dewan Pengupahan Kabupaten Berau telah menetapkan besaran…

Minggu, 11 November 2018 17:53

Sebut Sikap KPU Sudah Sesuai

TANJUNG REDEB – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Berau,…

Minggu, 11 November 2018 17:46

Jangan Pernah Hukum Anak

TANJUNG REDEB – Mendisiplinkan anak-anak tak perlu dengan kekerasan, banyak…

Sabtu, 10 November 2018 13:41

Kini Berwenang Menyelesaikan Sengketa Pemilu

Sekitar lima bulan lagi, masyarakat akan memilih wakil mereka di…

Sabtu, 10 November 2018 13:37

Bulan Ini, Beasiswa Berau Gemilang Cair

TANJUNG REDEB – Sebanyak 845 mahasiswa dan 756 pelajar SMA…

Sabtu, 10 November 2018 13:09

Tegaskan PTT Harus Netral

TANJUNG REDEB – Persoalan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang turut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .