MANAGED BY:
RABU
17 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Rabu, 03 Januari 2018 00:32
Waspada Wabah Penyakit Masa Kini
Oleh: Khasna Shohwatul Jihan

PROKAL.CO, KESEHATAN tentunya bukan hal yang dapat dianggap sepele. Tidak terhitung berapapun nominal yang mampu menjamin sehat atau tidaknya seseorang. 

Kehidupan terus berputar, permasalahan dalam bidang kesehatan pun tidak pernah ada habisnya. Topik perbincangan selalu berbeda setiap waktu. Seperti halnya berbagai jenis penyakit, tidak dapat berhenti hanya dalam kurun waktu tertentu dan akan terus ada sepanjang masa.

Penyakit dapat datang kapan saja, di mana saja, dan pada siapa saja. Penyebabnya bukan hanya satu, namun dari berbagai hal. Seperti virus, bakteri, jamur, mikroba, dan lainnya.

Wabah penyakit yang pernah menggegerkan warga Indonesia adalah flu burung. Indonesia juga sempat menjadi negara dengan kasus flu burung terbanyak di dunia. Secara umum, virus ini banyak ditemukan pada unggas. Selain itu, virus flu burung hingga kini juga menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia. Virus flu burung dapat menyebar lewat jalur transportasi atau peternakan unggas, alih-alih jalur migrasi burung liar.

Selain unggas, nyamuk juga dapat menyebabkan musibah bagi masyarakat. Jenis nyamuk Aedes Aegypti yang sempat menjadi perhatian banyak warga. Namun bedanya penyakit ini tidak dapat ditularkan melalui perantara manusia ke manusia, melainkan hanya dapat melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti kepada manusia.

Wabah ini banyak terjadi pada musim hujan. Penyakit ini disebut dengan DBD atau yang biasa disebut dengan demam berdarah. Tetapi jangan salah, DBD tidak kalah serius dengan penyakit lain. Justru penyakit ini yang sering membuat seseorang kehilangan nyawanya dengan cepat. Karena dapat mengakibatkan kurangnya produksi darah pada tubuh mereka.

Ancaman penyakit lain yang ada di depan mata adalah campak dan rubella. Wabah satu ini tak kenal lelah menyerang masyarakat Indonesia dulu hingga sekarang. Penyakit ini muncul dengan adanya bercak-bercak merah di tubuh. Pada umumnya, wabah ini kerap menyerang anak-anak yang memiliki daya imun rendah. Wabah ini mudah sekali menular lewat udara, sentuhan, ataupun ludah, sehingga tak menutup kemungkinan orang dewasa juga dapat mengalami campak dan rubella.

Jika masyarakat sudah pernah mengalami penyakit ini, kemungkinan mereka akan kebal dengan virus penyakit tersebut.

Ada lagi wabah penyakit yang baru-baru ini sedang hangat diperbincangkan yaitu difteri. Sebelumnya wabah penyakit ini sudah pernah tersebar di Indonesia. Namun sudah lama wabah ini menghilang dan sekarang muncul kembali. Masyarakat yang mengalami difteri akan mengalami infeksi pada selaput lendir tenggorokan dan hidung. Penderita paling banyak yaitu dari kalangan anak-anak. Tetapi orang dewasa juga dapat terserang virus ini.

Tanda-tanda penderita yang terserang difteri ini awalnya akan mengalami kelelahan berlebih dan menjadi lemas serta keluarnya lendir dari mulut dan hidung. Faktanya pada tahun sebelumnya, Jawa Timur menempati sebagai posisi daerah yang terserang difteri cukup parah. Sehingga penyakit ini cukup berbahaya karena sangat mudah menular dan juga sangat mematikan.

Tentu saja masih banyak wabah-wabah penyakit lain yang tersebar di Indonesia. Maka dari itu, agar wabah tidak menyebar dengan cepat, harus dilakukan tindakan pencegahan dengan segera. Karena jika wabah tersebut sudah tersebar ke segala penjuru daerah pasti akan sulit untuk memberantasnya.

Butuh waktu cukup lama untuk memberantas wabah penyakit yang sudah tersebar. Seringkali tanda-tanda muncul saat seseorang menderita penyakit. Secara umum penderita akan mengalami demam tinggi, mual, maupun berkurangnya nafsu makan, ini merupakan gejala yang umum terjadi pada masyarakat yang menderita penyakit. Sehingga penderita yang terjangkit penyakit harus segera ditangani sesuai dengan prosedur.

Tentunya terdapat banyak hambatan yang dihadapi oleh tenaga medis maupun para ahli kesehatan masyarakat, dalam upaya untuk mengendalikan penyakit menular yang mematikan ini. Untuk menghadapi upaya pengendalian penyakit menular yang tentunya banyak sekali tantangan di dalamnya, karena itu harus mempunyai kesiapan yang penuh pada dalam diri.

Peran dari berbagai lapisan masyarakat sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan wabah penyakit supaya tidak banyak korban. Masyarakat dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya, selain itu masyarakat harus memerhatikan pola makan mereka, agar gizi dalam tubuh tetap terpenuhi. Ini bertujuan agar tubuh kita tidak kekurangan energi. Dan yang tidak kalah pentingnya, sebagai masyarakat yang bijak dan peduli kesehatan, tentunya harus selalu menjaga kesehatan tubuh mereka. Selain masyarakat, pemerintah perlu melakukan aksi turun tangan untuk membantu penghentian penyebaran wabah penyakit yang menular ini.

Pemerintah melalui Dinas Kesehatan di daerah, perlu melakukan penyuluhan ataupun sosialisasi terhadap masalah kesehatan yang ada di negeri ini, untuk menambah wawasan masyarakat. Selain itu, pemerintah perlu bekerja sama dengan pihak klinik, puskesmas, ataupun rumah sakit untuk melakukan aksi pencegahan wabah penyakit dengan imunisasi. Khususnya, imunisasi diberikan kepada anak-anak, karena mereka masih memiliki daya imun yang kurang dibandingkan orang dewasa.

Selain itu, diperlukan tambahan edukasi kepada para tenaga medis supaya dapat menjadi tenaga medis yang lebih berkompeten dalam mengurus pasien penderita.

Dan untuk seluruh klinik, puskesmas, dan rumah sakit, harus benar-benar mampu menangani setidaknya pertolongan awal untuk penderita. Sebagai masyarakat awam maupun ahli, perlu adanya kesadaran penuh tentang wabah penyakit karena mengingat betapa bahayanya suatu penyakit menular. Hal ini tentu saja tidak bisa dibiarkan karena menyangkut nyawa banyak orang. Dan pastinya apapun jenis penyakit tentu saja dapat dicegah. (*)


BACA JUGA

Minggu, 24 Desember 2017 00:17

Kenapa Selepas Reuni Muncul Perselingkuhan?

SEHABIS menghadiri acara reuni, ada saja yang kemudian berlanjut dengan hubungan terlarang alias perselingkuhan.…

Jumat, 22 Desember 2017 10:43

Terwujudnya Emansipasi Wanita

EMANSIPASI wanita di Indonesia tidak akan pernah lepas dari sosok RA Kartini, yang semasa hidupnya memperjuangkan…

Rabu, 20 Desember 2017 10:07

Cara Efektif Menghindari Gendam

BELAKANGAN kejahatan dengan modus gendam cukup marak. Bahkan terakhir, ada beberapa pelaku gendam ditangkap…

Selasa, 05 Desember 2017 11:54

Begini Caranya ‘Move On’ dari Mantan

BAGI sebagian orang, tidaklah mudah menghapus memori atau melupakan seseorang yang sebelumnya pernah…

Minggu, 03 Desember 2017 10:43

Bisakah Belajar Tanpa Guru?

BELAKANGAN ini banyak yang menyampaikan, belajar tidak harus dengan seorang guru. Belajar bisa dengan…

Minggu, 26 November 2017 00:46

Optimalisasi Pengasuhan Anak

  PEMBACA yang budiman, anak merupakan amanah sekaligus aset berharga yang dimiliki para orangtua.…

Minggu, 26 November 2017 00:41

Terlanjur Terjebak Riba, Coba Ubah Pola Pikir

SALAH satu yang membuat seseorang terpuruk bahkan tak sanggup lagi bangkit adalah persoalan utang-piutang.…

Sabtu, 18 November 2017 12:19

Demi Setya Novanto, Fortuner Tuntut Tiang Listrik

TIBA-tiba, publik menyalahkan sebuah tiang listrik. Ya, tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara…

Jumat, 17 November 2017 10:08

CSR demi Kesejahteraan Masyarakat

TANGGUNG jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR),adalah pendekatan mekanisme…

Minggu, 12 November 2017 11:55

Bentengi Keluarga dari Predator Anak

PEDOFILIA atau dalam hal ini penulis menyebutnya sebagai predator anak merupakan sejenis penyakit kelainan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .