MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 07 Januari 2018 00:06
Sering Ditolak Masyarakat, Kendala Dijadikan Motivasi

Mengenal Petugas-Petugas Kesehatan Kampung: Alfi Prasasti (29)

BERI YANG TERBAIK: Alfi Prasasti ketika memberi penyuluhan program kesehatan lingkungan pada warga Batu Putih, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, Lebih sering berhadapan dengan masyarakat, menjadi tantangan bagi seorang Sanitarian. Apalagi tanggung jawab untuk melakukan pengamatan, pengawasan, sekaligus pemberdayaan masyarakat, demi perbaikan kualitas kesehatan lingkungan.

EKA RUSDIANA, Tanjung Redeb

MEMBERIKAN pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat, nyatanya bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Penolakan demi penolakan menjadi pengalaman yang paling diingat Alfi Prasasti, yang sudah tiga tahun mengabdikan dirinya sebagai Sanitarian di Puskesmas Induk Batu Putih.

Bahkan, tidak jarang Alfi ditutupi pintu oleh warga yang belum bisa menerima program-program kesehatan yang digagas olehnya sebagai Sanitarian. Padahal, itu semua demi kebaikan masyarakat agar kesehatan lingkungan bisa dicapai.

"Enggak semua, tapi kadang begitu. Belum kita sampai di rumah warga, mereka sudah menutup pintu duluan. Kalau sudah begitu, ya mau bagaimana lagi," ungkap ibu satu anak ini kepada Berau Post kemarin (6/1).

Meski sudah dibantu oleh rekan-rekan petugas kesehatan lainnya,  tetapi sebagai satu-satunya Sanitarian, perempuan kelahiran Berau ini kerap merasa kewalahan.

Apalagi ada beberapa kampung yang cukup jauh dari Puskesmas Induk Batu Putih dan harus ditempuh melalui jalur air sekitar 45 menit menggunakan speedboat. "Itu kalau kita mau kunjungan ke rumah-rumah warga di Pulau Balikukup," ujarnya.

Itu belum ditambah dengan kendala fasilitas penunjung kerja yang masih minim. Beberapa kali, agar program kesehatan lingkungan bisa berjalan dengan baik, dirinya harus meminjam peralatan dari puskesmas lain.

"Alat-alat Sanitarian belum ada, susah memang. Harus ke Tanjung (Redeb) dulu. Misal kalau kita ambil sampel air dari depot air minum warga, itu untuk cek laboratorium harus ke Dinas Kesehatan," jelas perempuan kelahiran 3 Oktober 1992 ini. 

Meskipun begitu, dirinya mengaku belum sekalipun merasa kapok. Bagi perempuan berusia 23 tahun ini, apapun yang terjadi sudah merupakan risiko pekerjaan yang dijalaninya selama tiga tahun ini. Ia sama sekali tidak ingin membuang-buang waktu dengan merasa jera, setelah mau tidak mau memilih tinggal jauh dari suami dan anak tercintanya.

Di luar tugasnya, warga memberikan sambutan yang begitu hangat. Hal itu yang justru membuatnya berkeinginan untuk tetap tinggal dan terus memberikan yang terbaik.

"Ya, namanya juga berurusan dengan masyarakat, susah-susah gampang. Ada yang menerima, ada yang enggak, yang nurut tapi enggak menjalankan juga ada," ujarnya.

"Baik-baik semua kok, cuma kalau soal program memang agak susah. Seperti kalau kita sarankan cek laboratorium untuk depot air minum, kita ambil sampel airnya. Kadang orang yang punya depot air enggak mau, katanya biayanya mahal. Enggak sebanding dengan modal usaha mereka. Kalau sudah begitu, kadang kita serba salah," tambahnya lagi.

Ia hanya berharap, masyarakat akan semakin mengerti pentingnya mempertahankan pola hidup bersih dan sehat. Dengan begitu semua akan dimudahkan, baik dirinya sebagai petugas maupun masyarakat yang menjadi sasaran program kesehatan lingkungan. (*/bersambung/udi)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 14:27

Dekat dengan Pelaku, Korban Tidak Terlihat Trauma

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana…

Kamis, 24 Mei 2018 14:23

Polisi Periksa Kejiwaan OF

TANJUNG REDEB – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut dugaan tindakan kekerasan kepada balita…

Kamis, 24 Mei 2018 14:21

Nelayan Rakit Bom di Laut

TANJUNG REDEB – Aksi pengeboman ikan belum sepenuhnya bisa dituntaskan. Hal itu diakui Kapolsek…

Rabu, 23 Mei 2018 00:37

Kenaikan THR PNS Tinggal Diteken Presiden

KEPASTIAN besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) segera diketahui.…

Rabu, 23 Mei 2018 00:28

Perusahaan dan Kapten Kapal Terancam Sanksi

TANJUNG REDEB – Persoalan nyaris tenggelamnya tongkang pembawa batu bara milik PT Rantaupanjang…

Rabu, 23 Mei 2018 00:27

Relokasi Sulit, Bupati Minta Redam Aroma Tak Sedap TPA

TANJUNG REDEB – Banyaknya keluhan masyarakat terkait keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)…

Rabu, 23 Mei 2018 00:25

Aniaya Anak, OF Dijemput Polisi

TANJUNG REDEB – Video penganiayaan yang diduga dilakukan seorang ibu kepada anak kandungnya, viral…

Selasa, 22 Mei 2018 14:24
BREAKING NEWS

Video Pukul Anak Viral, Si Ibu Berhasil Diamankan. Ini Penyebabnya

TANJUNG REDEB - Masyarakat Berau dibuat heboh dengan viralnya video penyiksaan balita oleh wanita yang…

Selasa, 22 Mei 2018 09:02

XpressAir Buka Rute Kalimarau-APT Pranoto

PARA penumpang XpressAir dengan rute penerbangan Tanjung Redeb-Samarinda pada Kamis (24/5) nanti, bakal…

Selasa, 22 Mei 2018 09:00

DLHK Panggil PT RUB

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau memanggil manajemen PT Rantaupanjang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .